Connect with us

HUKRIM

Ini Kronologi Lengkap Tabrakan Beruntun Maut di Airnona, Total 10 Korban, Sopir Tangki Serahkan Diri

Published

on

Warga memadati lokasi lakalantas maut di simpang Airnona.

Kupang, penatimor.com – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Kota Kupang, Senin (5/10/2020) malam.

Kali ini kecelakaan beruntun yang melibatkan 1 unit mobil truk tangki air Toyota Dyna dengan nomor polisi DH 8325 MA, yang menabrak sepeda motor Honda Beat bernomor polisi DH 2418 KM.

Lalu menabrak mobil Honda City bernomor polisi DH 1065 AJ, sepeda motor Honda Beat bernomor polisi DH 2762 BP, dan sepeda motor Supra Fit bernomor polisi DH 2908 BJ serta satu bangunan tempat pangkas rambut.

Lakalantas beruntun terjadi di Jalan Alfons Nisnoni, Kelurahan Airnona, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang tepatnya di pertigaan Jalan Kancil/simpang Airnona.

Penyebab dari lakantas beruntun ini akibat dari rem blong pada mobil truk tangki air sehingga pemudi hilang kendali.

Tabrakan beruntun ini mengakibatkan pengendara sepeda motor Honda Beat tewas di tempat kejadian.

Hal ini dikatakan Kasat Lantas Polres Kupang Kota AKP Andri Aryanssyah ketika ditemui awak media ini, Selasa (6/10) dini hari.

Menurut Kasat Lantas, dari lakalantas beruntun ini ada 2 unit kendaraan roda empat dan 3 unit sepeda motor, dengan korban 10 orang, dimana satu orang meninggal dunia, 7 dirawat insentif di rumah sakit, dan 2 orang mengalami luka-luka.

Adapun identitas dari para pengendara dan korban:

1. Pengemudi mobil truk tangki air Toyota bernama Paulus Taineno (33), warga Kelurahan Penkase Oeleta.

2. Pengendara sepeda motor Honda Beat bernama Amelia Taek (15), warga Kelurahan Bakunase 2.

3. Penumpang sepeda motor Honda Beat bernama Agnes Taek (13), warga Kelurahan Bakunase 2.

4. Pengemudi mobil Honda City bernama Paulus Cornelis Manafe (38) warga Kelurahan Nunleu.

5. Penumpang mobil Honda City bernama Noni Eki (31) Kelurahan Nunleu.

6. Penumpang mobil Honda City bernama Putra Manafe (2) Kelurahan Nunleu.

7. Pemilik sepeda motor Honda Supra Fit bernama Ongki Ratu (37) warga Kelurahan Airnona (pengunjung pangkas rambut).

8. Pemilik banguanan pangkas rambut dan pemilik sepeda motor Honda Beat Bernama Carlos Lake (21), warga Desa Sumlili.

9. Yusuf Tualaka (32) pengunjung pangkas rambut, warga Manutapen.

10. Revaldo Koroh (22) pengunjung pangkas rambut, warga Kelurahan Airnona.

Untuk korban meninggal dunia bernama Agnes Taek (13), arga Kelurahan Bakunase 2.

Sedang kronologi ejadian lakalantas berawal saat mobil truk tangki air Toyota bergerak dari Jalan Alfons Nisnoni dari arah Bakunase menuju kearah Jembatan Mapoli.

Saat mendekati TKP yang merupakan jalan menurun, tiba-tiba mobil truk tangki air tersebut mengalami rem blong sehingga kehilangan kendali lalu menabrak sepeda motor Honda Beat yang bergerak searah di depannya.

Lalu mobil truk tangki air tersebut menabrak mobil Honda City yang juga bergerak searah di depannya.

Kemudian mobil truk tangki tersebut menabrak sepeda motor Honda Beat dan sepeda motor Supra Fit yang sedang terparkir di depan bangunan pangkas rambut.

Lalu mobil truk tangki tersebut menabrak bangunan pangkas rambut kemudian mobil truk tangki tersebut terjun ke dalam tanah kosong milik warga.

Untuk mobil tangki air sudah dilakukan evakuasi dari jurang yang berada di TKP.

“Pengemudi mobil truk tangki air sudah diamankan di rumah tahanan sel Sat Lantas Polres Kupang Kota,” pungkas Kasat Lantas. (wil)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Polisi Ciduk Pelaku Penganiayaan di Kupang, Gunakan Parang, Korban Pegawai Navigasi

Published

on

Jeskial Lodo Ndilu alias Eky alias Bartex (29), warga Jalan Banteng, Kelurahan Airnona, Kecamatan Kota Raja.
Continue Reading

HUKRIM

Polisi di Sumba Tangkap Enam Pelaku Penganiayaan hingga Tewas

Published

on

Enam tersangka diamankan aparat kepolisian.
Continue Reading

HUKRIM

Lakalantas di Kupang, Dua Nyawa Melayang

Published

on

Barang bukti sepeda motor milik korban.
Continue Reading
loading...