Connect with us

UTAMA

Pemkot Periksa Kualitas Air Minum dari Mobil Tanki

Published

on

Hermanus Man

Kupang, penatimor.com – Kualitas air minum yang dikonsumsi masyarakat Kota Kupang akan diperiksa oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes).

Hal ini diungkapkan Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man, saat diwawancarai di Kantor DPRD Kota Kupang, belum lama ini.

Hermanus mengatakan, untuk memastikan kualitas dan mutu air minum yang dibawa oleh tanki itu berkualitas, Dinas Kesehatan akan diintruksikan untuk melakukan pemeriksaan di laboratorium milik Pemkot Kupang.

“Tetapi karena aturannya belum ada, kami akan coba dengan Peraturan Wali Kota (Perwali). Agar semua air di Kota Kupang bisa dijaga dan jaminan kesehatannya terpenuhi,” kata Herman.

Jadi kata Hermanus, semua tanki air yang beroperasi di Kota Kupang akan diperiksa tetapi dengan persyaratan dan peraturan yang berlaku.

“Selama ini juga sudah ada pengawasan terhadap kualitas air minum di Kota Kupang. Tetapi pemeriksaan kualitas air di tanki-tanki air belum dilakukan jadi kami upayakan untuk dapat melakukan ini,” ungkapnya.

Untuk harga air yang selama ini dijual kepada masyarakat, kata Hermanus, pemerintah tidak bisa mencapurinya, tetapi pemerintah bertanggung jawab untuk memastikan kualitas air minum yang dikonsumsi masyarakat itu sehat dan higienis.

“Kami bertanggung jawab memastikan bahwa air yang dikonsumsi masyarakat itu benar-benar layak dan sesuai standar kesehatan. Tentang harga air yang dijual tanki kami tidak mencampurinya. Karena semakin jauh jarak yang ditempuh tentu harganya akan bertambah,” ujar Wawali.

Dia menjelaskan, Pemkot Kupang juga akan mengevaluasi kerja sama PDAM Kabupaten Kupang dan Kota Kupang. Untuk memastikan kontribusi yang diberikan PDAM Kabupaten Kupang kepada Kota Kupang serta manfaatnya bagi masyarakat Kota Kupang.

Dia mengungkapikan, Pemkot Kupang juga memberikan peluang untuk PDAM Kabupaten Kupang, agar membuka jaringan di Alak. Pasalnya di wilayah Alak masih kekurangan air bersih sehingga membutuhkan perhatian khusus.

“Bayangkan tarif air tanki di wilayah Alak sudah mencapai Rp 100 ribu. Lebih baik mamsyarakat menggunakan air PDAM. Untuk itu, kami akan upayakan carikan solusi bagaimana mengatasi masalah air di Alak,” pungkasnya. (R1)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KOTA KUPANG

Jadi Caleg Fenomenal di Dapil Maulafa yang Ungguli Petahana, Neda Lalay: Terima Kasih Maulafa!

Published

on

Neda Ridla Lalay, SH.
Continue Reading

HUKRIM

Pengadilan Tinggi Kupang Kabulkan Banding Bank NTT dalam Sengketa Melawan Mantan Dirut

Published

on

Kuasa Hukum Bank NTT, Apolos Djara Bonga, SH., didampingi Kasubdiv Humas Bank NTT Inggrid Manongga menyampaikan keterangan pers pada Senin (26/2/2024). (Foto: Wily Makani)
Continue Reading

HUKRIM

SADIS! 4 Siswi SD Dinodai Wali Kelas Saat Jam Sekolah, di Ruang Kelas dan Perpustakaan, 3 Hari Berturut-turut

Published

on

Ilustrasi siswi SD. (net)
Continue Reading