Connect with us

HUKRIM

Diduga Aniaya Pacar, Mantan Anggota DPRD di Kupang Dipolisikan

Published

on

Korban EK saat mendatangi SPKT Mapolres Kupang Kota.

Kupang, penatimor.com – Diduga melakukan tindak pidana penganiayaan, seorang mantan anggota DPRD Kabupaten Kupang dilaporkan ke Polres Kupang Kota.

Dugaan tindak pidana penganiayaan dilaporkan oleh korban berinisial EK (32), warga Kelurahan TDM, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang.

Kasus ini dengan terlapor bernama Alberthus Kyedharth (46), warga Tuatuka, Kabupaten Kupang.

Tindak pidana penganiayaan dialami korban di warung makan Pak ODI, di Jalan Soeverdi, Kelurahan Oebufu, Kota Kupang, Minggu (8/11) malam.

Korban dan terlapor diketahui berpacaran. Terlapor merupakan mantan anggota DPRD Kabupaten Kupang dari Partai PAN, dan kini sopir Grab Car.

Kasus penganiayaan ini berdasarkan laporan polisi: LP 1129/XI/2020/SPKT, Resort Kupang Kota.

Korban EK (32) kepada wartawan, mengatakan bahwa kejadian berawal ketika korban yang baru pulang dari gereja, sehingga dijemput oleh terlapor di rumah saudaranya di Kelurahan Kelapa Lima.

Saat korban dijemput dan dalam perjalanan pulang terjadi pertengkaran di dalam mobil.

Pada saat sampai di tempat warung makan Pak ODI, korban meminta berhenti dan mau membeli makan.

Saat korban turun dan lagi berdiri memesan makanan, terlapor dari arah belakang langsung memukul korban di bagian kepala korban, dan langsung merampas tas dan membuangnya.

Pada saat itu, urai EK, terlapor hendak kabur tapi korban berhasil menahan dan menyuruh terlapor agar mengantarnya ke kantor polisi untuk menyelesaikan kejadian penganiayaan ini.

Namun terlapor membawa korban ke arah Jalan Bumi 1 Kelurahan Liliba, lalu berhenti, mencabut kunci mobil dan meninggalkan korban.

Sehingga korban menghubungi keluarganya datang menjemput dan menarik mobil tersebut lalu dibawa ke kantor polisi dan melaporkan kejadian tersebut.

“Setelah membuat laporan polisi, terhadap saya juga sudah dilakukan visum di RSB Titus Uly Kupang,” imbuh korban.

Korban dijadwalkan (9/11) pagi baru dilakukan pemeriksaan oleh pihak penyidik, karena korban masih merasa pusing akibat penganiayaan terlapor.

Akibat dari penganiayaan tersebut korban mengalami bengkak di bagian kepala dan telinga mengeluarkan darah.

Sampai berita ini diturunkan Kasat Reskrim Polres Kupang Kota dan terlapor belum berhasil dikonfirmasi. (wil)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Tawuran Antar Massa Paslon Pilkada Malaka, Polisi Amankan 13 Terduga Pelaku

Published

on

Belasan senjata tajam diamankan aparat Polres Malaka.
Continue Reading

HUKRIM

Mantan Kacab Bank NTT Oelamasi Segera Diadili

Published

on

Tersangka Jhon Nedy Charles Sine, SE., alias Jhon Sine alias Jhon (Mantan Pimpinan Cabang Bank NTT Oelamasi-Kabupaten Kupang) hendak dilimpahkan ke Kejari Kabupaten Kupang, Rabu (2/11/2020).
Continue Reading

HUKRIM

Stefanus Sulayman Divonis 18 Tahun Penjara, Yohanes Sulayman 12 Tahun

Published

on

Sidang virtual dengan agenda pembacaan putusan majelis hakim untuk terdakwa Stafanus Sulayman di Pengadilan Tipikor Kupang, Selasa (1/12/2020).
Continue Reading