Connect with us

HUKRIM

Diduga Palsukan Dokumen, Penggugat Undana Dipolisikan

Published

on

Antonius Ali

Kupang, penatimor.com – Penggugat Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang dalam perkara perdata di Pengadilan Negeri (PN) Kelas 1A Kupang yaitu Esau Oktovianus Naimanu, Vredi Wilman Markus Kolloh dan Zem Tafoki dilaporkan ke Polda NTT.

Mereka disangka melakukan tindak pidana pemalsuan oleh Ferdinand Konay selaku ahli waris dari almarhum Esau Konay.

Laporan ke Polda NTT tersebut tertuang dalam Surat Tanda Terima Laporan/Pengaduan Nomor: STT/B/342/IX/2018/SPKT tertanggal 13 September 2018 yang diterima Brigpol Aprilianto Duka.

Usai membuat laporan di Mapolda NTT, Kamis (13/9), Antonius Ali selaku kuasa hukum Ferdinand Konay, kepada wartawan, mengatakan, pihaknya menemukan sejumlah dokumen milik kliennya yang diduga telah dipalsukan oleh para terlapor.

Menurut Antonius, dokumen-dokumen milik Ferdinan Konay tersebut diajukan sebagai bukti oleh para terlapor dalam perkara perdata di PN Kupang melawan Undana.

Ironisnya, dokumen-dokumen yang diduga dipalsukan tersebut oleh majelis hakim yang menangani perkara tersebut justru memenangkan para terlapor.

“Bukan, tidak mungkin ada mafia peradilan di Pengadilan Negeri Kupang oleh oknum-oknum tak bertanggungjawab dalam perkara ini,” tegas Anton Ali.

Sejumlah dokumen yang dipalsukan tersebut antara lain, putusan perkara perdata Nomor 19/1952, putusan perkara perdata Nomor 63/1955, berita acara eksekusi 15 maret 1996 putusan Pengadilan Negeri /Swapraja Kupang Nomor. 8 /1951 tanggal 25 Mei 1951  Jo. putusan Pengadilan Tinggi/Banding Gubernur Sunda Kecil No. 19 /1952 tanggal 28 Agustus 1952  Jo.  putusan MA / RI  No. 63. K / Pdt./ 1953 tanggal 31 Agustus 1955 dan berita Acara Eksekusi Nomor 8/ BA. PDT. G. 1951 / PN – Kupang  tanggal 15 Maret 1996.

Selain menempuh upaya hukum pidana, jelas Anton Ali, pihaknya juga mengajukan secara resmi gugatan intervensi terhadap para terlapor dan Undana dalam perkara perdata di Pengadilan Tinggi Kupang.

“Gugatan perdata tersebut telah didaftarkan di PT Kupang,” pungkas Anton Ali. (R1)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Balai Karantina Kupang Musnahkan 500Kg Daging Celeng Asal Sultra

Published

on

Balai Karantina Kupang memusnahkan 500kg daging celeng asal Provinsi Sulawesi Tenggara yang merupakan wilayah zona merah PMK.
Continue Reading

HUKRIM

Balita dengan Tangan Terikat dalam Kamar Terkunci di TTS Merupakan Korban Kekerasan

Published

on

Balita malang di Kabupaten TTS yang ditemukan dalam kondisi kedua tangan terikat dalam sebuah kamar terkunci.
Continue Reading

HUKRIM

BRI Sebut Raibnya Uang Tabungan Mantan Wagub NTT Merupakan Transaksi Normal dan Sah

Published

on

Mantan Wakil Gubernur NTT Drs. Benny Letelnoni (tengah) didampingi Kuasa Hukum Emanuel Passar, SH., saat memberikan keterangan pers.
Continue Reading