Connect with us

HUKRIM

Napi Pelecehan Seksual di NTT Akan Dipindahkan ke Lapas Nusakambangan

Published

on

Kakanwil Kemenkumham NTT, Mercyana Djone memantau para narapidana di Lapas Kelas IIA Kupang, Minggu (19/7/2020).

Kupang, penatimor.com – Tingginya kasus pemerkosaan terhadap anak dan pelecehan seksual di NTT yang mana pelakunya sementara menjadi warga binaan di Rutan dan Lapas, akan dipindahkan ke Lapas Nusakambangan.

Hal ini disampaikan oleh Kakanwil Kemenkumham NTT, Marciana Jone yang didampingi oleh Kadiv Pemasyarakatan Kemenkumham Provinsi NTT Mulyadi dan Kalapas Kelas IIA Kupang, Badarudin kepada wartawan, Minggu (18/7) petang.

Marciana mengaku baru saja pulang mengunjungi beberapa Rutan dan Lapas di NTT dan sekira 75 % dihuni oleh narapidana kasus pemerkosaan.

“Kunjungan saya ke Rutan Maumere, Lapas Ba’a dan Lapas Kalabahi itu jumlah penghuni 128 narapidana. Nyaris 90 % itu kasus pemerkosaan terhadap anak dan pelecehan seksual, karena itu terjadi hampir semua,” kata Marciana.

“Karena tindak pindana paling tinggi di NTT adalah kasus tabrak gunung atau gunung tabrak, sehingga kita akan melakukan diskusi kembali untuk upaya akan dipindahkan ke Nusakambangan,” sambungnya.

Dengan dipindahkan ke Lapas Nusakambangan diharapkan akan memberikan efek jerah bagi para narapidana yang melakukan tindak pidana pemerkosaan dan pelecehan seksual. (wil)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Sidang Jonas Salean, JPU Dinilai Belum Bisa Buktikan Status Kepemilikan Tanah

Published

on

Tim Penasehat Hukum terdakwa Jonas Salean memberikan keterangan kepada awak media di Pengadilan Tipikor Kupang.
Continue Reading

HUKRIM

Gegara Judi Kupon Putih, Kakek 77 Tahun di Kupang Tikam Bandar hingga Sekarat

Published

on

Kapolsek Oebobo AKP Magdalena G. Mere.
Continue Reading

HUKRIM

Enam Pejabat Pemkot Kupang jadi Saksi di Sidang Perkara Jonas Salean

Published

on

Enam orang saksi diambil sumpah sebelum diperiksa di sidang Pengadilan Tipikor Kupang.
Continue Reading