Connect with us

UTAMA

Kelompok Radikal Beraksi di Kupang, Sebar Paham Khilafah, Selebaran Diselipkan di Koran

Published

on

Temuan selebaran berisi ajaran khilafah diselipkan pada lembaran koran yang dijual loper di lampu merah Jalan El Tari Kupang, Kamis (28/5/2020).

Kupang, penatimor.com – Kelompok radikal penyebar paham khilafah terus beraksi di Kota Kupang dengan berbagai modus operandi.

Ada modus baru yang dilakukan kelompok ini, yaitu menyebarkan paham khilafah lewat selebaran yang diselipkan pada lembaran koran yang dijajakan loper di jalanan.

Kamis (28/5/2020), ditemukan selebaran berisi ajaran paham khilafah pada lembaran koran yang dijual loper di lampu merah Jalan El Tari Kupang.

Untuk memuluskan niat, mereka membayar sejumlah uang ke loper koran untuk menyebarkan selebaran tersebut.

“Ada seseorang yang tidak kami kenal. Dia datang beri uang Rp 20 ribu dan minta kami selipkan ke koran untuk disebarkan,” ujar seorang loper koran kepada wartawan.

Loper koran yang enggan menyebutkan namanya ini mengaku tidak mengerti tentang isi selebaran tersebut.

Ratusan brosur berisi ajaran menolak sistem demokrasi dan menerapkan sistem khilafaf sebagai solusi dari segala masalah itu, diselipkan ke koran lalu dijual. Sebagiannya diedarkan terbuka oleh anak-anak penjual koran. (wil)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKONOMI

Optimis Penuhi Modal Inti Bank NTT, Pemprov Siap Lakukan Berbagai Teknik

Published

on

Wakil Gubernur NTT Dr Josef Nae Soi
Continue Reading

UTAMA

Nono Sang Juara Dunia Matematika Disambut Bak Pahlawan, Wagub NTT: Ini Generasi Berkualitas!

Published

on

Juara 1 Abacus Brain Gym (ABG) International Mathematics Competition 2022, Caesar Archangels Hendrik Meo Tnunay yang akrab disapa Nono disambut bak pahlawan saat tiba di kampung halamannya.
Continue Reading

HUKRIM

Balai Karantina Kupang Musnahkan 500Kg Daging Celeng Asal Sultra

Published

on

Balai Karantina Kupang memusnahkan 500kg daging celeng asal Provinsi Sulawesi Tenggara yang merupakan wilayah zona merah PMK.
Continue Reading