Connect with us

UTAMA

Kapolda NTT Launching Program Women Care Day

Published

on

Kapolda NTT Irjen Pol Lotharia Latif melaunching program Women Care Day (WCD) tingkat Polda NTT.

Kupang, penatimor.com – Kapolda NTT Irjen Pol Lotharia Latif melaunching program Women Care Day (WCD) tingkat Polda NTT.

Ini merupakan program Direktorat Lalu Lintas Polda NTT dalam pelayanan SIM untuk kaum perempuan yang dilaksanakan setiap hari Sabtu.

Launching program Women Care Day dilaksanakan di lapangan upacara Mapolres Kupang Kota, Sabtu (3/5) pagi.

Kapolda NTT Irjen Pol Lotharia Latif dalam sambutan nya, mengatakan bahwa populasi wanita di Indonesia lebih banyak jika dibandingkan dengan laki-laki.

Oleh karena itu perempuan tentu sangat rentan terjadi tindak kekerasan, baik kekerasan fisik maupun secara psikis.

Namun seiring perkembangan zaman kondisi wanita semakin berbeda, karena wanita sekarang telah merasakan kebebasan hak yang telah diperjuangkan pada masa lalu.

“Tetapi saat ini masih juga terjadi kekerasan dan kejahatan terhadap kaum perempuan,” kata Kapolda.

Berdasarkan data Komnas Perempuan dan Anak, lanjut Kapolda, kekerasan terhadap perempuan di wilayah Hukum Polda NTT dari tahun ke tahun cenderung meningkat.

Pada tahun 2018 terdata sebanyak 637 kasus, tahun 2019 sebanyak 721 kasus, dan tahun 2020 sampai bulan Agustus sebanyak 414 kasus.

Sehingga dari data kasus tersebut, kekerasan terhadap perempuan didominasi oleh kasus KDRT dan pelecehan seksual.

Untuk itu perlu terus dilakukan langkah-langkah edukasi dan sosialisasi peraturan perundangan undangan untuk perlindungan hukum bagi kaum perempuan.

Program Women Care Day yang dilaksanakan adalah terobosan kreatif Polda NTT sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi yang dialami oleh perempuan yang rentan terhadap kejahatan baik kekerasan asusila, kekerasan fisik dan kekerasan psikis.

“Ini merupakan wujud nyata dari Polda NTT dalam program Women Care Day yakni pelayanan pengurusan SIM di Satpas Polda NTT dan polres jajaran khusus perempuan pada hari Sabtu,” jelas Kapolda.

“Hal ini agar kita semua semakin meningkatkan perlindungan dan mengangkat harkat martabat perempuan yang harus selalu dijaga dan di hormati,” lanjut dia.

Kegiatan ini turut hadir, Wakapolda NTT, Ketua DPRD NTT, Irwasda Polda NTT, para pejabat utama Polda NTT,
Ketua Bhayangkari Daerah Polda NTT, Kepala PT Jasa Raharja Provinsi NTT, dan Komunitas Grab Kota Kupang. (wil)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UTAMA

VIRAL! Video Seorang Pria di NTT Digantung Kepala di Bawah, Ibu Korban Minta Keadilan

Published

on

Seorang pria dihukum dengan cara digantung kepala di bawah.
Continue Reading

LIFESTYLE

HUT Ke-3 Kupang Max Owner, Lakukan Bansos di 3 Kabupaten

Published

on

Keluarga besar Motor Kupang Max Owner.
Continue Reading

UTAMA

Komodo Halangi Truk, Ansy Lema: KLHK adalah Pengawal Konservasi TNK, Bukan Pemberi Izin

Published

on

Seekor Komodo menghalangi truk pembawa muatan untuk pembangunan model Jurassic Park yang kini dilakukan Kementerian PUPR di Pulau Rinca.
Continue Reading
loading...