Connect with us

HUKRIM

Total Tuntutan Hukuman untuk Wilyam Kodrata Capai 17 Tahun Penjara

Published

on

Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan JPU untuk terdakwa Wilyam Kodrata di Pengadilan Tipikor Kupang, Rabu (25/11/2020).

Kupang, penatimor.com – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati NTT memberikan tuntutan hukuman terhadap terdakwa Wilyam Kodrata dalam perkara dugaan korupsi pemberian kredit modal kerja dan investasi pada Bank NTT Cabang Surabaya tahun 2018.

Tuntutan disampaikan JPU dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Kupang, Rabu (25/11/2020).

Amar tuntutan JPU menyatakan terdakwa bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama sebagaimana dakwaan primair.

Selain itu, menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 10 tahun, 6 bulan.

“Menghukum terdakwa untuk membayar denda sebesar Rp 750.000.000 subsider 6 bulan kurungan,” sebut JPU, S. Hendrik Tiip saat membacakan amar tuntutan.

Selain itu, menetapkan agar terdakwa dibebani membayar Uang Pengganti kepada negara Cq. Bank NTT sejumlah Rp 3.402.096.325.

Dan jika dalam waktu 1 bulan sesudah putusan berkekuatan hukum tetap maka harta bendanya dapat disita untuk membayar uang pengganti dan jika tidak mencukupi diganti pidana penjara selama 6 tahun.

Untuk itu apabila ditotal keseluruhan tuntutan hukuman JPU terhadap terdakwa Wilyam Kodrata mencapai 17 tahun penjara, apabila terdakwa tidak membayar pidana denda dan uang pengganti kerugian negara.

Amar tuntutan JPU juga menetapkan agar tanah dan bangunan di Mampang Prapatan Jakarta Selatan atas nama Surjansyah di rampas untuk negara dan barang bukti berupa 1 buah rumah atas nama terdakwa Wilyam Kodrata dirampas untuk negara dan diperhitungkan sebagai pengganti kerugian negara

“Menghukum terdakwa membayar biaya perkara sebesar Rp 5.000,” demikian amar tuntutan JPU. (wil)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Buronan Kasus TPPO Sejak 2016 Ditangkap Tim Tabur Kejati NTT

Published

on

Terpidana kasus TPPO, Stefen Agustinus Bin Oei Kim Kong alias Ko Aven alias Roro.
Continue Reading

HUKRIM

Tim Buser Polresta Kupang Bekuk DPO Penganiayaan Karyawan Bengkel Raja Motor

Published

on

Tim Buser Polres Kupang Kota berhasil membekuk DPO tindak pidana penganiayaan karyawan bengkel Raja Motor Kupang.
Continue Reading

HUKRIM

10 Tersangka Kasus Tanah Labuan Bajo Tiba di Kejati NTT, Ada 1 WN Italia

Published

on

Para tersangka saat tiba di Bandara El Tari Kupang, Kamis (14/1/2021).
Continue Reading