Connect with us

HUKRIM

Buron Kasus Penggelapan Dana Investasi PMA di Rote Diciduk di Bali

Published

on

DPO Polda NTT Yulia Astutik ditangkap di Bali (Istimewa)

Denpasar, penatimor.com – Buronan kasus penipuan yang diburu oleh Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) akhirnya ditangkap.

Pelaku yang diciduk bernama Yulia Astutik, 40. Wanita asal Surabaya, Jawa Timur ini ditangkap setelah ditetapkan sebagai DPO selama 2 tahun.

Tersangka ditangkap di salah satu restoran yang berada di Sanur, Denpasar Selatan, pada 28 Februari 2020. Dia ditetapkan sebagai DPO setelah dilaporkan oleh korban, Melkianus Boleng.

“Pelaku ditangkap berkat adanya kerjasama pihak kepolisan Polda NTT, dan Polda Bali. Juga dibantu Polsek Denpasar Selatan,” terang seorang petugas polisi yang tidak mau menyebutkan namanya, Sabtu (7/3).

Ditemui di Denpasar, pelapor Melkianus Boleng didampingi pengacaranya, Iwan Neno mengatakan bahwa pelaku diduga melakukan penggelapan dana investasi alias Penanaman Modal Asing (PMA) di Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur.

“Saudara Yulia menggelapkan uang yang seharusnya dipakai untuk pengadaan lahan oleh PT Rote Island Development Corporation (RIDC) sejumlah kurang lebih RP 1 miliar,” terang Melkianus Boleng.

Pelaku dilaporkan ke Polda NTT pada tahun 2017 lalu. Tidak berselang lama, dia kemudian ditetapkan sebagai tersangka.

Sejak saat itu, keberadaan pelaku sulit terdeteksi. Dia berpindah-pindah tempat tinggal selama di Bali.

Namun, karena kesulitan mendeteksi keberadaan pelaku, pihak Polda NTT meminta bantuan Polda Bali untuk mendeteksi keberadaannya dengan cara melacak lewat HP.

“Dia sempat hendak ditangkap di Singaraja, namun dia bisa kabur lagi. Kemudian atas kerja sama pihak Polda Bali, hingga Polsek Denpasar Selatan, tersangka berhasil ditangkap

Di rumah makan di Denpasar pada Jumat (28/2). Kami berterima kasih kepada Polda Bali dan Polsek Denpasar Selatan,” bebernya.

Kini pelaku masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara Polda NTT karena mengaku mengalami gangguan kesehatan. (jpg/jim)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Kejati NTT Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Proyek Rehabilitasi 14 SD di Alor, Termasuk Abe Senda

Published

on

Tersangka Agustinus Yacob Pisdon dan Eko Wahyudi hendak dibawa ke Rutan Kelas II B Kupang pada Jumat (19/7/2024) sore.
Continue Reading

HUKRIM

Zulkarnaen dan Rizky Kase Kembali jadi Tersangka Korupsi Beras Premium Bulog Waingapu, Kasus CBP Tambah 2 Tersangka

Published

on

Lerry Peresly Messakh dan Muhammad Farhan Efendi langsung hendak ditahan di Rutan Kelas II-B Kupang, Kamis (18/7/2024) malam.
Continue Reading

HUKRIM

Upah Tak Dibayar, Puluhan Buruh Mogok Kerja dan Segel Kantor PT Adhi Karya di Kupang

Published

on

Puluhan buruh bangunan menggelar aksi mogok kerja di depan kantor proyek PT Adhi Karya Kupang.
Continue Reading