Connect with us

HUKRIM

Dua Terdakwa Korupsi Wali Kota Cup 2017 Divonis 18 Bulan Penjara

Published

on

PUTUSAN. Terdakwa Deasy Mariani Adi Putri saat mendengarkan putusan Majelis Hakim terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi turnamen Wali Kota Cup 2017, Senin (20/6/2022) siang.

KUPANG, PENATIMOR –  Dua terdakwa perkara dugaan tindak pidana korupsi kegiatan turnamen Wali Kota Cup Tahun 2017 divonis ringan oleh Majelis Hakim di Pengadilan Tipikor Kupang, Senin (20/6/2022) siang.

Hakim dalam amar putusannya menyatakan kedua terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi dengan cara melawan hukum dan merugikan keuangan negara.

Kedua terdakwa, Ishak Jusuf Ha’u Radja selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Deasy Mariani Adi Putri selaku Bendahara dihukum pidana penjara selama 1 tahun, 6 bulan atau 18 bulan.

Selain itu, kedua terdakwa juga dihukum dengan pidana denda sebesar Rp 50 juta, dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayarkan, maka diganti dengan pidana kurungan selama 3 bulan.

Surat putusan ini dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim Y. Teddy Windiartono dengan didampingi dua Hakim Anggota.

Usai membacakan putusan, Ketua Majelis Hakim Y. Teddy Windiartono, memberikan kesempatan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan Penasehat Hukum terdakwa untuk menanggapi putusan tersebut.

JPU Jermias Penna dari Kejari Kota Kupang, menyatakan pikir-pikir terhadap putusan tersebut. Penasehat Hukum kedua terdakwa pun menyatakan pikir-pikir.

Sebelumnya kedua terdakwa dituntut JPU dengan hukuman pidana perjara selama 2 tahun dan denda senilai Rp 50 juta, dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayarkan maka diganti dengan pidana kurungan selama 3 bulan. (wil)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

HUKRIM

Ketua Garuda Kupang Siap Hadapi Laporan Polisi PH Randy Badjideh di Polda NTT

Published

on

BERI TANGGAPAN. Ketua Ormas Garuda Kupang, Max Sinlae memberikan keterangan kepada wartawan di Kupang terkait laporan polisi terhadap dirinya di SPKT Polda NTT oleh Penasehat Hukum terdakwa Randy Badjideh.
Continue Reading

HUKRIM

Oknum Anggota DPRD Kabupaten TTS Ditahan Bersama Istrinya, Segera Disidangkan

Published

on

Ilustrasi penahanan (net)
Continue Reading

HUKRIM

Diduga Hendak Bunuh Diri, Pria Asal Afganistan Naik ke Puncak Jembatan Liliba Kupang

Published

on

IMIGRAN. Hasan, imigran asal Afganistan tampak duduk dipuncak bunuh diri Jembatan Liliba, dan diduga hendak bunuh diri.
Continue Reading
error: Content is protected !!