Connect with us

HUKRIM

Dugaan Penyelewengan Dana PEM Rp 500 Juta di Kelurahan NBD-Kupang, Warga Lapor Kejari

Published

on

Warga masyarakat Kelurahan NBD ketika menyerahkan laporan dan bukti-bukti terkait dugaan penyelewengan Dana PEM di kantor Kejari Kota Kupang, Rabu (25/5/2022).

KUPANG, PENATIMOR – Sejumlah warga masyarakat Kelurahan Nunbaun Delha (NBD), Kecamatan Alak, Kota Kupang, melaporkan dugaan penyelewengan Dana Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (PEM) ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kupang.

Dana PEM senilai Rp 500 juta di Kelurahan NBD diduga diselewengkan oleh Ketua LPM.

Zwenglee Faley, perwakilan warga dan juga tokoh pemuda di Kelurahan NBD, ketika ditemui media ini di kantor Kejari Kota Kupang, Rabu (25/5/2022) siang, mengatakan, dugaan mereka bermula ketika melihat data-data dan rincian di rekening anggaran Dana PEM, dimana tersisa dana senilai Rp 2 juta.

Sedangkan untuk warga masyarakat yang tertunggak ada 92 orang dengan total tunggakan senilai Rp 108 juta.

Dengan data-data itu, menurut Zwenglee, seharusnya ada sisa uang di rekening Dana PEM senilai Rp 500 juta lebih.

“Dengan kondisi seperti ini kami menduga ada penyelewengan Dana PEM oleh Ketua LPM Kelurahan NBD, Eddy Latuparissa,” kata Zwenglee Faley.

“Sebelum kami datang hari ini ke kantor Kejari, kami sudah pernah datang melakukan koordinasi, sehingga hari ini kami datang membawa laporan dan data-data terkait dugaan penyelewengan dana tersebut,” lanjut dia.

Zwenglee yang juga Ketua Karang Taruna Kelurahan NBD, melanjutkan, data-data yang dibawa dan diserahkan ke Kejaksaan berupa bukti print rekening koran bulan November 2019 sampai 2021, dan nama-nama 92 orang warga yang tertunggak.

Selain itu dalam rekening koran juga, lanjut Zwenglee, pihaknya menemukan bahwa ada penarikan uang secara pribadi oleh Ketua LPM.

Sedangkan untuk perguliran Dana PEM kepada masyarakat dilakukan terakhir pada bulan Agustus 2018.

Sebelumnya juga, menurut Zwenglee, sudah ada surat teguran dari Bappeda Kota Kupang dan Inspektorat Kota Kupang terkait pemeriksaan laporan keuangan, namun tidak ada tindak lanjut.

“Untuk indikasi dugaan penyelewengan Dana PEM di Kelurahan NBD senilai Rp 500 juta,” sebut Zwenglee lagi.

Pantuan media ini, penyerahan laporan dan bukti-bukti dugaan penyelewengan Dana PEM Kelurahan NBD diterima oleh Kasi Intelijen Kejari Kota Kupang, Novan Bulan, SH.

“Setelah menerima pengaduan masyarakat ini, kami akan segera tindak lanjuti dengan melakukan telaah,” kata Novan.

Hingga berita ini diturunkan, Ketua LPM Kelurahan NBD Eddy Latuparissa belum berhasil dikonfirmasi media ini. (wil)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

HUKRIM

Ketua Garuda Kupang Siap Hadapi Laporan Polisi PH Randy Badjideh di Polda NTT

Published

on

BERI TANGGAPAN. Ketua Ormas Garuda Kupang, Max Sinlae memberikan keterangan kepada wartawan di Kupang terkait laporan polisi terhadap dirinya di SPKT Polda NTT oleh Penasehat Hukum terdakwa Randy Badjideh.
Continue Reading

HUKRIM

Oknum Anggota DPRD Kabupaten TTS Ditahan Bersama Istrinya, Segera Disidangkan

Published

on

Ilustrasi penahanan (net)
Continue Reading

HUKRIM

Diduga Hendak Bunuh Diri, Pria Asal Afganistan Naik ke Puncak Jembatan Liliba Kupang

Published

on

IMIGRAN. Hasan, imigran asal Afganistan tampak duduk dipuncak bunuh diri Jembatan Liliba, dan diduga hendak bunuh diri.
Continue Reading
error: Content is protected !!