Connect with us

EKONOMI

Dekranasda NTT Bantu Pelaku Usaha Kripik Ublin di Kupang

Published

on

Koordinator pelaku usaha kripik Ublin, Fransiska Teda bersama teman-temannya, Rambu Teda, Raylomi Yulima dan Sepresan Laibahas.

KUPANG, PENATIMOR – Inspirasi membuka peluang usaha tidak melihat dari lantar belakang pendidikan.

Hal ini dilakukan oleh Fransiska Teda, salah satu lulusan Fakultas Pertanian Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang.

Dimana dia melihat peluang usaha yang sebelumnya dirintis oleh ibunya berupa usah kripik Ublin cemilan jadul.

Sebelumnya kripik Ublin ini cuma satu jenis rasa, namun dikembangkan menjadi beberapa pilihan rasa.

Usaha kripik Ublin sendiri sudah ia lakukan sejak masih duduk di bangku kuliah semester III, bersama teman-teman dengan skala kecil.

“Saya mulai fokus menekuni usaha kripik Ublin setahun terakhir,” ujar Fransiska kepada media ini, belum lama ini.

“Kripik Ublin awalnya satu rasa saja, tetapi berbekal pendidikan di Fakultas Pertanian, kami kembangkan ke beberapa varian rasa, seperti original, pandan, ubi ungu, kacang tanah, kelapa, dan keju,” sambung dia.

Untuk memperkenalkan produk kripik Ublin, mereka melakukan penjualan ke kantor-kantor. Selain itu juga dijual melalui media sosial seperti facebook, instragam dan WhatsApp.

Usaha kripik Ublin ini belum bisa dijual di toko-toko karena masih terkendala izin.

“Untuk memiliki izin usaha, kami harus mengikuti pelatihan untuk mendapatkan sertifikat,” tambah Fransiska.

Terbantu oleh Dekranasda NTT

Ketua Dekranasda NTT, Ny. Julie Laiskodat kembali membantu kaum milenial pelaku usaha kecil menengah (UKM).

Julie membantu para pelaku usaha dengan diberikan pelatihan secara online untuk mendapatkan sertifikat kompetensi usaha.

“Setelah mendapat sertifikat, kami baru bisa membuat surat izin untuk dimasukkan ke Dinas Kesehatan dan Balai POM untuk mendapatkan legalitas agar usaha kami bisa dipasarkanke toko-toko. Dengan kegiatan pelatihan ini, kami sangat berterima kasih kepada Ketua dekranasda NTT Ny. Julie Laiskodat,” jelas Fransiska Teda.

Selain itu, hasil usaha juga dipesan dengan jumlah banyak oleh Ketua Dekranasda NTT, dan akan dipromosikan.

Untuk kripik Ublin sendiri dijual dengan kemasan 1/2kg dengan harga Rp 45 ribu dan 1 kg seharga Rp 90 ribu.

Lokasi pembuatan kripik ublin berada di Kelurahan Bakunase. Pemesanan via online bisa dilakukan melalui layanan aplikasi WhatsApp di nomor kontak: 082147380874, Instagram: Ublin_ns3 dan facebook: UblinN-S3. (wil)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKONOMI

Grab Bersama Emtek Targetkan Percepatan Digitalisasi UMKM di Kupang Melalui Program Kota Masa Depan

Published

on

Director of East Indonesia, Grab Indonesia, Halim Wijaya (kanan) secara simbolis menyerahkan donasib erupa oxygen generator kepada Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man (kiri) di Kupang (14/10/2021).
Continue Reading

EKONOMI

Dekranasda NTT Launching Minuman Anak Gaul Berbahan Kelor, Libatkan Kaum Milenial

Published

on

Booth 13 minuman anak gaul Hydrink yang berada di Apotek Gepala, Kelurahan Oebobo, Kota Kupang.
Continue Reading

EKONOMI

Transplantasi Terumbu Karang di Kupang yang Digagas Polisi Asal Alor Menunjukkan Hasil Positif

Published

on

Aipda Joel Bolang bersama komunitas Au Manekat Tasi, mengecek memastikan dan memantau perkembangan transplantasi terumbu karang di Teluk Kupang.
Continue Reading
error: Content is protected !!