Connect with us

UTAMA

Kebakaran di Pasar Oeba, 1 Ruko dan 3 Kios Hangus

Published

on

Nyala api berkobar melalap bangunan ruko dan kios di Pasar Oeba, Kota Kupang, Selasa (18/8/2020) malam.

Kupang, penatimor.com – Si jago merah kembali mengamuk di Kota Kupang, sekira pukul 20.00 Wita, Selasa (18/8/2020).

Kali ini tiga bangunan kios sembako dan sebuah ruko di lokasi Pasar Oeba hangus dilalap api.

Tidak ada korban jiwa, namun peristiwa kebakaran yang terjadi tepat di wilayah RT 14/RW 3, Kelurahan Fatubesi, Kecamatan Kota Lama itu mengakibatkan kerugikan material hingga ratusan juta.

Kobaran api yang sangat besar membuat warga sekitar yang berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya tak mampu berbuat banyak.

Warga tak berdaya. Api baru berhasil dipadamkan dua jam kemudian oleh petugas pemadam kebakaran.

Sat Brimobda NTT juga mengerahkan satu unit mobil water canon untuk membantu pemadaman.

Saat kebakaran terjadi, para pemilik bangunan sedang tidak berada di tempat. Hal ini menyulitkan petugas untuk mengidentifikasi kerugian material secara pasti.

Wawan, salah satu korban dalam peristiwa kebakaran ini, mengaku mendapat informasi kebakaran kiosnya dari warga Pasar Oeba.

“Saat kebakaran, saya sudah pulang ke rumah setelah tutup kios. Saya jualan sembako,” kata Wawan yang belum bisa memastikan total kerugiannya.

Sementara, Lurah Fatubesi, I Wayan Astawa, mengatakan, informasi kebakaran diketahui sekira pukul 20.50 Wita, dan menurut informasi yang diperoleh warga bahwa sumber api berasal dari lantai 2 bangunan kios milik H. Muchtar.

Kemudian api menjalar ke bangunan sekitar, antara lain kios milik Paman Rafi, Sinar Wajo dan 1 bangunan ruko.

“Informasi kebakaran saya dapat dari warga bernama ibu Seny Bery dan saya langsung mengontak petugas pemadam kebakaran dan sekitar 15 menit petugas pemadam tiba di TKP,” kata Lurah Fatubesi.

Bantuan pengamanan dilakukan oleh Sat Brimobda NTT, Polsek Kelapa Lima dan Polres Kupang Kota.

Kapolres Kupang Kota, AKBP Satrya Perdana P.T. Binti, SIK., ketika ditemui di lokasi kejadian, mengaku pihaknya belum dapat memastikan penyebab kebakaran itu.

Polisi juga sudah memasang police line untuk melakukan olah TKP dan identifikasi lebih lanjut.

“Kita masih lakukan identifikasi lebih lanjut. Prinsipnya kami belum bisa pastikan apakah penyebab kebakaran dari korsleting listrik,” tandasnya.

“Bangunan yang terbakar ini merupakan kios jualan sembako,” lanjut dia.

Diakui Kapolres, petugas pemadam kebakaran terkendala karena padatnya pemukiman sehingga akses lalu lintas masuk ke lokasi kebakaran sedikit sulit.

Sementara Komandan Regu Petugas Pemadam Kebakaran Djibrael Kornelis Ndun, menjelaskan bahwa informasi kebakaran di lokasi Pasar Oeba disampaikan warga sekira pukul 20.00 Wita.

Setelah mendapatkan informasi langsung mengerahkan 8 armada dengan 67 petugas pemadam terjun ke lokasi kejadian.

Kepala Posko Tagana Dinas Sosial Provinsi NTT, Yefta Utan, menjelaskan bahwa Informasi awal terjadinya kebakaran di Pasar Oeba, dari Kepala Seksi Bencana Alam Dinas Sosial Provinsi NTT, Muktar Lubis.

Kemudian dirinya langsung menghubungi anggota Tagana Posko Tagana Dinas Sosial Provinsi NTT untuk bergerak ke lokasi kebakaran di Pasar Oeba, Kelurahan Fatubesi, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang.

“Kami ada 11 anggota Tagana Provinsi NTT bersama Kepala Seksi Bencana Alam Dinas Sosial Provinsi NTT, Muktar Lubis, yang juga turut membantu petugas pemadam kebakaran,” jelasnya.

Terpantau, Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore juga turut langsung ke lokasi kejadian kebakaran bangunan kios dan ruko di Pasar Oeba.

Dalam kesempatan tersebut, Jeriko sapaan akrab Wali Kota Kupang mengatakan bahwa ke depan penataan pasar ini akan diatur secara baik.

“Prinsipnya pemerintah Kota Kupang akan berikan bantuan kepada warga yang tertimpa musibah kebakaran,” ujarnya.

Menurut Wali Kota, petugas pemadam kebakaran agak sedikit kesulitan ketika akses masuk ke dalam lokasi pasar.

Oleh sebab itu ke depan akan dibenahi penataan akses jalan di dalam pasar, sehingga akses lalu lintas ke dalam pasar lebih baik. (wil)

 

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UTAMA

Menkes Lakukan Peletakan Batu Pertama RSUP Kupang

Published

on

Menteri Kesehatan RI, Letjen TNI (Pur) Dr. dr. Terawan Agus Putranto, sp.Rad., melakukan peletakan batu pertama dalam pembangunan Rumah Sakit Umum Pratama (RSUP) Kupang, Kamis (3/12/2020).
Continue Reading

UTAMA

Insan Bumi Mandiri dan PT SMI Launching Program Pemberdayaan Tenun di Sumba

Published

on

Insan Bumi Mandiri (IBM) bekerja sama dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI (Persero) menggelar launching program Tenun.in. di Kelurahan Preiliu, Kecamatan Kamberi, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur.
Continue Reading

UTAMA

Panglima TNI dan Kapolri Bantu Korban Erupsi Ile Lewotolok di Pengungsian

Published

on

Kapolda NTT Irjen Pol Lotharia Latif menyerahkan bantuan Kapolri dan Panglima TNI kepada perwakilan pengungsi eruspi Ile Lewotolok di camp pengungsi, Selasa (1/12/2020).
Continue Reading