Connect with us

HUKRIM

Gunakan Kapal Pinisi, Kejari Lembata Gelar Prosesi Tabur Bunga di Teluk Lewoleba

Published

on

Kajari Lembata, Ridwan Sujana Angsar, SH., dan Ketua Ikatan Adhyaksa Dharma Karini Daerah Lembata, Ny. Melani Angsar hendak melepaskan karangan bunga di Teluk Lewoleba, Rabu (21/7/2021) pagi.

Lewoleba, penatimor.com – Hari masih sangat pagi. Waktu di ponsel baru pukul 06.00.

Namun di pelabuhan lama Lewoleba, Rabu (21/7/2021), sudah berkumpul puluhan orang berseragam dinas lengkap dengan berbagai atribut. Ada juga anak-anak.

Beberapa orang perempuan tampak mengenakan kebaya hijau. Mereka adalah Ikatan Adhyaksa Dharma Karini (IAD) Daerah Lembata.

Ada beberapa orang yang baru tiba kemudian. Tampak tergesa-gesa.

Sementara sebuah kapal pinisi tampak mulai menepih ke dermaga itu.
Kapal kayu itu siap mengangkut kelompok berseragam tadi. Ya, mereka adalah keluarga besar Kejaksaan Negeri Lembata.

Satu per satu dituntun naik ke kapal menggunakan sebuah tangga kecil. Kru kapal tampak sigap.

Kapal milik Pemda Lembata itu pun perlahan menjauh dari dermaga, menuju perairan Teluk Lewoleba, sekitar Kuma Resort dan Pelabuhan Fery ASDP.

Di atas kapal itu kemudian dilakukan upacara singkat untuk prosesi tabur bunga.

Ada karangan bunga berukuran sedang dilepas ke laut oleh Kajari Lembata, Ridwan Sujana Angsar, SH.,MH., dan Ketua Ikatan Adhyaksa Dharma Karini (IAD) Daerah Lembata, Ny. Melani Angsar.

Tabur bunga pun dilanjutkan oleh para Kepala Seksi dan staf Kejari Lembata.

Setelah itu, kapal pun berbalik arah kembali ke pelabuhan. Prosesi tabur bunga pun berakhir dengan laporan dan penghormatan kepada Kajari Lembata selaku inspektur upacara.

Kajari Lembata pada kesempatan itu, mengatakan, prosesi tabur bunga digelar dalam rangka memperingati Hari Bhakti Adhyaksa ke-61 dan HUT XXI Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD).

“Kita ingin lakukan agak berbeda. Karena di sini tidak ada taman makam pahlawan, sehingga tabur bunga dilakukan di laut dengan kapal pinisi. Tabur bunga ini untuk memberikan perhormatan kepada para pahlawan, khususnya pahlawan Kejaksaan,” jelas Kajari Lembata. (wil)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Halangi Pembentukan Serikat Pekerja, Pengusaha Bisa Dipidana, Ancaman 5 Tahun Penjara, Denda Rp 500 Juta

Published

on

Peserta hybrid training penguatan kapasitas pemimpin muda serikat di tengah pandemi Covid-19 berpose bersama di Aula Hotel GreeNia Kupang, Sabtu (18/9/2021) petang.
Continue Reading

HUKRIM

AJI Latih Jurnalis di Kupang, Perkuat Kapasitas Pemimpin Muda Serikat Media Saat Pandemi Covid-19

Published

on

Pelatihan penguatan kapasitas pemimpin muda serikat media di tengah pandemi Covid-19 di GreeNia Hotel Kupang, Jumat (17/9/2021).
Continue Reading

HUKRIM

Dramatis, Personel Polair Polda NTT Evakuasi Ibu akan Melahirkan di Pulau Terpencil

Published

on

Personel Dit Polairud Polda NTT saat mengevakuasi ibu hamil yang akan melahirkan di Pulau Messah, Kabupaten Manggarai Barat.
Continue Reading
error: Content is protected !!