Connect with us

PILKADA

Ikrar PSU Sabu Raijua Aman, Damai dan Sehat, Bupati: ASN dan Penyelenggara Harus Netral

Published

on

Kegiatan ikrar bersama berlangsung di Aula Pemda Kabupaten Sabu Raijua, Sabtu (3/7/2021).

Seba, penatimor.com – Jelang pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kabupaten Sabu Raijua, digelar ikrar bersama agar hajatan politik itu berjalan aman, damai dan sehat.

Kegiatan ini berlangsung di Aula Pemda Kabupaten Sabu Raijua, Sabtu (3/7/2021).

Pada kesempatan itu, dibacakan ikrar bersama kemudian diikuti dengan penandatanganan berita acara oleh Penjabat Bupati Sabu Raijua, diikuti kedua pasangan calon, Ketua KPU Sabu Raijua, Kapolres Sabu Raijua, Ketua Bawaslu Sabu Raijua, Danramil 604-07 Seba, Kajari Sabu Raijua, Ketua DPRD Sabu Raijua, Kepala Syabandar Sabu Raijua, Ketua FKUB, dan para tokoh agama.

Penjabat Bupati Sabu Raijua, Drs. Doris Alexande Rihi, M.Si., dalam sambutannya, mengatakan, kegiatan ikrar ini bertujuan untuk menjalin kerja sama agar kegiatan PSU dapat berjalan dengan baik karena PSU ini telah menyerap anggaran yang begitu besar sehingga diharapkan parah tokoh politik dan tokoh masyarkat dapat berpatisipasi dengan baik untuk kegiatan PSU dapat berjalan dengan baik sehingga dengan adanya pemimpin yang baru untuk mensejahterakan kehidupan masyarakat Sabu Raijua.

“Diharapkan kepada ASN, KPU dan Bawalsu agar netral dalam kegiatan praktek politik tersebut,” harap Doris.

Doris juga sampaikan, di tengah pandemi Covid-19 agar kepada Satgas Covid-19 dapat memeriksa surat rapid swab antigen yang berlaku selama 24 jam dari pendatang dan juga tamu yang datang dari Jakarta maupun Provinsi NTT agar kegiatan PSU dapat berjalan dengan sehat dengan memperhatikan protokol kesehatan.

Sementara, Ketua DPRD Sabu Raijua Paulus Rabe Tuka, berharap PSU pada 7 Juli 2021 dapat berjalan dengan aman, damai dan sehat karena pemilihan ini untuk mensejahterakan masyakarat Sabu Raijua.

Kajari Sabu Raijua, Agus Kurniawan, SH.,MH., berharap tidak ada pelanggaran politik pada saat PSU agar dapat berjalan dengan netral.

Untuk menghindari terjadi pelanggaran diharapkan kepada pihak terkait yaitu pihak keamanan TNI-Polri agar dapat mensukseskan kegiatan PSU dapat berjalan dengan aman, damai dan sehat dengan juga melakukan iimbauan-iimbauan kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan untuk menekan agar tidak terjadi peningkatan kasus Covid-19 di Kabupaten Sabu Raijua.

Kapolres Sabu Raijua AKBP Jakob Saubelan, SH., berharap penerapan protokol kesehatan dilakukan secara ketat agar PSU berjalan aman, lancar dan sehat.

Harapannya kepada pihak-pihak terkait yang hadir baik tokoh politik, tokoh agama dan juga tokoh masyarakat dalam kegiatan Ikrar untuk mengimbau kepada masyarkat dan keluarga agar tetap menerapkan protokol kesehatan dengan tidak ada kerumunan massa pada saat melakukan PSU di setiap TPS.

“Paslon yang ikut dalam PSU diharapkan agar tidak ada bentrok dan tetap menjaga keakraban untuk meningkatkan rasa kekeluargaan untuk tidak terjadinya masalah politik ke depannya dan juga tidak terjadi lagi PSU, karena dapat memungkinkan terjadinya permasalahan yang sangat besar ke depannya,” kata Kapolres.

“Polri khususnya Polres Sabu Raijua akan melaksanakan apel gelar pasukan baik anggota organik maupun anggota BKO untuk kesiapan mengamankan PSU pada tanggal 7 Juli dan pada besok hari pendropingan kotak suara ke setiap kecamatan dapat berjalan dengan baik,” imbuh perwira menengah dengan dua melati di pundak itu.

Ketua KPU Sabu Raijua Kerenius Padji, mengatakan, KPU Sabu Raijua selaku pihak penyelenggara siap melaksanakan PSU sehingga diharapkan dapat berjalan dengan aman dan kondusif sehingga pesta demokrasi dapat berjalan dengan baik.

“Logistik telah siap dan didahulukan di daerah kepulauan yaitu Kecamatan Raijua,” kata Kerenius.

Ditambahkan bahwa yang memeliki hak untuk melakukan pemilihan ulang yaitu mereka yang terdaftar di DPT yang telah melakukan pemilihan pada tahun lalu yaitu 9 Desember 2020 sesuai keputusan MK dengan membawa KTP-e ke setiap TPS.

Sedangkan, Ketua Bawaslu Sabu Raijua Yudi Tagi Huma, berharap PSU ini merupakan PSU yang terakhir dan tidak ada PSU lagi sehingga adanya pemimpin Sabu Raijua yang baru untuk memimpin rakyat daerah ini ke arah yang lebih baik.

Yudi juga katakan bahwa yang akan melakukan pencoblosan di setiap TPS yang ada agar dapat menunjukan KTP-e dan CNA dari masyarakat yang melakukan penclobosan tahun lalu 9 Desember 2020 untuk menghindari terjadinya PSU lagi.

“Pada saat pendropingan logistik surat suara dan kotak suara ke Kecaamatan Raijua dapat mengunakan kapal besar sehingga terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan karena mengingat kondisi cuaca angin kencang sehingga gelombang laut yang tinggi yang berpotensi dapat membuat surat suara dan kotak suara rusak karena terbuat dari gerdus yang dapat rusak bila terkena air,” kata Yudi. (wil)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PILKADA

Kunjungi Bawaslu Sabu Raijua, Kapolda NTT Nyatakan Komitmen Amankan Seluruh Tahapan PSU

Published

on

Kapolda NTT didampingi Danrem 161 Wira Sakti Brigjen TNI Legowo W.R. Jatmiko, SIP, M.M., saat melakukan kunjungan ke Bawaslu Sabu Raijua, Rabu (7/7/2021).
Continue Reading

PILKADA

Kapolda NTT dan Danrem Tinjau Gudang Logistik KPU Sabu Raijua

Published

on

Kapolda NTT Drs Lotharia Latif, S.H., M. Hum., berkunjung ke KPU Sabu Raijua untuk melihat kesiapan KPU sebagai penyelenggara PSU Pilkada Kabupaten Sabu Raijua.
Continue Reading

PILKADA

Pantau Langsung TPS di Sabu Raijua, Kapolda NTT Ingatkan Taat Prokes

Published

on

Kapolda NTT Irjen Pol Lotharia Latif memantau TPS PSU Pilkada Sabu Raijua.
Continue Reading
error: Content is protected !!