Connect with us

HUKRIM

Kanwil Kemenkumham NTT Gelar Penyuluhan Hukum Pencegahan KDRT di Rutan Kupang

Published

on

Koordinator Tim Penyuluh Hukum Kanwil Kemenkumham NTT, Lesry M.N. Dite saat menjadi narasumber dalam kegiatan Penyuluhan Hukum di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kupang, Kamis (18/11/2021).

KUPANG, PENATIMOR – Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) masih tergolong cukup tinggi.

Perempuan umumnya sangat rentan menjadi korban KDRT.

Padahal di dalam falsafah Pancasila dan UUD 1945, setiap warga negara termasuk perempuan, berhak mendapatkan rasa aman dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

Hal ini disampaikan Koordinator Tim Penyuluh Hukum Kanwil Kemenkumham NTT, Lesry M.N. Dite saat menjadi narasumber dalam kegiatan Penyuluhan Hukum di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kupang, Kamis (18/11/2021).

“Statistik menunjukkan, mayoritas korban KDRT adalah perempuan. Mereka harus mendapat perlindungan dari negara dan masyarakat,” ucapnya.

Menurut Lesry, perempuan merupakan salah satu kelompok rentan yang harus dilindungi agar terhindar dan terbebas dari kekerasan atau ancaman kekerasan, penyiksaan, serta perlakuan yang merendahkan derajat dan martabat kemanusiaan.

Namun yang terpenting, segala bentuk kekerasan termasuk KDRT harus dicegah karena merupakan pelanggaran HAM.

“KDRT juga bentuk kejahatan terhadap martabat kemanusiaan serta bentuk diskriminasi yang harus dihapus,” tegasnya.

Penyuluhan hukum dengan topik Pencegahan KDRT ini diikuti para tahanan di Rutan Kupang, serta turut melibatkan Mahasiswa Magang Fakultas Hukum Universitas Katolik Widia Mandira (Unwira) Kupang.

Salah seorang mahasiswa, Yulianus E. Rudu menyambut baik kegiatan penyuluhan dalam upaya mengedukasi para tahanan. Baik menyangkut penegakan hukum terkait kasus KDRT, maupun dalam rangka menekan jumlah kasus KDRT di masyarakat.

“Paling tidak dapat dimengerti bahwa ada konsekuensi dari tindakan yang terlarang dalam rumah tangga,” ujarnya. (*/wil)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Penangkapan Advokat DWW, Perekat Nusantara Protes Keras Jaksa Agung

Published

on

Petrus Salestinus
Continue Reading

HUKRIM

Polisi Tetapkan Randy sebagai Tersangka

Published

on

Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Rishian Krisna.
Continue Reading

HUKRIM

Iban Medah Diduga Rugikan Negara Rp 9,6 Miliar

Published

on

Ibrahim Agustinus Medah saat hendak dibawa ke Rutan Kupang untuk menjalani penahanan.
Continue Reading
error: Content is protected !!