Connect with us

HUKRIM

Pelajar SMA di Sumba Ditemukan Tewas Gantung Diri

Published

on

Kapolsek Kodi Utara, Ipda Daniel Thimotius Ndoen menenangkan keluarga korban gantung diri.

Waitabula, penatimor.com – Seorang pelajar SMA berinisial MR alias Marsel (16) di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Provinsi NTT ditemukan tewas gantung diri, Kamis (17/6/2021).

Korban yang merupakan warga Kampung Padedemanu, Desa Bukambero, Kecamatan Kodi Utara, ditemukan tewas dengan posisi tergantung dalam kamar menggunakan kain selendang.

Jenasah korban pertama kali ditemukan kakaknya, Paulina Ima Kini (24).

Awalnya korban bersama orangtua nya, Martinus Maha Ndenya (56) menuju ke pasar untuk membeli bahan pangan.
Sepulang dari pasar, korban Marsel langsung menuju rumahnya dan menutup seluruh pintu dan jendela lalu mengurung diri di dalam kamar.

Kakak korban juga tidak menghiraukan karena korban adalah tipikal orang pendiam dan sangat tertutup.

Setelah keluarga selesai makan, kakaknya mengecek korban di kamar dan hendak menyuruh korban untuk makan.

Namun saat kakaknya masuk ke dalam kamar, ia kaget mendapati korban sudah dalam posisi tergantung di atap rumah di dalam kamar korban.

Melihat kejadian tersebut, kakaknya spontan langsung berteriak memanggil ibu korban dan memanggil tetangga yang berada di sekitar rumah korban.

Mereka melaporkan kejadian tersebut kepada pelaksana tugas Kepala Desa Bukambero, Gerhardus Mete dan juga melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian Polsek Kodi Utara, Polres Sumba Barat Daya.

Kapolsek Kodi Utara, Ipda Daniel Thimotius Ndoen, SH., dan anggota jaga bersama anggota piket Intelkam Polres Sumba Barat Daya ke lokasi kejadian dan langsung mengamankan lokasi serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dokter Sri Marnita Siagian dari Puskesmas Billacenge melakukan pemeriksaan fisik dan menemukan adanya bekas ikatan (selendang/kain) pada leher korban.

Ditemukan pula cairan mani dan feses pada korban.

“Korban murni gantung¬† diri. Tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban,” ujar Kapolsek Kodi Utara, Jumat (18/6/2021).

Polisi kemudian mengamankan barang bukti satu lembar selendang warna ungu garis merah, hijau dan orange. Satu lembar celana pendek jeans warna silver dan 1 lembar celana dalam.

Kapolsek Kodi Utara Ipda Daniel Thimotius Ndoen, SH., didampingi Kasat Tahti Polres Sumba Barat Daya, Ipda Andreas Rehi Kaka bersama Plt Kepala Desa Bukambero G. Mete., menyampaikan agar pihak keluarga bisa menerima dengan ikhlas atas kejadian tersebut dan tidak menaruh curiga pada siapapun serta tetap menjaga situasi kamtibmas.

Pihak keluarga korban diwakili Martinus Maha Ndenya (ayah kandung korban) menyatakan menerima kejadian tersebut dengan ikhlas dan tidak akan melakukan proses hukum.

Keluarga juga tidak mengetahui persis alasan korban melakukan aksi nekad nya karena selama ini korban tidak ada masalah.

Jenasah korban langsung diurus pihak keluarga dan disemayamkan di rumah duka untuk proses pemakaman. (wil)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

TPDI Bakal Laporkan Kajari Ende ke Jaksa Agung

Published

on

Petrus Salestinus
Continue Reading

HUKRIM

Polda Periksa Buang Sine, Sempat Berdebat dengan Rudy Soik

Published

on

Buang Sine saat bertemu Rudy soik di Mapolda NTT.
Continue Reading

HUKRIM

Eddy Latuparissa Cs Segera Disidangkan, Kuasa Hukum: Ada Ketidakadilan Hukum

Published

on

Kuasa hukum tersangka, San Albrenus Fattu, SH., dan Petrus Ufi, SH., saat memberikan keterangan pers, Senin (17/1/2022).
Continue Reading
error: Content is protected !!