Connect with us

HUKRIM

Vaksinasi Hari Pertama di Kejati NTT, 872 Orang Terima Sinovac, Animo Warga Sangat Tinggi

Published

on

Salah satu warga menerima suntikan vaksin Covid-19 di Kejati NTT, Sabtu (10/7/2021).

Kupang, penatimor.com – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Timur didukung jajarannya, Kejari Kota Kupang dan Kejari Kabupaten Kupang, memberikan layanan vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat umum.

Kegiatan pelayanan kesehatan ini berlangsung di halaman kantor Kejati NTT, Sabtu (10/7/2021), dari pukul 07.00 Wita hingga selesai pukul 17.00 Wita.

Semula kegiatan ini direncanakan berlangsung selama dua hari, (10-11/7/2021).

Namun melihat animo masyarakat yang sangat tinggi, Kajati NTT Dr Yulianto akhirnya memutuskan kebijakan baru dengan memperpanjang pelaksanaan vaksinasi hingga Senin (12/7/2021).

Pantauan media ini, sejak pukul 06.00 Wita, warga masyarakat tampak sudah menyemut memenuhi ruas jalan depan dan halaman kantor Kejati NTT.

Ribuan warga itu tidak saja berasal dari Kota Kupang dan Kabupaten Kupang, tetapi juga dari daerah lain.

Membludaknya warga yang ingin menerima layanan vaksinasi ini sempat membuat petugas kewalahan.

Beruntung kerumunan warga itu cepat teratasi dan diarahkan untuk menempati tenda-tenda yang telah disiapkan panitia.

Aparat kepolisian dari Polres Kupang Kota dan jajaran Polsek Oebobo dipimpin langsung Kapolres AKBP Satrya Perdana P.T. Binti, SIK., termasuk beberapa anggota TNI AD, terlihat ikut mengamankan jalanannya pelayanan vaksinasi hari pertama itu hingga selesai.

Ketua Panitia, Asbach, SH., yang juga selaku Asisten Intelijen Kejati NTT, saat diwawancara, mengatakan, sebanyak 872 orang terlayani menerima vaksin jenis Sinovac pada kegiatan vaksinasi hari pertama.

“Target kita hari ini melayani 1.000 orang, tapi banyak juga yang setelah diperiksa ternyata tidak layak menerima vaksin karena berbagai faktor, seperti tekanan darah tinggi dan alasan kondisi kesehatan lainnya,” kata Asbach.
Masih menurut Asbach, untuk vaksinasi hari kedua, Minggu (11/7/2021), pihaknya menargetkan untuk melayani 1.250 orang.

Untuk itu, koordinasi dengan Dinas Kesehatan mengenai stok vaksin telah dilakukan.

“Stok vaksin untuk kegiatan ini telah siap. Sesuai target 2.500 orang. Besok kita akan laksanakan lebih cepat lagi, karena tadi kami juga sudah evaluasi terkait kekurangan-kekurangan pada hari ini, supaya besok bisa hindari penumpukan warga,” imbuhnya.

Untuk menghindari penumpukan warga, pihak panitia juga mengubah pola pelayanan dengan akan memberikan nomor urut.

“Agar tidak ada penumpukan warga di loket registrasi, kita akan kasih nomor urut, biar antre nya juga lebih tertib. Jadi kalau nomor urut yang dibagi sudah sampai 1.250, gerbang kita tutup. Loket layanan juga kita tambah, sehingga pelayanan lebih cepat,” jelas mantan Kajari Flores Timur itu.

Asbach juga menginformasikan bahwa sampai saat ini vaksinasi untuk anak belum dapat terlayani karena sesuai informasi dari Dinas Kesehatan, vaksin untuk anak belum tersedia.

Untuk itu, saat ini vaksinasi hanya diberikan kepada warga dengan usia 18 tahun ke atas.

“Pelayanan di sini bisa juga untuk tahap kedua, sepanjang kalau bertepatan waktunya. Jadi untuk warga yang sebelumnya mungkin sudah vaksin tahap satu bisa ikut tahap kedua di sini. Tapi hari ini semuanya terlayani tahap satu, dan tahap kedua nanti pada 7 Agustus mendatang,” imbuh Asbach.

Selain warga yang berdomisili di Kota Kupang, pelayanan vaksinasi juga diberikan kepada pelaku perjalanan, sepanjang dapat menunjukan KTP-e dan memenuhi syarat kesehatan seperti suhu tubuh dan tekanan darah normal, termasuk syarat kesehatan lainnya.

Untuk kegiatan ini, Kejati NTT menggandeng Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Dinkes Kota Kupang dan Dinkes Kabupaten Kupang.

Untuk warga yang berasal dari luar Kota Kupang dan Kabupaten Kupang akan dilayani oleh petugas Dinkes Provinsi NTT.

Kegiatan ini juga didukung oleh PT Telkom yang mana lewat program Telkom Peduli Covid-19 telah menyediakan layanan hotspot atau wifi secara gratis di lokasi kegiatan.

Asbach menambahkan, pihaknya juga mengambil testimoni dari sejumlah warga penerima vaksin, dimana hampir semuanya mengaku bahwa mereka sangat membutuhkan vaksin karena sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

“Ada yang mengaku baru berani dan sadar untuk menerima vaksin karena bermanfaat bagi kesehatan. Masyarakat antusias mencari informasi lewat media sosial dan media massa, dan setelah tau ada vaksinasi di Kejaksaan, mereka tidak mau sia-siakan kesempatan ini. Mereka sangat berterima kasih kepada Kejaksaan karena sudah diberikan kesempatan menerima vaksin,” jelas Asbach.

Ditambahkan, apabila hingga hari ketiga nanti animo masyarakat masih tinggi, maka pihak Kejaksaan akan melaksanakan kegiatan vaksinasi ini secara berlanjut, dan tentunya akan menyesuaikan dengan ketersediaan stok vaksin yang ada di NTT.

Terpantau, Kajati NTT Dr Yulianto bersama seluruh pejabat utama lingkup Kejati NTT, termasuk Kajari Kabupaten Kupang Shirley Manutede dan Kajari Kota Kupang Oder Maks Sombu ikut memantau dan mengawasi pelaksanaan kegiatan vaksinasi ini. (wil)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Kejari Kota Kupang Musnahkan Barang Bukti 31 Perkara

Published

on

Sejumlah barang bukti dimusnahkan secara bersama-sama dengan cara dibakar pada dua buah wadah drum oleh Kajari Kota Kupang, perwakilan BNN, Polres Kupang Kota, Wakil Ketua PN Kelas IA Kupang dan Balai POM Kota Kupang.
Continue Reading

HUKRIM

Kapolda NTT Akan Proses Hukum Pengambilan Paksa Jenazah Pasien Covid-19

Published

on

Kapolda NTT, Irjen Pol Lotharia Latif.
Continue Reading

HUKRIM

SADIS! Bocah 4 Tahun di Sabu Raijua Tewas Tertimpa Batang Pohon Kelapa, Kepala Pecah

Published

on

Eksavator dan batang pohon kelapa dipasang police line sebagai barang bukti.
Continue Reading
error: Content is protected !!