Connect with us

SOSBUD

Pemdes Letbaun-Semau Gelar Malam Keakraban di Pantai Bahansalit Bersama Mister Teen dan Miss Teenager NTT

Published

on

Momen Malam Keakraban (Labrak) bersama Mister Teen dan Miss Teenager Provinsi NTT.

KUPANG, PENATIMOR – Pemerintah Desa  Letbaun, Kecamatan Semau, Kabupaten Kupang menggelar malam keakraban (Labrak) bersama Mister Teen dan Miss Teenager Provinsi NTT.

Malam keakraban digelar di Pantai Bahansalit, Desa Letbaun, Jumat (20/5/2022) malam. Acara ini dibuka Kepala Desa Letbaun, Charlens Herison Bising.

Acara seperti ini baru pertama kali digelar, sehingga mendapat sambutan yang luar biasa dari seluruh warga Desa Letbaun.

Kepala Desa Letbaun, Charlens Bising, dalam sambutannya, mengaku dirinya merasa terhormat dengan kehadiran para undangan, khusunya para finalis Mister Teen dan Miss Teenager Provinsi NTT.

Baginya, kegiatan tersebut menjadi sebuah kehormatan yang luar biasa.

Acara tersebut menurut dia, didesain oleh orang yang memiliki bakat dan talenta untuk menghadirkan semua orang di tempat yang akan menjadi salah satu spot wisata itu.

Pengisi acara yang hadir adalah para finalis atau merupakan pilihan terbaik dari Mister Teen dan Miss Teenager.

“Finalis dipersiapkan untuk ajang nasional dan internasional. Sehingga dengan kehadiran para finalis di Semau ini, menjadi sebuah momentum positif sekaligus mewakili orang Semau di ajang nasional dan internasional,” kata Carlens.

Dimana menurut Carlens, beberapa kejuaraan nasional juga turut membawa kain tenun Semau Helong.

Momen Malam Keakraban (Labrak) bersama Mister Teen dan Miss Teenager Provinsi NTT.

Untuk itu kedepan akan ada penyediaan tenun Helong di Desa Letbaun yang berkualitas dan punya persediaan yang cukup.

“Acara ini sebagai motivasi bagi generasi muda di Semau untuk bisa tampil di ajang yang lebih tinggi. Jika dengan kesiapan dan perubahan yang baik maka tentu rencana ini akan berjalan lebih bagus,” kata Carlens.

Dijelaskan, Desa Letbaun memiliki 500 penduduk. Desa Letabun merupakan pemekaran dari desa induknya Uitao.

Carlens merupakan kepala desa ketiga di Letbaun dan baru lima bulan bertugas. Untuk itu acara malam keakraban tersebut merupakan even besar pertama yang diselenggarakan di Letbaun.

“Utang untuk kegiatan juga bisa saya lakukan. Ini untuk kita punya generasi. Supaya bisa bertumbuh dengan baik dan bila perlu bisa lebih,” jelasnya.

Kegiatan ini sekaligus menjadi kebangkitan bagi pemuda dan warga di Pulau Semau untuk menjadi yang lebih baik kedepan, dan rencana pembangunan yang akan dilakukan untuk menunjang berbagai potensi yang ada di Letbaun.

“Salah satunya di sektor pariwisata dan di tempat ini, di Pantai Bahansalit, yang kita direncanakan akan membangun rumah panggung dan kamar penginapan,” sebut Carlens.

Diakhir sambutannya, Carlens menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan dari semua pihak yang telah membantu mensukseskan acara ini hingga berjalan lancar.

Sementara, Ketua Yayasan Murua Gemilang Kung opa, katakan bahwa kegiatan tersebut terselenggara karena dirinya ingin mengorbitkan pemuda-pemudi Pulau Semau untuk menjadi the next Mr. Teen dan Ms. Teenager.

Dia mengisahkan, awalnya tidak mengetahui di desa mana harus menggelar kegiatan ini, akan tetapi melalui hasil survei yang dilakukan maka pihaknya lalu memilih Desa Letbaun karena memiliki keunikan.

“Semua orang pasti mengenal desa lainnya
karena sudah terkenal. Tetapi saya dapat informasi bahwa ada Desa Letbaun yang masih ‘perawan’ dari pembangunan, namun memiliki pemuda yang luar biasa. Maka kita adakan komunikasi dengan Pemdes sehingga dapat terlaksana,” jelas dia.

Selain itu Kung Opa juga memuji potensi pariwisata yang ada, namun menurut dia harus didukung dengan sumber daya manusia yang memadai.

“Semua desa memiliki kemampuan dan kekurangannya masing-masing tapi pemuda menjadi pengerak saat ini. Sehingga jangan malu-malu untuk mengorbitkan kemampuan Anda,” ungkap dia.

Di kesempatan ini, Kung Opa juga menginginkan agar remaja-remaja di Pulau Semau diorbitkan menjadi Mr. Teen dan Ms. Teenager selanjutnya.

“Harus ada wadah yang bisa mengakomodir seluruh potensi yang ada, maka saya siap menampung itu untuk mengorbitkan mereka,” ungkapnya.

Dia juga mengingatkan agar anak-anak dan remaja tidak perlu minder karena semua orang memiliki kemampuan dan kekurangannya masing-masing.

“Semua remaja bisa menyaksikan pertunjukan malam ini dan bisa lanjutkan apa yang menjadi prestasi mereka. Jadilah remaja yang aktif dan kreatif minimal untuk diri sendiri dulu, lalu menjadi motivator bagi orang lain,” pungkasnya. (wil)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

SOSBUD

IAD Kabupaten Kupang Kunjungi Gua Peninggalan Jepang di Kampung Bonen

Published

on

BERSAMA. Ketua Ikatan Adhyaksa Dharma Karini (IAD) Daerah Kabupaten Kupang Ny. Melani Angsar berpose bersama anggota IAD dalam terowongan gua peninggalan Jepang di Bukit Fatusuba, Kampung Bonen, Desa Baumata, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang, Rabu (22/6/2022).
Continue Reading

EKONOMI

Julie Laiskodat Diplomasi Pariwisata, Komodo dan Tenun Ikat kepada Mantan PM Malaysia Tun Mahatir

Published

on

KAIN TENUN NTT. Bunda Julie Sutrisno Laiskodat didaulat memberikan pengalungan kain tenun khas NTT kepada mantan Perdana Menteri Malaysia, Tun Mahatir Mohamad.
Continue Reading

SOSBUD

IAD Wilayah NTT Peduli Kelestarian Alat Musik Sasando

Published

on

Ketua IAD Wilayah NTT Ny. Rofiqoh Hutama Wisnu bersama jajaran pengurusnya berpose bersama saat mengunjungi Rumah Sasando di Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang pada Senin (6/6/2022).
Continue Reading
error: Content is protected !!