Connect with us

HUKRIM

Pencuri di Kupang Babak Belur Dianiaya Warga

Published

on

Yanto Bia (26), babak belur dianiaya warga di Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang.

Kupang, penatimor.com – Seorang pemuda bernama Yanto Bia (26), babak belur dianiaya warga di Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang.

Yanto Bia adalah warga Desa Boking, Kecamatan Boking, Kabupaten TTS.

Yanto dianiaya warga karena kedapatan hendak melakukan pencurian di salah satu kos-kosan milik korban bernama Defri Adrianus Mboro, warga Kelurahan Liliba, Selasa (4/8) dini hari.

Kapolres Kupang Kota AKBP Satrya Perdana P.T. Binti, SIK., melalui Kasat Reskrim Iptu Hasri Manasye Jaha, S.H., mengatakan, kejadian ini berawal pada saat pintu kamar kos korban terbuka, sehingga pelaku masuk ke dalamnya.

“Pada saat pelaku masuk, korban masih sadarkan diri, sehingga korban berpikir itu istri atau anaknya. Tetapi mereka sudah tertidur,” kata Kasat Reskrim.

Sehingga korban langsung terbangun dan melihat bahwa pelaku ini adalah pencuri.

Melihat korban terbangun, pelaku langsung lari keluar dan dikejar korban hingga di halaman depan kost, sempat terjadi perkelahian antara korban dan pelaku.

Pelaku juga sempat melempar pisau ke arah korban dan langsung melarikan diri menuju sepeda motor merek Honda Beat miliknya, sambil membuang sembilan buah handphone di jalan untuk mengelabuhi korban dan warga.

“Pelaku berhasil ditangkap dan terjadi perkelahian dengan korban dan beberapa warga, sehingga pelaku babak belur dianiyaya warga,” terang Kasat Reskrim.

Setelah pelaku diamankan, warga langsung menghubungi pihak kepolisian di Polres Kupang Kota untuk ke tempat kejadian perkara (TKP).

Pelaku juga langsung dibawa ke Mapolres Kupang Kota untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Pelaku dalam keterangannya, mengaku bahwa dia memang berniat untuk mencuri, sedangkan sembilan handphone yang dibuang di dapat dari temannya berinisial V,” sebut Kasat.

Pelaku diamankan di Mapolres Kupang Kota, dan dikenakan Pasal 363 ayat 1 ke 3a KUHP Subsider Pasal 362 KUHP jo Pasal 53 KUHP,” pungkasnya. (wil)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

PTUN Kupang Tolak Gugatan Terkait Sengketa Lahan Perumahan Pondok Indah Matani

Published

on

Kuasa hukum Samuel Ahad, SH., didampingi Bobby Lianto, dalam jumpa pers, Kamis (18/9) siang.
Continue Reading

HUKRIM

Direktur Poltek Digugat ke PTUN Kupang

Published

on

Lesly Anderson Lay bersama kliennya saat memberikan keterangan pers di Kupang.
Continue Reading

HUKRIM

Pria di Kupang Ketahuan Nodai Anak Tetangga, Saat Ultah Istrinya

Published

on

Pelaku cabul anak (baju biru) digiring menuju sel tahanan Mapolsek Oebobo.
Continue Reading
loading...