Connect with us

PENDIDIKAN & SASTRA

Ketua Umum IAD Pusat Kunjungi Sekolah Adhyaksa Medan

Published

on

SAMBUTAN HANGAT. Senyum dan tarian khas menyambut kehadiran Ketua Umum Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Pusat, Ny. Sruningwati Burhanuddin, saat mengunjungi sekolah Yayasan IAD Wilayah Sumatera Utara di Medan, Kamis (26/2/2026). Kunjungan ini menjadi wujud kepedulian terhadap pendidikan serta penguatan karakter generasi penerus bangsa.

MEDAN, PENATIMOR – Pagi itu, suasana di Sekolah Adhyaksa (TK-SD-SMP) milik Yayasan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Sumatera Utara yang beralamat di Jalan H.M. Said No. 23 Medan terasa berbeda.

Derap langkah kecil para siswa berseragam rapi, sebagian mengenakan busana adat, menyambut hangat kedatangan Ketua Umum Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Pusat, Ny. Sruningwati Burhanuddin, Kamis (26/2/2026).

Tak hanya itu, kedatangan Ny. Sruningwati juga disambut dengan tarian khas daerah yang ditampilkan penuh semangat.

Kunjungan itu bukan sekadar agenda seremonial. Di balik senyum yang mengembang dan rangkaian bunga yang diserahkan, terselip pesan kuat tentang kepedulian, pendidikan, dan masa depan.

Ny. Sruningwati hadir di Kota Medan mendampingi suaminya, ST Burhanuddin, dalam rangkaian kunjungan kerja Jaksa Agung Republik Indonesia di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

Namun di sela agenda resmi tersebut, perhatian Ketua Umum IAD Pusat tertuju pada dunia pendidikan.

Kedatangan Ny. Sruningwati yang didampingi Ketua IAD Wilayah Sumut, Ny. Tiur Maida Harli Siregar, disambut penuh antusias oleh para siswa.

Turut menyambut dalam kunjungan tersebut Ketua IAD Daerah Medan Ny. Melani Ridwan Angsar, jajaran pengurus dan anggota IAD Medan, manajemen sekolah, serta Kepala Kejaksaan Negeri Medan, Ridwan Sujana Angsar.

Tak berhenti di halaman sekolah, Ny. Sruningwati melangkah masuk ke ruang-ruang kelas. Ia menyapa para siswa secara langsung, berdialog ringan, menanyakan pelajaran, hingga memberi semangat agar mereka rajin belajar dan berani bercita-cita tinggi.

Para siswa tampak mengenakan seragam khas kejaksaan—sebuah simbol pengenalan profesi dan nilai-nilai integritas sejak dini.

Di hadapan mereka, Ny. Sruningwati menyampaikan pesan tentang pentingnya disiplin, kejujuran, dan semangat belajar sebagai kunci meraih masa depan.

Ia juga memantau kondisi bangunan sekolah, berbincang dengan para guru, serta melihat langsung fasilitas penunjang pendidikan yang tersedia.

Tampak dengan wajah ceria, para siswa TK Adhyaksa berbaris rapi. Satu per satu maju, menyerahkan setangkai bunga sebagai simbol cinta dan penghormatan. Momen itu terasa hangat dan menyentuh.

Ny. Sruningwati membalasnya dengan senyum keibuan dan bingkisan hadiah yang diserahkan langsung kepada para siswa.

Interaksi sederhana itu sungguh menghadirkan kedekatan yang tulus antara sosok Bunda Adhyaksa Dharmakarini itu dengan anak-anak didik.

Kunjungan itu menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan komitmen IAD dalam mendukung kualitas pendidikan di bawah naungan yayasan IAD Wilayah Sumut tersebut.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Ny. Sruningwati menyerahkan bantuan peralatan kompter/laptop kepada pengelola sekolah.

Bantuan tersebut diharapkan dapat memperlancar pelayanan administrasi dan mendukung proses belajar mengajar di era digital.

Langkah ini menjadi simbol bahwa perhatian IAD tidak hanya sebatas dukungan moral, tetapi juga menyentuh aspek konkret yang menunjang kemajuan sekolah.

Di tengah arus transformasi digital, kehadiran perangkat teknologi menjadi kebutuhan penting. Bantuan itu diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan sekolah sekaligus membuka akses pembelajaran yang lebih luas bagi para siswa.

Selain mengunjungi sekolah, Ny. Sruningwati juga melakukan tatap muka dengan jajaran IAD Wilayah Sumatera Utara.

Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi, konsolidasi, serta penguatan peran organisasi dalam mendukung tugas-tugas institusi kejaksaan, khususnya melalui bidang sosial dan pendidikan.

Sebagai organisasi yang menaungi istri-istri insan Adhyaksa, IAD tidak hanya berperan sebagai pendamping, tetapi juga mitra strategis dalam kegiatan sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.

Kunjungan di Kota Medan ini menjadi gambaran bahwa di balik kokohnya institusi penegak hukum, terdapat peran perempuan-perempuan tangguh yang turut menguatkan dari sisi kemanusiaan dan pendidikan. (bet)

Advertisement


Loading...
error: Content is protected !!