Connect with us

HUKRIM

Diduga Hendak Bunuh Diri, Pria Asal Afganistan Naik ke Puncak Jembatan Liliba Kupang

Published

on

IMIGRAN. Hasan, imigran asal Afganistan tampak duduk dipuncak bunuh diri Jembatan Liliba, dan diduga hendak bunuh diri.

KUPANG, PENATIMOR – Warga Kota Kupang, khususnya yang bermukim di sekitar Jembatan Liliba sontak dibuat gempar dengan aksi nekat seorang pria yang teridentifikasi adalah imigran asal Afganistan.

Pria yang diketahui bernama Hasan ini diduga keras hendak melakukan percobaan bunuh diri dengan cara memanjat dan duduk di puncak Jembatan Liliba, Jumat (24/6/2022) malam.

Pantauan media ini, Hasan yang diduga dalam kondisi mabuk minuman beralkohol tampak duduk di puncak Jembatan Liliba sembari merokok dan berselfie.

Dia juga berbicara dalam bahasa Afganistan dengan beberapa rekannya sesama imigran yang membujuknya untuk segera turun.

Walau berulang kali dibujuk agar segera turun dari puncak jembatan dengan ketinggian sekira 15 meter lebih itu, namun Hasan tak menghiraukan bujukan warga dan teman-temannya.

Dia tetap bertengger di puncak Jembatan Liliba dan tak mau turun.

Menurut informasi dari salah satu rekannya bernama Ali Reza, bahwa Hasan melakukan hal ini karena putus asa, dan mendapat kekerasan lantaran dipukul oknum di Imigrasi.

Hasan juga diketahui sudah delapan tahun tinggal di Kota Kupang.

Sampai saat ini pihak kepolisian dari Polres Kupang Kota yang dipimpin langsung Kapolres Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto, bersama Tim Damkar dan Basarnas, terus berupaya melakukan evakuasi terhadap Hasan.

Terpantau, aksi nekat Hasan ini memantik perhatian warga sekitar, maupun yang melintas di Jembata Liliba.

Warga tampak memadati lokasi tersebut untuk melihat langsung aksi nekat Hasan. Tak pelak, arus lalu lintas di lokasi itu pun tampak macet. (wil)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

HUKRIM

Notaris-PPAT di Kupang Turun ke Jalan, Suarakan Stop Kriminalisasi Albert Riwu Kore

Published

on

AKSI. Para Notaris-PPAT Wilayah NTT menggelar aksi solidaritas untuk mendukung proses hukum yang menimpa Albert Wilson Riwu Kore. Aksi berlangsung di Jalan El Tari, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Rabu (10/8/2022) siang.
Continue Reading

HUKRIM

BPR Christa Jaya Masih Buka Ruang Mediasi untuk Notaris Albert Riwu Kore

Published

on

Direktur BPR Christa Jaya Wilson Lianto bersama kuasa hukumnya Samuel David Adoe, SH., dan Bildat Tonak, SH.
Continue Reading

HUKRIM

Lagi, Dua Anak NTT Dipromosikan Menjadi Kajari

Published

on

ANAK NTT. Anton Londa, SH.,MH., dan Henderina Malo, SH.,MH., yang mendapat promosi jabatan sebagai Kajari.
Continue Reading
error: Content is protected !!