Connect with us

HUKRIM

Sidik Bansos Sarai, Kejati NTT Periksa 6 Saksi

Published

on

Ilustrasi Korupsi Dana Bansos (NET)

Kupang, penatimor.com – Tim penyidik Bidang Tipidsus Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT melanjutkan pemeriksaan saksi  perkara dugaan korupsi dana bantuan sosial (Bansos) pada Dinas Pendapatan, Pengelolaan, Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Sabu Raijua (Sarai) tahun anggaran (TA) 2013, 2014 dan 2015.

Pemeriksaan saksi tambahan dilakukan usai meningkatkan perkara tersebut dari tahap penyelidikan ke penyidikan.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Penkum) dan Humas Kejati NTT Iwan Kurniawan yang dikonfirmasi, Senin (4/6), mengatakan, tim penyidik telah menjadwalkan pemeriksaan saksi pada tahap penyidikan.

“Ada 13 orang saksi yang dipanggil untuk diperiksa. Hari ini (Senin kemarin) ada beberapa saksi dari DPPKAD Kabupaten Sabu Raijua,” kata Iwan.

Menurut dia, tim penyidik juga terus mendalami keterlibatan para pihak terkait, untuk selanjutnya menetapkan pihak yang paling bertanggung jawab dalam perkara dimaksud.

Informasi yang dihimpun di lingkungan Kejati NTT, menyebutkan, proses hukum perkara tersebut telah mengerucut kepada pihak-pihak yang paling bertanggung jawab dan berpotensi sebagai calon tersangka.

Para saksi yang diperiksa jaksa penyidik Hendrik Tiip Cs pada Senin (4/6), masing-masing Welem Raga Lay (Kepala Badan Keuangan Daerah Pemkab Sarai), Jairus Lobo Huki (Kuasa BUD dan Kabid Anggaran DPPKAD Sarai), Doci Moe (Bendahara Bantuan DPPKAD Sarai), Johanes B. Ndena (Kabid Akuntansi DPPKAD Sarai), Arlince Edi Djami (Sekretaris DPPKAD Sarai).

Turut diperiksa Maria Yose Latuperisa selaku Sekretarus Dinas Kesehatan Kabupaten Sarai.

Sekadar tahu, perkara dugaan korupsi dana Bansos Kabupaten Sarai tahun anggaran 2013, 2014 dan 2015 senilai Rp 23 miliar lebih telah naik penyidikan.

Dalam gelar perkara yang dipimpin Wakajati NTT Rusdi Teguh, Kamis (17/5), ditetapkan hasil penyelidikan telah rampung dan memenuhi syarat ditingkatkan ke tahap penyidikan.

Selanjutnya penyidikan akan mendalami keterlibatan para pihak terkait dan menemukan calon tersangka.

Selama tahap penyelidik, sudah 15 orang saksi yang diperiksa dan semuanya adalah PNS Pemkab Sarai. Penyidik optimistis dapat mengusut tuntas perkara tersebut hingga persidangan Pengadilan. (R1)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Balai Karantina Kupang Musnahkan 500Kg Daging Celeng Asal Sultra

Published

on

Balai Karantina Kupang memusnahkan 500kg daging celeng asal Provinsi Sulawesi Tenggara yang merupakan wilayah zona merah PMK.
Continue Reading

HUKRIM

Balita dengan Tangan Terikat dalam Kamar Terkunci di TTS Merupakan Korban Kekerasan

Published

on

Balita malang di Kabupaten TTS yang ditemukan dalam kondisi kedua tangan terikat dalam sebuah kamar terkunci.
Continue Reading

HUKRIM

BRI Sebut Raibnya Uang Tabungan Mantan Wagub NTT Merupakan Transaksi Normal dan Sah

Published

on

Mantan Wakil Gubernur NTT Drs. Benny Letelnoni (tengah) didampingi Kuasa Hukum Emanuel Passar, SH., saat memberikan keterangan pers.
Continue Reading