Connect with us

SPORT

Kajati dan Wakajati NTT Sambangi Dojang Taekwondo ATC, Motivasi Atlet dan Pelatih, Janjikan Bonus

Published

on

Kajati NTT Zet Tadung Allo, S.H.,M.H., menyambangi Dojang Adhyaksa Taekwondo Club (ATC) Kejati NTT pada Jumat (21/6/2024) sore.

KUPANG, PENATIMOR – Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur, Zet Tadung Allo, S.H.,M.H., di tengah rutinitasnya yang padat, berkesempatan menyambangi Dojang Adhyaksa Taekwondo Club (ATC) Kejati NTT, Jumat (21/6/2024) sore tadi.

Zet didampingi oleh Wakajati NTT M. Rahmat R, S.H.,M.H., Asisten Bidang Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati NTT Ridwan Sujana Angsar, S.H.,M.H., dan Kepala Bagian Tata Usaha Kejati NTT, Niko, S.H.,M.H.

Kajati disambut Sabeum atau pelatih Melani Abdulah Duru yang juga istri dari Aspidsus Kejati NTT, didampingi Sabeum Petrus Potimau, beserta seluruh atlet Dojang ATC.

Orang nomor satu korps Adhyaksa di Bumi Flobamorata itu berkesempatan memotivasi para pelatih dan atlet Dojang ATC yang saat ini tengah intensif melakukan persiapan untuk menyelenggarakan kejuaraan Taekwondo di Kupang bertajuk “Kejati NTT Taekwondo Open Tournament 2 Tahun 2024”.

Turnamen ini akan dilangsungkan di GOR Flobamora Oepoi pada tanggal 11-14 Juli 2024, dengan kategori Kyorugi dan Poomase untuk berbagai tingkatan usia mulai dari Pra Cadet, Cadet, Junior, dan Senior.

Kajati Zet Tadung Allo menyemangati para atlet yang akan mengikuti pertandingan untuk tekun berlatih agar dapat bertanding dengan baik dan meraih juara dalam kejuaraan tersebut.

Kajati juga menaruh harapan besar kepada Dojang ATC untuk dapat meraih juara pada turnamen tersebut.

“Semoga Dojang ATC bisa meraih juara, dan juga sukses menyelenggarakan turnamen nanti. Tentu saya juga akan memberikan bonus kepada atlet-atlet yang meraih juara. Para pelatih tolong persiapan semua atlet dengan baik,” ungkap Kajati yang juga seorang Karateka dan pernah menggelar kejuaraan Karate di Makassar.

Kajati pada kesempatan itu juga mengutarakan keinginannya untuk membuka dojang Taekwondo di seluruh Kejari di NTT.

Tidak hanya itu, Kajati Zet Tadung Allo begitu antusias mendukung turnamen yang akan digelar, dan menyatakan komitmennya untuk memajukan Dojang ATC.

Untuk diketahui, panitia kejuaraan ini diketuai oleh Aspidsus Kejati NTT, Ridwan Sujana Angsar, S.H., M.H.

Antusiasme peserta sangat tinggi dengan total 1.120 peserta yang sudah terdaftar dari 33 dojang yang tersebar di seluruh NTT, termasuk peserta dari negara tetangga Timor Leste.

Dojang-dojang yang mendaftarkan atletnya sebagai peserta turnamen ini adalah Dojang TBI Motaain Belu, Dojang KONI Tiles, Dojang Pertamina Taekwondo Club, Dojang Kodim Alor, Dojang Kabupaten Sabu Raijua, Dojang Lourdez SMP9, Dojang Family Taekwondo, Dojang GTC Belu, dan Dojang Lambada.

Tidak hanya itu, ikut mendaftar Dojang PPA Liliba, Dojang BTC Kota Kupang, Dojang BTC Sumba Barat, Dojang SMPN 1 Kota Tambolaka-SBD, Dojang SMAN 3 Kupang, Dojang Diklat, Dojang TTU, Dojang Tiger IPDC, Dojang Loriko, Dojang Anin Fuik, Dojang Flotim, Dojang Naikolan, Dojang PPO, Dojang AFTC-TLS, Dojang Kulu Gisa, Dojang SMKN 1 Kupang, Dojang Maliana, Dojang Namosain, Dojang Polda NTT, Dojang 1 Teachers Taekwondo Club, Dojang Restorasi, Dojang Dragon UNTL, Dojang Atambua, dan tuan rumah Dojang ATC.

Koordinator Umum Dudy Hasmin Baranuri, S.E., yang diwawancarai awak media ini di Kupang, Rabu (19/6/2024) siang, mengatakan, saat ini panitia terus melakukan berbagai persiapan agar turnamen ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses.

Panitia juga memastikan kesiapan sarana prasarana untuk pelaksanaan turnamen, mulai dari kesiapan tempat hingga fasilitas penunjang lainnya.

“Panitia sedang mempersiapkan segala sesuatu agar kejuaraan ini bisa berjalan dengan baik, lancar dan sukses. Sebelumnya kami sudah menggelar Kajati NTT Taekwondo Open Tournament 1 pada bulan Desember 2022, dan sangat sukses. Harapan kami, turnamen kali ini harus lebih sukses dari sebelumnya,” kata Dudy Baranuri, pelatih Dojang ATC yang pernah menjadi atlet NTT di Pelantas dan meraih medali emas di Korea Selatan.

Menurut Dudy, kejuaraan kali ini akan kembali diikuti oleh peserta dari 7 dojang asal negara Timor Leste, dengan total atlet yang akan bertanding sebanyak 120 orang.

Masih menurut Dudy, panitia turnamen ini juga akan mendatangkan tiga wasit dari Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI).

“Dari DKI Jakarta ada dua orang master, yaitu Master Alex dan Master Irene Yosphine. Kemudian Beny Handoyo dari Jawa Barat. Ditambah lagi satu orang operator dari Jawa Barat yaitu M. Syukry,” kata Dudy lagi.

Dudy menambahkan, kejuaraan ini juga akan didukung dengan peralatan Protector Scoring Sistem (PSS) atau Bodyprotektor elektronik Kyorugi dan Poomsae dari PBTI.

Pemusatan Latihan

Sejak dua bulan terakhir, Dojang ATC telah intensif melakukan pemusatan latihan bagi para atlet yang akan mengikuti kejuaraan Kejati NTT Taekwondo Open Tournament 2 Tahun 2024.

Pemusatan latihan dilakukan di halaman dari kediaman Ridwan Sujana Angsar, SH.,MH., yang juga selaku Manager Dojang ATC.

Ridwan aktif memantau langsung kesiapan para atlet yang akan bertanding, sembari memberikan motivasi kepada seluruh atlet dan pelatih.

Dibimbing para pelatih, para atlet tampak melakukan latihan fisik dan teknik.

“Saya melihat persiapan anak-anak sudah sangat baik. Apalagi dalam sebulan terakhir latihan diintensifkan setiap hari. Kami sangat optimis anak-anak bisa bertanding dengan baik,” kata Ridwan di selah-selah memantau latihan atlet.

“Latihan rutin ini juga untuk menjaga kondisi fisik, stamina, maupun performa tanding atlet yang akan diturunkan,” imbuhnya.

Harapannya, tim pelatih terus mempersiapkan secara maksimal para atlet di setiap kelas yang akan bertanding pada turnamen nanti.

“Latihan atlet, khususnya kyorugi harus maksimal. Tim pelatih harus benar-benar ekstra memantau proses latihan atlet yang akan diturunkan pada turnamen nanti. Apalagi sudah disiapkan jadwal latihan atlet setiap harinya, untuk latihan teknik dan latihan fisik,” imbuh Ridwan.

Ridwan juga menambahkan bahwa kejuaraan Taekwondo ini dalam rangka menyambut peringatan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-64 yang jatuh pada tanggal 22 Juli 2024, dan juga bertujuan untuk mencari atlet-atlet muda potensial untuk mewakili NTT pada ajang PON 2028.

Untuk diketahui, sejak berdirinya hingga saat ini, Dojang ATC telah memiliki 200 lebih anggota yang mendapat bimbingan dari tim pelatih yang kompeten seperti Agus Petrusz, Dudy Baranuri, Ermi Ropabale, Salmiah Ina Boleng, Fadlun Mahmud, Petrus Potimau, dan Melani Abdulah Duru. (bet)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KOTA KUPANG

Sukses Besar! Dojang ATC Kupang Raih Juara Umum di Kajati NTT Open Tournament II

Published

on

JUARA UMUM. Dojang ATC Kupang berhasil meraih gelar Juara Umum dalam kejuaraan Taekwondo Kajati NTT Open Tournament II yang berlangsung di GOR Flobamora Oepoi, Kupang pada 12-14 Juli 2024.
Continue Reading

KOTA KUPANG

Gelar Kejuaraan Akbar, Ketua Taekwondo NTT Berikan Piagam Penghargaan kepada Kajati NTT

Published

on

Kajati NTT, Zet Tadung Allo, Aspidsus Kejati NTT, Ridwan Sujana Angsar, dan Asbin Kejati NTT, Shirley Manutede ketika menerima piagam penghargaan dari Ketua Umum Taekwondo Indonesia Provinisi NTT, Fransisco B. Bessi, Jumat 12 Juli 2024.
Continue Reading

KOTA KUPANG

Kejuaraan Taekwondo Kajati NTT Open Tournament 2 Ajang Silaturahmi Atlet NTT dan Timor Leste

Published

on

Continue Reading