Connect with us

HUKRIM

Begal Payudara di Kupang, Pemuda Asal TTS Terancam 9 Tahun Penjara

Published

on

Pelaku begal payudara ketika diamankan di Mapolsek Kelapa Lima. (Foto: Istimewa)

Kupang, penatimor.com – Kasus pencabulan dengan modus begal payudara kembali terjadi di Kota Kupang, Provinsi NTT.

Kasus ini dilakukan oleh NM alias Nopri (28), warga Mollo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

Akibat aksinya pelaku ditangkap warga dan diamankan polisi di Polsek Kelapa Lima pada Jumat (11/6/2021) malam sekitar pukul 19.30 Wita.

Kasus ini dilakukan pelaku di Jalan COS Cokroaminoto, RT 20/RW 09, Kelurahan Kelapa Lima, Kota Kupang.

Korban berinisial VH (22), warga Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

Kejadian ini saat korban baru pulang mengikuti ibadah. Saat dalam perjalanan pulang, dan setiba di lokasi kejadian, pelaku membuntuti korban menggunakan sepeda motor Yamaha Vixion dari arah belakang korban.

Begitu mendekati korban, pelaku berhenti dan langsung meremas payudara korban dengan menggunakan tangan.

Korban langsung kaget dan ketakutan atas aksi pelaku sehingga korban langsung spontan berteriak meminta tolong pada masyarakat sekitar lokasi kejadian sehingga masyarakat lari berdatangan ke lokasi kejadian.

Warga langsung mengamankan pelaku karena pelaku sudah terkepung dan tidak dapat melarikan diri saat itu.

Kemudian pelaku diamankan oleh masyarakat dan Tim Buser Polsek Kelapa Lima.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti baju korban, sepeda motor Yamaha Vixion milik pelaku tanpa menggunakan nomor polisi serta kunci sepeda motor.

Kapolsek Kelapa Lima, Kompol Sepuh Siregar didampingi Panit Reskrim Aipda Beny Javet mengaku kalau anggota Polsek Kelapa Lima bergerak cepat sehingga bisa mengamankan pelaku dan barang bukti dari amukan massa saat itu.

“Saat ini pelaku telah ditahan di Rutan Polsek Kelapa Lima beserta barang bukti,” ujar Kapolsek Kelapa Lima, Sabtu (12/6/2021).

Pelaku diproses berdasarkan laporan polisi Nomor: LP/B/105/VI/2021/Sektor Kelapa Lima, Polres Kupang Kota.

Pelaku, korban dan saksi-saksi sudah diperiksa Briptu Halifah dan Briptu Sandra Fiah, penyidik PPA Unit Reskrim Polsek Kelapa Lima.

Penyidik memproses hukum pelaku sesuai Pasal 289 sub Pasal 281 KUHP yaitu perbuatan pencabulan dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

Penyidik juga berkoordinasi dengan pihak Kejaksaan untuk langkah hukum lebih lanjut kasus tersebut.

Diduga pelaku sudah sering melakukan aksi begal payudara dengan korban remaja putri di beberapa tempat di Kota Kupang. (wil)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Kejari Kota Kupang Musnahkan Barang Bukti 31 Perkara

Published

on

Sejumlah barang bukti dimusnahkan secara bersama-sama dengan cara dibakar pada dua buah wadah drum oleh Kajari Kota Kupang, perwakilan BNN, Polres Kupang Kota, Wakil Ketua PN Kelas IA Kupang dan Balai POM Kota Kupang.
Continue Reading

HUKRIM

Kapolda NTT Akan Proses Hukum Pengambilan Paksa Jenazah Pasien Covid-19

Published

on

Kapolda NTT, Irjen Pol Lotharia Latif.
Continue Reading

HUKRIM

SADIS! Bocah 4 Tahun di Sabu Raijua Tewas Tertimpa Batang Pohon Kelapa, Kepala Pecah

Published

on

Eksavator dan batang pohon kelapa dipasang police line sebagai barang bukti.
Continue Reading
error: Content is protected !!