SPORT
Taekwondo NTT Tembus 15 Besar Nasional, Akhiri Puasa Medali Selama Satu Dekade di Popnas XVII Jakarta

JAKARTA, PENATIMOR — Cabang olahraga Taekwondo Nusa Tenggara Timur (NTT) menorehkan catatan bersejarah di ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XVII Tahun 2025 di Jakarta.
Selama empat hari pelaksanaan, tim Taekwondo NTT sukses menembus peringkat 15 besar nasional dari 35 provinsi peserta, sekaligus mengakhiri puasa medali selama lebih dari sepuluh tahun di ajang olahraga pelajar paling bergengsi tingkat nasional itu.

NTT berhasil mengoleksi satu medali perak yang dipersembahkan oleh Maria Mesakh (Under 59 Kg), serta satu medali perunggu yang diraih oleh Sultan Baranuri (Under 48 Kg), dua atlet muda berbakat yang tampil gemilang.

Salah satu pelatih Taekwondo NTT, Dudi Baranuri, mengaku bangga dengan capaian ini. Menurutnya, hasil tersebut merupakan buah dari kerja keras, disiplin, dan semangat juang para atlet muda yang membawa nama NTT di kancah nasional.
“Ini pencapaian luar biasa. Sudah lebih dari sepuluh tahun Taekwondo NTT tidak pernah meraih medali di Popnas. Hasil ini menjadi titik kebangkitan sekaligus motivasi bagi kita untuk terus berbenah dan melahirkan lebih banyak juara di masa depan,” ujar Dudi.
Sementara itu, Jawa Tengah berhasil menjadi juara umum cabang Taekwondo Popnas XVII dengan torehan 5 medali emas, 4 perak, dan 6 perunggu. Disusul Jawa Barat di posisi kedua dengan 5 emas, 5 perak, dan 5 perunggu, serta DKI Jakarta di urutan ketiga dengan 4 emas, 3 perak, dan 3 perunggu.

Adapun 10 provinsi lainnya tidak berhasil meraih satu pun medali, yakni Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kepulauan Riau, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Pegunungan, Papua Tengah, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara.
Capaian NTT ini menjadi sinyal positif bahwa pembinaan atlet muda, khususnya di cabang Taekwondo, mulai menunjukkan hasil nyata. Dengan dukungan berbagai pihak, NTT kini menatap masa depan olahraga pelajar dengan semangat baru dan optimisme tinggi. (bet)






