Connect with us

FLORES

Satu Jenazah Ditemukan di Bangkai KM Putri Sakinah, Proses Identifikasi Berlangsung

Published

on

EVAKUASI. Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah dari dalam bangkai KM Putri Sakinah di perairan Loh Pede, Pulau Komodo, Selat Padar, Selasa (6/1/2026). Jenazah diduga kuat korban insiden tenggelamnya KM Putri Sakinah.

LABUAN BAJO, PENATIMOR – Polda NTT dan Tim SAR gabungan menemukan satu jenazah yang terperangkap di dalam bangkai kapal KM Putri Sakinah di perairan Loh Pede, Pulau Komodo, Selat Padar, kawasan Taman Nasional Komodo (TNK), Selasa (6/1/2026) sore.

Penemuan tersebut bermula ketika seorang nelayan asal Pulau Komodo bernama Saiful melihat bangkai kapal terapung di sekitar perairan Loh Pede sekitar pukul 14.28 Wita. Nelayan tersebut kemudian menarik bangkai kapal tersebut ke tepi pantai.

“Setelah bangkai kapal berhasil ditarik ke pinggir pantai, terlihat ada sosok jenazah yang terperangkap di dalamnya,” ungkap Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.Hum., kepada wartawan.

Mendapat laporan tersebut, tim SAR gabungan yang terdiri dari unsur Polri, Basarnas, TNI, dan instansi terkait langsung bergerak menuju lokasi kejadian.

Sekitar pukul 14.49 Wita, tim tiba di lokasi dan melakukan pemeriksaan untuk memastikan keberadaan korban di dalam bangkai kapal.

“Setelah dipastikan terdapat satu jenazah di dalam bangkai kapal, tim SAR gabungan segera melakukan proses evakuasi dengan mengutamakan keselamatan personel,” jelas Kabidhumas Polda NTT.

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi menggunakan KN SAR Punta Dewa dan dibawa ke Labuan Bajo untuk penanganan lebih lanjut, termasuk proses identifikasi oleh pihak berwenang.

Kapolda NTT melalui Kabidhumas Polda NTT menyampaikan bahwa jenazah dan bangkai kapal tersebut diduga kuat berkaitan dengan insiden tenggelamnya KM Putri Sakinah yang sebelumnya dilaporkan hilang di perairan Selat Padar.

“Polda NTT saat ini masih melakukan pendalaman dan koordinasi dengan seluruh instansi terkait guna proses identifikasi korban serta penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kejadian,” tambahnya.

Polda NTT juga mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna jasa transportasi laut, agar selalu mengutamakan keselamatan pelayaran dan segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan kejadian atau objek mencurigakan di perairan. (bet)

Advertisement


Loading...
error: Content is protected !!