Connect with us

HUKRIM

Usut Pembunuhan Sadis Siswi SMA di Kupang, Polisi Periksa 40 Saksi, Segera Tetapkan Tersangka

Published

on

Kapolres Kupang AKBP Aldinan R.J.H. Manurung, SIK., ketika dikonfirmasi media ini, Kamis (29/4/2021) petang. Foto: Wiliam Makani/Pena Timor.Com

Kupang, penatimor.com – Aparat kepolisian Polres Kupang terus melakukan penyelidikan kasus dugaan pembunuhan terhadap korban Marsela Bahas (18).

Kasus dugaan pembunuhan terhadap korban yang masih pelajar SMA ini sudah dua bulan ditangani penyidik Polres Kupang.

Kapolres Kupang AKBP Aldinan R.J.H. Manurung, SIK., ketika dikonfirmasi media ini, Kamis (29/4/2021) petang, mengatakan bahwa kasus dugaan pembunuhan tersebut terus didalami oleh penyidik yang ditunjuk.

“Sudah ada 40 orang saksi yang diperiksa dalam kasus ini. Selain itu, kita juga masih menunggu hasil tes DNA. Diperkirakan dalam waktu dekat sudah bisa kita terima hasilnya dan kita lakukan gelar perkara. Setelah gelar perkara kita sudah bisa tetapkan siapa tersangka pembunuhan gadis 18 tahun ini,” kata Kapolres.

“Kasus ini menjadi atensi kami, sehingga harus dituntaskan,” lanjut dia.

Sebelumnya, kasus dugaan pembunuhan dengan korban bernama Marsela Bahas (18), pelajar SMA, warga Kelurahan Oenesu, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang.

Korban ditemukan di perkebunan milik warga Kelurahan Oenesu, RT 09/RW 05, Kelurahan Oenesu, Kamis (25/2/2021) pagi.

Marsela ditemukan dalam keadaan tergeletak tak bernyawa dan celana korban juga dalam keadaan diturunkan sampai bagian betis, dan jacket korban dinaikkan ke dada bagian atas.

Pada tubuh korban juga terdapat luka tusuk menggunakan benda tajam di bagian perut, luka tusuk di leher, lebam hitam di perut dan kedua kaki korban.

Setelah mendapat laporan penemuan mayat korban, anggota Polsek Kupang Barat langsung menuju lokasi TKP, setelah berkoordinasi dengan tim indentifikasi untuk melakukan olah TKP.

Lokasi tempat penemuan jenazah korban langsung di pasang garis polisi, dan jenasah korban dievakuasi ke RS Bhayangkara Titus Uly Kupang. (wil)

Advertisement


Loading...
error: Content is protected !!