Connect with us

HUKRIM

Kajati NTT Sebut Bong Bong Suharso Sebagai Pemutus Kredit

Published

on

Tersangka Bong Bong Suharso hendak dibawa ke Rutan Polres Kupang, Rabu (22/7/2020) sore.

Kupang, penatimor.com – Bong Bong Surharso akhirnya dijebloskan ke Rutan Polres Kupang, Rabu (22/7/2020) petang.

Penahanan tersangka baru dalam perkara dugaan korupsi kredit macet pada Bank NTT Cabang Surabaya ini dilakukan untuk 20 hari kedepan.

Terpantau, Bong Bong Suharso yang dalam proses kredit macet ini selaku Wakil Pimpinan Bank NTT Cabang Surabaya, usai diperiksa penyidik sebagai tersangka langsung ditahan.

Sebelumnya tersangka baru ini juga menjalani pemeriksaan kesehatan oleh dokter di Kejati NTT.

Dengan mengenakan rompi tahanan warga pink, Bong Bong Suharso pun digiring menuju mobil tahanan dan dibawa ke Rutan Mapolres Kupang.

Kajati NTT Dr Yulianto kepada wartawan, mengatakan, penetapan tersangka baru tersebut diputuskan dalam gelar perkara yang berlangsung pada Selasa (21/7) malam.

Selain Bong Bong Suharso, penyidik Kejati NTT juga menetapkan Dewi Susiana Effendy.

“Posisi Bong Bong Suharso saat itu sebagai pemutus kredit,” kata Kajati. (wil)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

HUKRIM

Penyidik Polda Limpahkan Berkas Ira Ua ke Kejati, Pesan WA jadi Bukti Utama

Published

on

Tersangka Ira Ua tampak memakai baju tahanan warna orange saat dihadirkan dalam jumpa pers di Mapolda NTT, Jumat (27/5/2022) sore.
Continue Reading

HUKRIM

Korupsi Alkes Rp 2,7 Miliar di TTU, Jaksa Akan Jemput Paksa 3 Saksi, Berpotensi Tersangka

Published

on

Tersangka IWN dilarikan ke rumah sakit untuk dirawat lantaran jatuh sakit saat menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Negeri TTU.
Continue Reading

HUKRIM

SALUT! Kapolres Kupang Selamatkan Kerugian Negara Rp 2 Miliar dari Pajak Galian C, Disetor 8 Perusahaan

Published

on

Kapolres Kupang AKBP FX Irwan Arianto bersama Bupati Kupang Drs Korinus Masneno saat serah terima uang Rp 2 miliar lebih di Mapolres Kupang.
Continue Reading
error: Content is protected !!