Connect with us

SPORT

Setelah Sumbang Perak, Tiga Atlet Taekwondo NTT Siap Tempur di Hari Ketiga Popnas XVII Jakarta

Published

on

SIAP TANDING. Tiga atlet Taekwondo NTT, Sultan Pasha Baranuri (Under 48 Kg Putra), Daniel Valentino Cono (Under 55 Kg Putra), dan Alexandria Qeisha Leto Dasi (Under 42 Kg Putri).

JAKARTA, PENATIMOR — Semangat juang kontingen Taekwondo Nusa Tenggara Timur (NTT) kian membara di arena Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XVII Tahun 2025.

Setelah torehan gemilang Maria Mesakh yang mempersembahkan medali perak pada hari kedua, kini giliran tiga taekwondoin muda NTT yang siap melanjutkan perjuangan di gelanggang GOR POPKI Cibubur, Jakarta Timur, Rabu (5/11/2025).

Mereka adalah Sultan Pasha Baranuri (Under 48 Kg Putra), Daniel Valentino Cono (Under 55 Kg Putra), dan Alexandria Qeisha Leto Dasi (Under 42 Kg Putri).

Ketiganya membawa tekad kuat untuk menambah pundi medali bagi NTT dan melanjutkan momentum positif yang telah diciptakan oleh Maria Mesakh sehari sebelumnya.

Keberhasilan Maria Mesakh menjadi peraih medali perak pertama bagi Taekwondo NTT di ajang Popnas XVII bukan hanya sebuah capaian individu, tetapi juga sumber energi baru bagi seluruh kontingen.

Atlet asal Kota Kupang itu tampil luar biasa di kelas Under 59 Kg Putri dengan perjuangan melewati tiga pertandingan, mengalahkan atlet Banten dan NTB sebelum akhirnya kalah terhormat dari wakil Jawa Tengah di partai final.

“Maria telah membuka jalan kemenangan. Sekarang giliran teman-temannya untuk melanjutkan perjuangan itu,” ujar Pelatih Deasy Mariani Adi Putri, S.E., penuh semangat.

Menurut Deasy, keberhasilan Maria menunjukkan bahwa atlet-atlet NTT kini telah mampu bersaing di level nasional, bahkan melawan provinsi-provinsi besar dengan tradisi olahraga kuat seperti Jawa Tengah dan Banten.

“Maria memberi contoh bagaimana semangat, fokus, dan keberanian bisa mengalahkan tekanan. Anak-anak lain sekarang termotivasi untuk tampil lebih berani dan percaya diri,” tambahnya.

Pada pertandingan hari ketiga, Rabu (5/11/2025), tiga nama atlet muda akan menjadi tumpuan harapan Taekwondo NTT.

Sultan Pasha Baranuri, atlet asal Dojang Adhyaksa Taekwondo Club (ATC) Kota Kupang, akan turun di kelas Under 48 Kg Putra.

Dikenal dengan gaya bertanding cepat dan agresif, Sultan telah menunjukkan performa gemilang selama sesi latihan dan pemanasan di Kupang dan Jakarta.

“Target saya sederhana, tampil lepas, nikmati pertandingan, dan bawa hasil terbaik untuk NTT,” ucap Sultan singkat namun penuh keyakinan.

Sementara itu, Daniel Valentino Cono, juga dari Kota Kupang, akan berlaga di kelas Under 55 Kg Putra.

Daniel merupakan salah satu atlet muda potensial yang dikenal dengan teknik tendangan yang presisi dan stamina luar biasa. Pelatih menyebutnya sebagai salah satu “petarung paling konsisten” selama masa persiapan.

Daniel punya pengalaman bertanding cukup banyak di level daerah. Ia tahu cara menjaga ritme dan tidak mudah goyah di bawah tekanan.

Dari sektor putri, Alexandria Qeisha Leto Dasi dari Kabupaten Belu akan turun di kelas Under 42 Kg Putri.

Alexandria adalah satu-satunya atlet perempuan yang akan tampil di hari ketiga. Usianya masih sangat muda, namun semangatnya tak kalah dari senior-seniornya.

Alexandria adalah atlet yang disiplin dan bermental baja. Dia punya kecepatan yang bisa menjadi senjata utama di kelasnya.

Ketiga atlet tersebut telah menjalani latihan intensif sejak tiba di Jakarta pada Sabtu (1/11/2025). Mereka juga mendapat pembekalan taktik dari tim pelatih yang terdiri atas Deasy Mariani, Jason Hornay, Joe Branco, dan Nelson Da Cruz.

Menurut Pelatih Deasy, selain teknik, mental bertanding menjadi kunci utama di ajang nasional sebesar Popnas.

“Setiap ronde bisa jadi sangat menentukan. Kami tekankan agar mereka tenang, fokus, dan percaya diri. Mereka bukan hanya bertanding untuk diri sendiri, tapi untuk membawa nama baik NTT,” katanya.

Suasana kekeluargaan dan dukungan moral terus dibangun di penginapan kontingen NTT. Setiap malam, seluruh tim berkumpul bersama untuk berdoa dan memberikan dukungan satu sama lain.

Maria Mesakh bahkan ikut memberi motivasi langsung kepada ketiga rekan yang akan berlaga.

“Jangan pikirkan lawan. Nikmati pertandingan. Setiap tendangan adalah bentuk cinta kita untuk NTT,” ujar Maria memberi semangat kepada Sultan, Daniel, dan Alexandria.

Apresiasi dari Pengprov TI NTT
Ketua Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) NTT, Fransisco Bernando Bessi, menyampaikan apresiasi besar atas perjuangan dan kekompakan tim Taekwondo NTT.

Ia mengatakan, keberhasilan Maria Mesakh telah menjadi inspirasi dan bukti nyata bahwa pembinaan olahraga di NTT sudah mulai menampakkan hasil positif.

“Saya bangga sekali dengan capaian mereka. Sekarang saatnya kita dukung Sultan, Daniel, dan Alexandria agar bisa menambah medali untuk NTT,” ujar Fransisco.

Ia menegaskan bahwa Popnas bukan hanya ajang mencari medali, tetapi juga wadah pembinaan atlet muda menuju jenjang nasional dan internasional.

“Ini adalah tahap awal dari perjalanan panjang. NTT punya potensi besar, dan anak-anak ini adalah bibit masa depan olahraga kita,” tambahnya.

Dari bumi Flobamorata, dukungan moral terus mengalir bagi para atlet yang tengah berjuang di Jakarta. Berbagai pesan semangat membanjiri media sosial dojang-dojang tempat para atlet berlatih.

“Bangga sekali lihat anak-anak kita berani tampil di Popnas. Mereka adalah bukti bahwa dengan disiplin dan semangat, atlet NTT bisa bersaing dengan siapa pun,” tulis salah satu pengurus dojang ATC Kupang di media sosial.

Kontingen Taekwondo NTT kini semakin bersemangat menghadapi sisa pertandingan Popnas XVII yang akan berlangsung hingga 6 November 2025.

Dengan semangat Flobamora Tak Pernah Menyerah, mereka bertekad membawa pulang lebih banyak medali bagi Nusa Tenggara Timur.

“Setelah perak dari Maria, kami tidak ingin berhenti di sini. Kami akan terus berjuang,” tutup Deasy dengan nada tegas.

Dengan semangat dan tekad yang tak gentar, tiga atlet muda Taekwondo NTT siap menyalakan kembali api kemenangan di gelanggang Popnas XVII 2025.

Seluruh masyarakat NTT tentu menanti kabar bahagia berikutnya dari anak-anak tangguh ini sebagai simbol harapan baru Taekwondo Flobamora di kancah nasional. (bet)

Susunan Lengkap Kontingen Taekwondo NTT – Popnas XVII Jakarta 2025

Manajer: Anastasya Rissi
Pelatih: Deasy Mariani, Jason Hornay, Joe Branco, dan Nelson Da Cruz

🥋 Atlet Cabang Kyorugi Putra
• Pirlo Kiak (Kabupaten TTU) – Under 45 kg
• Sultan Pasha Baranuri (Kota Kupang) – Under 48 kg
• Daniel Valentino Cono (Kota Kupang) – Under 55 kg
• Gabriel Padabain (Kota Kupang) – Under 59 kg
• Fidelis Soka (Kabupaten Ende) – Under 73 kg

🥋 Atlet Cabang Kyorugi Putri
• Alexandria Qeisha Leto Dasi (Kabupaten Belu) – Under 42 kg
• Aura S. Angsar (Kota Kupang) – Under 44 kg
• Misel Ibrani Huru (Kota Kupang) – Under 46 kg
• Juliani Bataona (Kabupaten Manggarai Barat) – Under 55 kg
• Maria Mesakh (Kota Kupang) – Under 59 kg (Peraih Medali Perak) 🥈
• Vemicira Bengkiuk (Kabupaten Malaka) – Under 63 kg

Advertisement


Loading...
error: Content is protected !!