Connect with us

HUKRIM

Kuasa Hukum TRP-Hegi Segera Gugat KPU Sabu Raijua ke PTUN, Minta Batalkan Pelantikan

Published

on

Kuasa hukum Paket TRP-Hegi, Kabunang, SH.

Kupang, penatimor.com – Kuasa hukum pasangan calon Bupati Sabu Raijua TRP-Hegi segera mendaftarkan gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Kupang terhadap KPUD Sabu Raijua, pada Senin (8/2/2021).

TRP-Hegi merupakan sandi politik untuk pasangan Takem Raja Pono dan Herman Hegi Radja Haba, dalam Pilkada Sabu Raijua.

Rudi Kabunang, SH., MH., selaku Kuasa Hukum TRP-Hegi kepada wartawan, Sabtu (6/2/2021) siang, mengaku segera mendaftarkan gugatan di PTUN Kupang terkait penetapan Bupati terpilih Sabu Raijua Orient Patriot Riwu Kore.

“Hal pertama kami mengimbau seluruh pihak baik itu pemerintah melalui Depdagri untuk sementara menunda pelantikan bupati terpilih Kabupaten Sabu Raijua agar tidak menimbulkan permasalahan hukum baru. Senin (8/2/2021), kami akan mendaftarkan gugatan di PTUN Kupang,” kata Rudi.

Lanjutnya, salah satu materi yang bakal diajukan adalah adanya Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 yang mengatur tentang kewarganegaraan, khususnya tentang berakhirnya kewarganegaraan Indonesia jika WNI menerima kewarganegaraan negara lain.

Kedua, Indonesia tidak menganut sistem dwi kewarganegaraan.

“Yang ketiga, boleh ada yang mengaku kalau dia warga negara Indonesia itu boleh-boleh saja, tetapi Undang-Undang mengatur lain, sehingga kami mengimbau juga untuk KPU, Bawaslu dan Gubernur NTT dan Mendagri untuk menunda semua kebijakan tentang pelaksanaan pelantikan agar tidak menimbulkan masalah hukum baru,” tandas Rudi.

Pihaknya, lanjut Rudi, akan memberitahukan kepada KPU untuk menyatakan penetapan bupati terpilih Sabu Raijua dinyatakan batal dan mendesak termohon untuk mencabut keputusan tentang penetapan Bupati dan Wakil Bupati terpilih, serta melakukan Pilkada ulang.

Dia juga menambahkan, ada yang menyatakan bahwa Orient dilantik baru dinonaktifkan.

Hal ini juga tidak bisa lantaran bukan tindak pidana yang dilakukan oleh pribadi lepas pribadi sehingga pertanggung jawabannya dilakukan pribadi masing-masing.

“Ini adalah cacat yang dilakukan mengenai syarat formal dan mereka disebut sebagai pasangan calon peserta Pilkada, jadi bukan tindak pidana secara pribadi,” tegas Rudi.

Sebelumnya diberitakan, bupati terpilih Sabu Raijua, Orient Patriot Riwu Kore, menolak disebut warga negara asing (WNA) meski memegang kewarganegaraan Amerika Serikat (AS).

Partai Golkar menilai status WNA Orient P. Riwu masih sah. “Dia masih memegang paspor Amerika itu, berarti kewarganegaraannya masih sah,” sebut Pengurus DPP Golkar, Dave Laksono pada Sabtu (6/2/2021) seperti dilansir dari detiknews.com. (wil)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Hasil Swab Reaktif Covid-19, 5 Calon Polisi Langsung Digugurkan

Published

on

Panitia penerimaan anggota Polri saat memberikan pengarahan sebelum proses pemeriksaan kesehatan tahap I.
Continue Reading

HUKRIM

Anita Gah Cek Data Beasiswa PIP di BRI, Surat Kuasa Tidak Sesuai Juknis

Published

on

Anggota DPR RI Komisi X Anita Jacoba Gah mengecek langsung data penerima beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) pada BRI KCP Tenau, Kupang, NTT, Rabu (5/5/2021).
Continue Reading

HUKRIM

Berkas Perkara Korupsi Bawang Merah Malaka P-21, 4 Tersangka Segera Diadili

Published

on

Direktur Reskrimsus Polda NTT Kombes Pol. Johannes Bangun, S.Sos, S.I.K., ketika dikonfirmasi wartawan, Jumat (7/5/2021).
Continue Reading