Connect with us

NASIONAL

Dorong Karya Jurnalistik Lawan Korupsi, ICW Menyelenggarakan AKJA Regional NTT

Published

on

Tibiko Zabar dari Indonesia Corruption Watch (ICW) dan Palce Amalo dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kupang.

KUPANG, PENATIMOR – Indonesia Corruption Watch (ICW) akan kembali menyelenggarakan Anugerah Karya Jurnalistik Antikorupsi (AKJA).

AKJA merupakan ajang penghargaan dan wujud apresiasi ICW kepada para jurnalis yang turut melawan korupsi melalui karya jurnalistik.

Selain itu, AKJA merupakan upaya untuk mendorong keterlibatan jurnalis dan
media dalam gerakan antikorupsi dengan menghasilkan karya liputan mendalam atau investigasi yang dapat membongkar skandal kejahatan korupsi.
Keberadaan jurnalis dan media dalam pemberantasan korupsi jelas tidak dapat dipisahkan.

Jurnalis dan media adalah garda terdepan dalam kerja-kerja antikorupsi dengan mengabarkan dan turut mengawasi jalannya pemerintahan bersama masyarakat sipil.

Karena itu, di tengah situasi kemunduran gerakan antikorupsi belakang ini, menjadi sangat penting memperkuat para jurnalis dalam memantau kebijakan publik.

ICW melalui kegiatan AKJA berharap dapat memberikan stimulus bagi para jurnalis dan media agar tetap
menghasilkan karya liputan mendalam atau investigasi yang berkaitan dengan kepentingan publik.

Berbeda dengan tahun sebelumnya,kali ini secara khusus ICW menggelar AKJA regional khusus daerah Banten dan NTT.

Ajang penganugerahan tahun ini didedikasikan untuk jurnalis dan media
di Banten dan NTT.

Perbedaan lainnya, untuk tahun ini AKJA hanya dibuka untuk karya liputan
mendalam atau investigasi dalam bentuk tulisan.

Pembukaan pendaftaran dan pengumpulan karya akan dimulai pada Senin, 20 September 2021 melalui website ICW, www.antikorupsi.org.

Selanjutnya karya-karya yang masuk akan dilanjutkan ke proses penjurian oleh tim juri yang terdiri
dari aktivis, jurnalis senior dan praktisi media, juga internal ICW.

Karya terpilih akan diumumkan di Hari Penganugerahan Karya Jurnalistik Antikorupsi bertajuk “Melawan Korupsi melalui Karya Jurnalistik” pada 22 Oktober 2021 mendatang.

ICW berharap AKJA regional ini juga bisa melahirkan para champion dari kelompok jurnalis yang progresif.

Kategori Penghargaan:

Laporan Investigasi Terbaik

Laporan Investigasi Favorit dari setiap daerah, yaitu Banten dan NTT.

Proses Pengumpulan Karya Jurnalistik akan dibuka mulai 20 September 2021 hingga 10 Oktober 2021,Pukul 23.59 WIB.

Selanjutnya, proses penjurian karya akan dimulai,11-13 Oktober 2021 dan pengumuman nominasi pada 21 Oktober 2021.

Puncak acara malam penganugerahan AKJA akan diselenggarakan 22 Oktober 2021 secara hybrid (daring dan luring).

ICW mengajak semua insan jurnalis dan media yang berada di wilayah Banten dan NTT untuk berpartisipasi mengirimkan karya jurnalis untuk mengukit AKJA Regional Banten dan NTT.  (*/wil)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Lagi, 4 Saksi Diperiksa Penyidik Kejagung dalam Kasus PT ASABRI

Published

on

Kepala Pusat Penerangan Hukum, Leonard Eben Ezer Simanjuntak, SH.,MH.
Continue Reading

NASIONAL

Kasus COVID-19 Turun Signifikan Hingga 34% Terutama di Provinsi Papua Barat dan Maluku

Published

on

Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kemenkes, dr. Siti Nadia Tarmizi M.Epid
Continue Reading

NASIONAL

Masyarakat Diminta Mengawal Tarif Baru PCR dan Melakukan PCR di Lab yang Berizin Pemerintah

Published

on

Media Center KPCPEN menggelar dialog virtual pada Rabu, 25 Agustus 2021, dengan mengundang tiga narasumber. Terkait penetapan tarif batas yang baru.
Continue Reading
error: Content is protected !!