Connect with us

EKONOMI

Jasa Raharja NTT Beri Santunan Rp 50 Juta kepada Ahli Waris Mahasiswa yang Tewas Digilas Tronton

Published

on

Penyerahan santunan kepada ahli waris korban yaitu ibu kandung korban.

Kupang, penatimor.com – PT Jasa Raharja Cabang Nusa Tenggara Timur (NTT) menyerahkan santunan senilai Rp 50 juta kepada ahli waris almarhum Yairus Markos Lanikari, mahasiswa korban lakalantas maut di Kota Kupang.

Korban tewas tergilas mobil tronton di Jalan Herman Yohanes, Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Rabu (9/6/2021).

Kepala Cabang PT Jasa Raharja Nusa Tenggara Timur, Radito Risangadi, yang diwakili oleh Penanggung jawab Jasa Raharja Kabupaten Alor, Agus Prasetiyo, bersama dengan Kepala UPT Samsat Alor dan Kepala Desa Pailelang, Kecamatan Alor Barat Daya, Kabupaten Alor, menyerahkan secara simbolis dana santunan kepada ahli waris korban kecelakaan, pada Jumat (11/6/2021) siang.

Santunan PT Jasa Raharja diberikan kepada ibu kandung korban, Yuliana Pius Aran (50).

Besaran santunan yang diberikan kepada keluarga korban kecelakaan itu sebagaimana telah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 15/PMK.010/2017 dan Nomor 16/PMK.010/2017 yakni sebesar Rp 50 juta.

Kepala Cabang PT Jasa Raharja NTT, Radito Risangadi yang dihubungi via telepon pada Jumat (11/6/2021) petang, menyampaikan ucapan belasungkawa yang mendalam atas musibah yang menimpa keluarga besar korban di Kabupaten Alor.

“Saya ucapkan turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya almarhum, semoga orangtua dan keluarga besar di Alor diberikan kekuatan dan ketabahan,” ungkap Radito.

Dijelaskan, PT Jasa Raharja sebagai member of Indonesia Financial Group telah diberikan amanah oleh Undang – Undang untuk menyelenggarakan Program Dana Pertanggung Wajib Kecelakaan Penumpang dan Program Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan selalu berupaya untuk memberikan pelayanan yang cepat dan tepat dengan metode komunikasi terapeutik (komunikasi yang menenangkan).

Dana santunan yang diterima oleh korban yang mengalami kecelakaan bersumber dari pembayaran SWDKLLJ yang dibayarkan oleh masyarakat saat melakukan pembayaran pajak kendaraan di Kantor Samsat.

“Sehingga kami juga mengimbau kepada masyarakat agar melakukan pembayaran SWDKLLJ (sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan) di Samsat sebelum jatuh tempo,” ungkap Radito.

Kecelakaan maut di ruas Jalan Herman Yohanes, Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, terjadi sekira pukul 18.00 Wita.

Kecelakaan itu menewaskan Yairus Markos Lanikari, berawal dari pengendara sepeda motor Honda Beat itu bergerak dari arah belakang kampus Undana dengan tujuan ke arah Lasiana lalu bertabrakan dengan mobil tronton yang bergerak dari arah berlawan dan hendak berbelok ke arah kanan jalan.

Akibat kecelakaan tersebut, korban yang merupakan mahasiswa ini tewas di tempat. (wil)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKONOMI

Panen Hadiah Simpedes, Nasabah BRI Unit Sartika Kalabahi Raih Hadiah Mobil

Published

on

Pimpinan Cabang BRI Kalabahi Vierdhy Yosua RB Simamora, saat memberikan langsung hadiah grand prize mobil kepada pemenang Cornelis Banik, nasabah Unit Sartika Kalabahi.
Continue Reading

EKONOMI

Rumah Suling Stefanie Loemau Diresmikan, Semangati Kaum Milenial untuk Bertani

Published

on

Stefanie Loemau menabuh gong pertanda diresmikannya Rumah Suling.
Continue Reading

EKONOMI

Basmi Sampah Medis, PT Sagraha Satya Sawahita Dukung Pemprov NTT Tekan Penyebaran Covid-19

Published

on

Aktivitas pembakaran sampah medis oleh PT Sagraha Satya Sawahita.
Continue Reading
error: Content is protected !!