Connect with us

UTAMA

Lagi, Covid-19 Renggut Nyawa 1 Pasien di Kupang

Published

on

Ilustrasi pasien Covid-19. (net)

Kupang, penatimor.com – Kabar duka kembali datang dari pasien Covid-19 di Kota Kupang, Minggu (15/11).

Satu lagi pasien positif Covid-19 meninggal dunia di Rumah Sakit Umum (RSU) Siloam, sekira pukul 17.00 Wita.

Jenazah pria berumur 56 tahun yang juga warga Kelurahan Fatululi itu telah dimakamkan di TPU Damai Fatukoa oleh tim Satgas Covid-19 Kota Kupang.

Sementara, ancaman Covid-19 terhadap warga Kota Kupang juga kian mengganas.

Jumat (13/11), terjadi penambahan 8 pasien baru terkonfirmasi positif Covid-19, tersebar di Kelurahan Bello dengan pasien berusia 36 tahun, Kelurahan Manutapen pasien berusia 27 tahun, Kelurahan Sikumana berusia 31 tahun, Kelurahan Oebobo berusia 48 tahun dan 15 tahun, Kelurahan Nun Baun Delha berusia 44 tahun, Kelurahan Penfui berusia 30 tahun dan Kelurahan Liliba berusia 26 tahun.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kupang, Ernest Ludji, mengatakan, 100 persen kasus baru ini mereka yang berusia dibawah 50 tahun dan mereka adalah orang-orang yang aktif.

Sementara, Sabtu (14/11), Ernest mengatakan, diumumkan Kota Kupang kembali mengkonfirmasi 21 kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

Ernest menjelaskan, 21 kasus terkonfirmasi terdiri dari 9 orang laki-laki dan 12 orang perempuan.

Kasus terkonfirmasi ini dinominasi oleh karyawan pada sektor pelayanan publik dan kontak erat hasil pengembangan tracing oleh tim dari Dinas Kesehatan Kota Kupang dan Puskesmas.

“Selain itu pengambilan swab yang dilakukan pada Sabtu 14 November sebanyak 125 sampel pada lima rumah sakit di Kota Kupang,” kata Ernest.

Dia menjelaskan, 21 kasus itu tersebar di beberapa kelurahan, yaitu Kelurahan Oesapa tiga kasus berusia 29 tahun, 24 tahun dan 63 tahun.

Selanjutnya, Kelurahan Kuanino terdapat tiga kasus berusia 27 tahun, 46 tahun dan 27 tahun.

Kelurahan Sikumana terdapat satu kasus berusia 8 tahun.

Kelurahan Oebobo ada satu kasus berusia 50 tahun.

Kelurahan Oebufu ada 5 kasus, berusia 56 tahun, 24 tahun, 30 tahun, 42 tahun dan 31 tahun.

Selain itu, kata Ernest, Kelurahan Nun Baun Delha, 1 kasus berusia 41 tahun.

Kelurahan Naikolan satu kasus 68 tahun, Kelurahan bakunase 2, 1 kasus 29 tahun, Kelurahan fatululi satu kasus 55 tahun, Kelurahan Nefonaek berusia 18 tahun dan 52 tahun.

Kelurahan Kelapa Lima 2 kasus berusia 53 tahun dan 18 tahun. Pelaku perjalanan pada bulan November sebanyak 1. 350 orang.

Dirawat saat ini sebanyak 149 orang sembuh 120 orang dan meninggal 10 orang. (wil)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UTAMA

Menkes Lakukan Peletakan Batu Pertama RSUP Kupang

Published

on

Menteri Kesehatan RI, Letjen TNI (Pur) Dr. dr. Terawan Agus Putranto, sp.Rad., melakukan peletakan batu pertama dalam pembangunan Rumah Sakit Umum Pratama (RSUP) Kupang, Kamis (3/12/2020).
Continue Reading

UTAMA

Insan Bumi Mandiri dan PT SMI Launching Program Pemberdayaan Tenun di Sumba

Published

on

Insan Bumi Mandiri (IBM) bekerja sama dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI (Persero) menggelar launching program Tenun.in. di Kelurahan Preiliu, Kecamatan Kamberi, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur.
Continue Reading

UTAMA

Panglima TNI dan Kapolri Bantu Korban Erupsi Ile Lewotolok di Pengungsian

Published

on

Kapolda NTT Irjen Pol Lotharia Latif menyerahkan bantuan Kapolri dan Panglima TNI kepada perwakilan pengungsi eruspi Ile Lewotolok di camp pengungsi, Selasa (1/12/2020).
Continue Reading