Connect with us

HUKRIM

Pertikaian Warga di Adonara, Dua Polisi jadi Korban

Published

on

Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol. Rishian Krisna

ADONARA, PENATIMOR – Pertikaian antar kelompok warga kembali terjadi di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, Provinsi NTT.

Akibat dari pertikaian tersebut tiga orang menjadi korban. Dua di antaranya adalah anggota polisi, dan seorang korban lagi masyarakat.

Satu anggota polisi menderita luka panah di betis kanan, dan satu anggota polisi lagi terkena lemparan batu.

Sedangkan satu masyarakat mendapat luka panah di dada bagian kiri.

Bentrok warga ini terjadi di Waiwerang, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, NTT, pada Kamis (7/10/2021) siang.

Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol. Rishian Krisna ketika dikonfirmasi media ini.

Lanjutnya, kejadian pertikaian ini terjadi akibat perselisihan pribadi. Namun setelah itu membawa massa sehingga terjadi pertikaian.

Namun saat ini situasi sudah aman dan kondusif. Aparat kepolisian Polres Flotim juga sudah melakukan patroli agar tidak terjadi lagi pertikaian.

Tiga orang yang menjadi korban saat ini sedang mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Adonara.

Pertikaian ini terjadi antara kelompok warga Desa Sausina Kecamatan Adonara dan warga Wotan Kelurahan Waiwerang Kota, Kecamatan Adonara Timur. (wil)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Mantan Karyawati Bank NTT Diamankan Polisi, Diduga Gelapkan Motor di Kupang

Published

on

Terlapor MYN alias Yolan (29) saat diperiksa penyidik Unit Reskrim Polsek Kelapa Lima.
Continue Reading

HUKRIM

Polda NTT Bekuk 3 Pencuri Battrey Tower Telkomsel di Kupang

Published

on

Tiga pelaku pencuri battrey tower PT Telkomsel ketika dibekuk tim Resmob Subdit III Jatanras, Ditreskrimum, Polda NTT.
Continue Reading

HUKRIM

Diimingi Uang dan Ponsel, Pelajar SMP di Kupang Dinodai Pria Dewasa

Published

on

Pelaku percabulan anak di bawah umur saat diamankan polisi di Mapolsek Oebobo.
Continue Reading
error: Content is protected !!