Connect with us

HUKRIM

Pemindahan Napi Pencurian Hewan dari Sumba ke Nusakambangan untuk Efek Jerah

Published

on

Kakanwil Kemenkumham NTT, Mercyana Djone dan Wagub NTT Yosep Nae Soi saat jumpa pers di Lapas Kelas IIA Kupang, Minggu (19/7/2020) sore.

Kupang, penatimor.com – Tiga orang narapidana kasus pencurian hewan ternak dipindahkan dari Lapas Kelas 2B Waikabubak ke Lapas Nusakambangan agar mereka mendapatkan efek jerah.

Tiga terpidana pencurian hewan ternak ini adalah Bora Boli (60) dengan masa pidana 5 tahun, warga Desa Delo, Kecamatan Wewewa Selatan, Kabupaten Sumba Barat Daya.

Endris Soki (20), masa pidana 3 tahun, warga Desa Manuwolo, Kecamatan Mamboro, Kabupaten Sumba Tengah.

Umbu Siwa Wuhu, masa lidana 6 tahun, warga Desa Malinjak, Kecamatan Katikutana Selatan, Kabupaten Sumba Tengah.

“Mereka dipindahkan ke Lapas Nusakambangan agar menjadi efek jerah buat mereka. Karena sudah melakukan pencurian hewan ternak yang berulang-ulang kali, sehingga membuat resa masyarakat Kabupaten Sumba Barat dan Sumba Tengah,” kata Kakanwil Kemenkumham NTT, Marciana Jone ke wartawan (18/7/2020) petang.

Dikatakan Marciana, bahwa kasus pencurian hewan ternak yang dilakukan ketiga narapidana ini, ada yang mencuri sampai 34 ekor sapi dan itu dilakukan berulang-ulang kali.

“Sehingga kita melakukan ini agar menjadi efek jerah bagi mereka, sebab mereka melakukan pencurian dengan kekerasan, sehingga kami mempertimbangkan untuk memindahkan mereka ke Lapas Nusakambangan, sebab karena kalau tidak dipindahkan nanti bagi mereka ini hal yang biasa-biasa,” jelas Marciana.

Dia juga berharap agar dengan pemindahan ketiga narapidana ini menjadi efek jerah dan tidak terjadi lagi pencurian yang berulang-ulang, apalagi dengan kekerasan.

“Kita bisa bayangkan apabila mereka melakukan pencurian sebanyak itu, warga kita Sumba yang memelihara hewan begitu banyak dan mereka mengambil seenaknya saja, karena itu juga akan menghambat ekonomi masyarakat di sana,” tandas Marciana.

Bora Boli, salah satu napi pencurian yang akan dipindahkan ke Lapas Nusakambangan ketika ditemui di ruang tahanan, dengan mata yang berkaca – kaca, mengaku sudah siap dan menjalani masa tahanan di Lapas Nusakambangan. (wil)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Mantan Kacab Bank NTT Surabaya Dihukum 10 Tahun Penjara, JPU-Terdakwa Banding

Published

on

Sidang virtual dengan agenda pembacaan putusan majelis hakim untuk terdakwa Dedakus Leba di Pengadilan Tipikor Kupang, Jumat (20/11/2020).
Continue Reading

HUKRIM

Kejati NTT Pulihkan Kerugian Negara Rp 128 M, Dikembalikan Seluruhnya dalam Bentuk Uang dan Aset

Published

on

Kasi Penkum Kejati NTT, Abdul Hakim.
Continue Reading

HUKRIM

JPU Kejati NTT Tuntut Siswanto Kodrata Dipenjara 8 Tahun, Bayar Denda Rp 750 Juta

Published

on

Sidang virtual dengan agenda pembacaan tuntutan JPU untuk terdakwa Siswanto Kodrata di Pengadilan Tipikor Kupang, Kamis (26/11/2020).
Continue Reading