Connect with us

HUKRIM

Polisi Bekuk Pelaku Pembunuhan Gadis di Sumba Timur

Published

on

Aldy (24), pelaku yang membunuh korban ditangkap pada Kamis (18/2/2021) malam di  jalan  Trikora Swembak, RT 10/RW 03, kelurahan Matawai, Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur.

Waingapu, penatimor.com – Aparat keamanan Polres Sumba Timur membekuk pelaku pembunuhan terhadap korban Mujizat Sofia Dolarosa.

Aldy (24), pelaku yang membunuh korban ditangkap pada Kamis (18/2/2021) malam di  jalan  Trikora Swembak, RT 10/RW 03, kelurahan Matawai, Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur.

Pada saat dilakukan penangkapan, pelaku berusaha melarikan diri sambil memegang benda tajam.

Aldy ditangkap polisi  dipimpin Kapolsek Waingapu Kota, Ipda Jefri Dwi Nugroho Silaban, STr.K bersama anggota dengan melibatkan personil satuan intelkam dan unit buser satuan Reskrim Polres Sumba Timur.

“Telah dilakukan penangkapan terhadap terduga pelaku pembunuhan, Aldy terhadap seorang wanita, Mujizat Sofia Dolarosa,” tandas Kapolres Sumba Timur, AKBP Handri Wicaksono, SIK, Jumat (19/2/2021).

Penangkapan ini bermula dari informasi rekan korban (Yeni) kepada polisi kalau pasca kejadian ini Aldy menceritakan kepada Yeni.

Kepada Yeni, Aldi mengakui perbuatannya dan mengancam agar Yeni tidak memberitahukan perbuatannya tersebut kepada siapapun.

Tim gabungan melakukan pengembangan dan berhasil menangkap pelaku.

“Ketika ditangkap, pelaku saat itu sedang berjalan menuruni tangga yang berada di samping pagar lokasi pemandian umum Swembak,” tandas Kapolres Sumba Timur.

Dalam pengakuannya, Aldy mengaku membunuh korban karena cemburu.

“Motifnya karena cemburu dan cinta segitiga,” tambah Kapolres Sumba Timur.

Saat ini Aldi dan barang bukti sudah diamankan di Satuan Reskrim Polres Sumba Timur untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Kita lakukan penahanan terhadap tersangka,” ujar Kapolres Sumba Timur.

Diberitakan sebelumnya, seorang gadis muda ditemukan tewas dengan sejumlah luka pada kepala, wajah dan tubuhnya, Kamis (18/2/2021).

Jenazah korban ditemukan di Pantai Desa Kuta, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur, NTT.

Korban teridentifikasi bernama Mujizat Sofia Dolorosa (19), warga RT 26/RW 12, Kelurahan Temu, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur.

Saat ditemukan, korban mengenakan jaket lengan panjang warna hitam, baju kaos berkerah bergaris paduan warna ungu dan abu-abu, celana pendek jeans.

Penemuan sosok mayat gadis muda di pantai ini menghebohkan masyarakat setempat.

Saat ditemukan, gadis muda tewas dalam posisi terbaring dengan posisi tubuh menyamping ke kanan di tepi pantai, Desa Kuta, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur.

Jenazah korban pertama kali ditemukan Dion Hina Wungu Langu (35), warga Pametihau, RT 05/RW 03, Desa Kuta, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur.

Saat itu Dion berjalan seorang diri di pesisir pantai. Ia kaget melihat seorang perempuan yang tergeletak di pinggir pantai.

Dion langsung ke Pos Polisi Pamong Praja Londa Lima, Desa Kuta, Kec. Kanatang, Kabupaten Sumba Timur, yang ada di pinggir jalan.

Petugas Sat Pol PP melaporkan ke Jhon de Fretes dan Jhon pun langsung menghubungi anggota bhabinkamtibmas, Brigpol Agus dan aparat Desa Kuta.

Patin Ndamung (23), karyawan honorer pada Dinas Perhubungan Kabupaten Sumba Timur mengakui kalau pada Rabu (17/2/2021) petang, saat ia mengerjakan tembok dapur rumahnya, sempat mendengar korban bertengkar saat berkomunikasi dengan seseorang melalui handphonenya.

Warga Kelurahan Temu, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur ini bahkan sempat menegur korban agar berbicara lebih pelan.

Teguran Patin Ndamung tidak dihiraukan korban karena ia terus bertengkar dengan seseorang dengan nada suara keras di handphone nya.

Selang beberapa saat kemudian, korban mematikan handphone dan menghubungi orang lain.

Jelang malam hari, korban keluar dari rumah dan tidak berpamitan dengan penghuni rumah yang lain.

Hingga Kamis (18/2/2021) pagi, korban belum juga pulang ke rumah. Patin Ndamung dan kerabat korban kemudian berusaha mencari korban di sekitar tempat tinggal korban namun tidak ditemukan.

Menjelang siang, Patin Ndamung didatangi tetangga dan memberitahukan kalau ada penemuan mayat di tepi pantai sambil menunjukan foto korban kepada Patin dan keluarga korban yang lain.

Patin pun membenarkan kalau saat korban keluar dari rumah pada Rabu (17/2/2021) petang, korban menggunakan pakaian seperti saat terakhir korban ditemukan.

Jenasah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Umbu Rara Meha Waingapu, Kabupaten Sumba Timur menggunakan kendaraan patroli Polres Sumba Timur.

Polisi menemukan sejumlah barang bukti di lokasi kejadian penemuan jenasah korban antara lain 1 buah handphone merk Nokia. Pada tubuh korban di temukan luka robek di bagian pipi kiri, kanan dan pelipis.

Dari luka pada tubuh korban, kuat dugaan korban dianiaya dengan benda tajam, hingga korban meninggal dunia. (mel)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Tikam Tuan Pesta di Kupang hingga Tewas, Pemuda Ini Terancam 15 Tahun Penjara

Published

on

Kapolsek Kelapa Lima Kompol Sepuh Siregar dalam jumpa pers di kantornya, Jumat (26/11/2021) petang.
Continue Reading

HUKRIM

PN Kupang Eksekusi Lahan di Oebobo, 6 Rumah Dirobohkan

Published

on

Proses eksekusi lahan oleh PN Kupang di Jalan W.J. Lalamentik RT 27/RW 08, Kelurahan Oebobo, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Jumat (26/11/2021).
Continue Reading

HUKRIM

Dugaan Perzinahan, Polisi Periksa Pemilik Stikes Nusantara Kupang dan WIL-nya

Published

on

Rudy Doko Pati (50) dan Endang Prahasti Hasubranti (49).
Continue Reading
error: Content is protected !!