Connect with us

HUKRIM

Perkara Dessy Chandra, Kasat Reskrim Membenarkan Telah P-21 Tapi Belum Tahap II

Published

on

Kasat Reskrim Iptu Hasri Manasye Jaha, SH.

Kupang, penatimor.com – Klarifikasi dalam pemberitaan media ini pada tanggal (27/5/2020) dengan judul: “Kasi Pidum Kejari Kupang Bantah Keterangan Kasat Reskrim, Hengki Go: Jangan Permainkan Pencari Keadilan”.

Sebelumnya Kasat Reskrim Polres Kupang Kota Iptu Hasri Manasye Jaha, SH., kepada wartawan, mengatakan, perkara ini telah ditetapkan lengkap (P-21) oleh Kejari Kota Kupang dan telah dilakukan pelimpahan tersangka dan barang bukti (Tahap II).

Karena salah pemahaman, diberitakan bahwa telah dilimpahkan tersangka dan barang bukti ke jaksa penuntut umum.

Namun Kasat Reskrim Polres Kupang Kota Iptu Hasri Manasye Jaha hanya membenarkan bahwa berkas perkara sudah P-21, tetapi belum pelimpahan Tahap II.

Berkas P-21 benar diterima dari Kasi Pidum Kejari Kota Kupang, Raden Arry Verdiana.

Sedangkan Kasi Pidum Kejari Kota Kupang, Raden Arry Verdiana juga membenarkan berkas perkara kasus penipuan dan penggelapan dengan tersangka Dessy Caroline Chandra Jaya sudah P-21.

Perlu diketahui bahwa berkas perkara kasus penipuan dan penggelapan dengan tersangka Dessy Caroline Chandra Jaya yang juga pemilik Wedding Shop Kupang sudah dilakukan pelimpahan tahap kedua dengan penyerahan barang bukti dan tersangka kepada jaksa penuntut umum.

Untuk pelimpahan tahap II kasus ini diserahkan oleh penyidik Polres Kupang Kota Brigpol Marlon A. Tanamal.

Dengan pelimpahan ini maka tersangka Dessy Chandra segera disidang di Pengadilan Negeri Kelas 1A Kupang. (wil)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Seorang Karyawati SPBU di Kupang Ditemukan Tak Bernyawa, Diduga Dibunuh

Published

on

Berdy Susanti Gabriel (30), karyawati salah satu SPBU di Kota Kupang ditemukan tidak bernyawa di pinggir jalan, Senin (26/10).
Continue Reading

HUKRIM

Jonas Salean ‘Bebas’

Published

on

Jonas Salean saat meninggalkan kantor Kejati NTT, Selasa (27/10/2020).
Continue Reading

HUKRIM

Kajati NTT jangan Campuradukkan Wewenang Administrasi Negara dan Wewenang Penuntutan Jaksa

Published

on

Petrus Salestinus (NET)
Continue Reading
loading...