Connect with us

HUKRIM

Randy dan 3 Saksi Kembali Diperiksa dengan Alat Tes Kebohongan

Published

on

Randy Badijdeh tampak digiring polisi bersenjata lengkap saat gelaran rekonstruksi belum lama ini di Kota Kupang.

KUPANG, PENATIMOR – Guna melengkapi berkas perkara sesuai petunjuk jaksa peneliti, penyidik Ditreskrimum Polda NTT kembali memeriksa tambahan tersangka Randy Badijdeh.

Selain Randy, penyidik yang menangani kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap ibu dan anak, AM (30) dan LM (1), juga memeriksa tambahan tiga saksi lainnya.

Menariknya, pemeriksaan terhadap tersangka dan tiga saksi ini menggunakan alat tes kebohongan (Lie Detector).

Hal ini dikatakan oleh Kabid Humas Polda NTT Kombes Rishian Krisna Budhiaswanto kepada wartawan di Mapolda NTT, Senin (10/1/2022) malam.

Menurut Krisna, telah dilakukan pemeriksaan forensik Lie Detector terhadap tersangka Randy dan tiga orang saksi sejak Jumat (7/1/2022), Sabtu (8/1/2022) dan Senin (10/1/2022).

“Pemeriksaan terhadap dua saksi lainnya akan dilanjutkan pada Selasa (11/1/2021),” kata Kombes Krisna.

Untuk kepentingan penyidikan, Krisna mengaku indentitas saksi yang menjalani pemeriksaan forensik Lie Detector untuk sementara belum dapat disebutkan.

Sekadar tahu, dalam kasus dugaan pembunuhan berencana ini, polisi menetapkan Randy Badijdeh sebagai tersangka tunggal.

Sebelumnya berkas perkara ini telah dilimpahkan ke jaksa peneliti Kejati NTT, namun dikembalikan karena dinilai belum lengkap.

Jaksa pun memberikan sejumlah petunjuk kepada penyidik untuk melengkapi berkas perkara tersebut. (wil)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

TPDI Bakal Laporkan Kajari Ende ke Jaksa Agung

Published

on

Petrus Salestinus
Continue Reading

HUKRIM

Polda Periksa Buang Sine, Sempat Berdebat dengan Rudy Soik

Published

on

Buang Sine saat bertemu Rudy soik di Mapolda NTT.
Continue Reading

HUKRIM

Eddy Latuparissa Cs Segera Disidangkan, Kuasa Hukum: Ada Ketidakadilan Hukum

Published

on

Kuasa hukum tersangka, San Albrenus Fattu, SH., dan Petrus Ufi, SH., saat memberikan keterangan pers, Senin (17/1/2022).
Continue Reading
error: Content is protected !!