Connect with us

HUKRIM

SADIS! Oknum Pejabat di Kupang Diduga Aniaya Pacarnya hingga Keguguran

Published

on

Ilustrasi Penganiayaan (net)

Kupang, penatimor.com – Seorang wanita berinisial AK (32) mendatangi Mapolres Kupang Kota untuk menanyakan perkembangan kasus dugaan penganiayaan yang dilaporkannya.

AK yang juga warga Desa Oesao, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang mempolisikan pacarnya.

Penganiayaan terjadi pada (27/10/2019), tetapi korban baru melaporkan ke polisi pada (28/12/2019).

Terlapor dalam kasus ini berinisial DT, yang juga salah satu pimpinan lembaga ternama di NTT.

Karena kasus ini sudah berjalan hampir dua bulan sehingga dikenakan tindak pidana ringan.

“Tetapi dalam proses, berkas perkaranya dialihkan ke pidana umum, sekitar tiga minggu yang lalu,” ungkap korban ketika ditemui di Mapolres Kupang Kota, (5/10/2020) siang.

Ia juga bercerita bahwa kasus penganiayaan yang dialaminya sudah sering dilakukan terlapor walaupun masih dalam status hubungan berpacaran.

Puncak penganiayaan pada saat korban mengantar anak terlapor untuk pergi pangkas rambut, namun karena pulang terlambat terlapor memukul korban.

Naasnya pada saat itu korban lagi hamil muda, dan akibat dari penganiayaan tersebut korban mengalami memar-memar di bagian tubuh dan mengalami miskram atau keguguran.

Setelah kejadian penganiayaan tersebut itu pihak keluarga korban dan pihak keluarga terlapor melakukan pertemuan untuk mengurus secara adat tetapi terlapor tidak merespon dengan baik.

Karena merasa dirinya dipermainkan selama dua bulan, akhirnya korban dan pihak keluarga mengambil langkah hukum dengan melaporkan kasus ini ke polisi di Polres Kupang Kota.

Korban juga berharap agar kasus yang dialaminya diproses secara cepat, karena merasa sudah terlalu lama.

Sementara, terlapor DT yang dikonfirmasi via ponsel, belum memberikan keterangan terkait laporan ini dan mengaku masih berada di Kabupaten Sabu Raijua.

Sampai berita ini diturunkan Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, Iptu Hasri Manasye Jaha, S.H., belum berhasil dikonfirmasi terkait perkembangan perkara ini. (wil)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Kejari Kota Kupang Musnahkan Barang Bukti 31 Perkara

Published

on

Sejumlah barang bukti dimusnahkan secara bersama-sama dengan cara dibakar pada dua buah wadah drum oleh Kajari Kota Kupang, perwakilan BNN, Polres Kupang Kota, Wakil Ketua PN Kelas IA Kupang dan Balai POM Kota Kupang.
Continue Reading

HUKRIM

Kapolda NTT Akan Proses Hukum Pengambilan Paksa Jenazah Pasien Covid-19

Published

on

Kapolda NTT, Irjen Pol Lotharia Latif.
Continue Reading

HUKRIM

SADIS! Bocah 4 Tahun di Sabu Raijua Tewas Tertimpa Batang Pohon Kelapa, Kepala Pecah

Published

on

Eksavator dan batang pohon kelapa dipasang police line sebagai barang bukti.
Continue Reading
error: Content is protected !!