Connect with us

EKONOMI

Pertamina Naikan Alokasi LPG 3 Kg, NTT Capai 29 Persen

Published

on

Ilustrasi (NET)

Jakarta, penatimor.com – PT Pertamina menyiapkan tambahan alokasi LPG 3 Kg sebesar 14 persen dari kondisi normal yang sekitar 21 ribu MT (ekuivalen dengan 7 juta tabung LPG 3 Kg) menjadi 24 ribu MT (ekuivalen dengan 8 juta tabung LPG 3 Kg) per hari pada minggu pertama Ramadan 1440 H.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman menjelaskan, penambahan 3 ribu MT LPG (ekuivalen 1 juta tabung LPG 3 Kg) ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat mengingat frekuensi penggunaan akan cenderung meningkat.

“Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat tersebut, pada minggu pertama Ramadan ini Pertamina menyediakan pasokan LPG lebih besar dari hari-hari biasa,” kata Fajriyah.

Peningkatan pasokan LPG tersebut, tambah Fajriyah terjadi di hampir seluruh wilayah Indonesia. Sehingga seluruh Marketing Operation Region (MOR) Pertamina telah menyiapkan pasokan LPG sesuai dengan perkiraan kenaikan konsumsi di masing-masing provinsi.

Penambahan alokasi ini bervariasi untuk seluruh wilayah di Indonesia. Pada MOR I (Sumatera Bagian Barat dan Utara), MOR II (Sumatera Bagian Selatan), MOR III (Jakarta, Banten dan Jawa Barat), MOR IV (Jateng & DIY) dan MOR VII (Sulawesi) rata-rata alokasi LPG naik antara 6 – 11 persen.

Sementara pada MOR V (Jatim, Bali, NTB dan NTT) dan MOR VI (Balikpapan) kenaikan bekisar antara 27 – 29 persen.

“Dengan adanya tambahan alokasi ini, masyarakat tidak perlu khawatir mengenai pasokan LPG 3 kg. Satgas Pertamina juga akan terus memonitor konsumsi LPG, sehingga bila terjadi lonjakan Pertamina bisa mengantisipasi lebih cepat,” harapnya.

Lebih lanjut Fajriyah menuturkan, LPG 3 Kg merupakan produk yang disubsidi oleh negara dan diperuntukkan bagi kalangan warga tidak mampu.

Karena itu, masyarakat yang sudah dalam kategori mampu diharapkan dapat menggunakan LPG nonsubsidi seperti Bright Gas yang juga tersedia di agen, pangkalan dan modern minimarket. (R3)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKONOMI

Angka Kemiskinan di NTT Turun 0,27 Persen, Sumteng-Sumtim-Sarai Paling Miskin

Published

on

Pj. Gubernur NTT Ayodhia Kalake saat menggelar jumpa pers di Aula Kantor Dinas Kominfo NTT.
Continue Reading

EKONOMI

Program Peduli TJSL, BRI Cabang Kalabahi Bantu Renovasi Ruang Kelas di Dua Sekolah

Published

on

BRI Cabang Kalabahi menyerahkan bantuan TJSL untuk renovasi ruang kelas sekolah di Kabupaten Alor.
Continue Reading

EKONOMI

Pengusaha Muda Asal NTT, Stevano Rizki Adranacus, Catatkan Keberhasilan Perusahaan Pertambangan di Bursa Efek Indonesia

Published

on

Presiden Direktur NICE Stevano Rizki Adranacus.
Continue Reading