HUKRIM
Aksi Heroik Anggota Diapresiasi, Kapolda NTT Dorong Pelayanan Maksimal ke Masyarakat

KUPANG, PENATIMOR – Semangat pengabdian dan integritas kembali digaungkan di jajaran Polda Nusa Tenggara Timur.
Dalam sebuah apel pagi yang berlangsung khidmat, Senin (30/3/2026), Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko memberikan penghargaan kepada sejumlah personel berprestasi yang dinilai menunjukkan dedikasi luar biasa dalam menjalankan tugas kepolisian.
Penghargaan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Kapolda NTT Nomor Kep/307/III/2026 dan Kep/308/III/2026, sebagai bentuk apresiasi atas kinerja nyata anggota Polri dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat di berbagai situasi, termasuk kondisi darurat dan bencana.
Dalam momen penuh makna itu, empat personel perwakilan menerima penghargaan langsung atas aksi heroik dan pengabdian mereka di lapangan.

Di antaranya, AKP Arina Eklesia Behhi, S.H., selaku Kaur Ren Subbag Renmin Ditlantas Polda NTT bersama Aipda Dewy Asroningsih Padaka dari Ditlantas Polda NTT, yang dinilai sigap dan responsif membantu seorang ibu hamil yang hendak melahirkan di tengah kondisi darurat. Aksi kemanusiaan tersebut menjadi simbol nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat yang membutuhkan pertolongan cepat.
Selain itu, Bharada Robert Alfandy Humsimbu dari Pleton II Kompi II Satbrimobda NTT juga mendapat apresiasi atas keberanian dan tanggung jawabnya dalam proses evakuasi korban tenggelam.
Tak hanya itu, penghargaan turut diberikan kepada personel dari Staf Sat, Detasemen Gegana, serta Kompi 2 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda NTT yang terlibat aktif dalam penanganan bencana tanah longsor. Mereka dinilai berhasil menyelamatkan warga, memulihkan kondisi wilayah terdampak, sekaligus menjaga stabilitas keamanan di tengah situasi krisis.
Dalam sambutannya, Kapolda NTT mengungkapkan rasa bangga dan apresiasi tinggi terhadap capaian anggotanya.
“Pagi ini saya sangat bahagia dan bangga karena untuk kesekian kalinya ada anggota Polda NTT yang berprestasi. Mereka telah berbuat baik, tidak hanya untuk diri sendiri tetapi juga untuk institusi dan masyarakat,” tegasnya.

Ia menyoroti berbagai aksi nyata personel, mulai dari pembangunan jembatan oleh anggota Brimob untuk masyarakat, bantuan kepada ibu hamil saat jembatan ambruk di Kabupaten Kupang, hingga evakuasi korban tenggelam yang membutuhkan keberanian tinggi.
Masih dalam suasana hari raya, Kapolda juga menyampaikan pesan penuh kehangatan kepada seluruh anggota.
“Saya pribadi mengucapkan Selamat Hari Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin bagi anggota yang merayakan. Saya juga menyampaikan selamat Hari Raya Nyepi bagi rekan-rekan yang merayakan,” ujarnya.
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan halal bihalal sebagai bentuk mempererat silaturahmi dan soliditas antaranggota.
Lebih jauh, Kapolda NTT memberikan penekanan tegas terkait pentingnya menjaga integritas dan menjauhi perilaku menyimpang yang dapat merusak citra institusi Polri.
“Saya mengajak mulai saat ini kita tinggalkan hal-hal yang menyimpang. Jangan lagi kita viral karena hal-hal negatif. Silakan berbuat baik untuk mengangkat nama baik institusi. Sudah tidak waktunya lagi anggota melakukan penyimpangan,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh personel untuk menanamkan niat tulus dalam bekerja sebagai bentuk ibadah.
“Ayo kita niatkan dari rumah, bahwa tugas kita adalah ibadah. Dengan begitu, setiap langkah kita akan bernilai kebaikan,” tambahnya.
Kapolda turut menekankan pentingnya budaya saling mengingatkan, baik antara pimpinan dan bawahan maupun sesama rekan kerja, demi menciptakan lingkungan kerja yang profesional, solid, dan berintegritas tinggi.
Pemberian penghargaan ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi seluruh personel Polda NTT untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat kepercayaan publik, serta menghadirkan Polri yang semakin humanis, responsif, dan profesional di tengah masyarakat. (bet)






