Connect with us

HUKRIM

Tingkah Tersangka Korupsi Bank NTT, di Bandara Berkursi Roda, di Kejati Bisa Jalan Sendiri

Published

on

Ilham Nurdiyanto tampak berkursi roda digiring keluar menuju mobil tahanan Kejati NTT di Bandara El Tari Kupang, Kamis (25/6/2020) siang.

Kupang, penatimor.com – Aneh dan lucu. Kira-kira hal ini yang tergambar dari tingkah tersangka Ilham Nurdiyanto saat tiba di Kupang.

Ilham merupakan tersangka perkara dugaan korupsi penyaluran fasilitas kredit pada Bank NTT Cabang Surabaya tahun 2018.

Bagaimana tidak, tersangka Ilham Nurdiyanto yang saat tiba di Bandara El Tari Kupang, tampak dibawa petugas dengan menggunakan kursi roda.

Dia tampak tak berdaya. Sehingga petugas Kejati NTT terlihat sangat hati-hati menggiringnya hingga mobil tahanan.

Saat hendak dimasukan ke dalam mobil tahanan pun, petugas kejaksaan terlihat harus membopongnya hingga menempatkannya di kursi mobil.

Namun aneh dan lucu, karena setelah tiba di kantor Kejati NTT, Ilham justru sudah bisa turun sendiri dari mobil tahanan dan berjalan menuju ruang Bidang Pidsus.

Ilham Nurdiyanto tampak berjalan sendiri saat tiba di kantor Kejati NTT.

Kajati NTT Dr Yulianto dalam keterangannya kepada wartawan di kantornya, Kamis (25/6), mengatakan, terkait kondisi kesehatan tersangka ini, telah dilakukan pemeriksaan oleh dokter.

“Yang pasti sebelum tersangka dibawa ke sini sudah ada pemeriksaan dokter dan keterangan sehat. Nanti ada pemeriksaan dokter lagi,” kata Kajati.

Menurut Kajati, pada Rabu (24/6) sekira pukul 16.15 WIB, tim penyidik Kejati NTT bersama tim Intelijen Kejagung RI melakukan penangkapan terhadap tersangka Ilham Nurdiyanto.

Tersangka ditangkap pada saat berada di Rumah Sakit Yarsi, Jalan Letjend
Suprapto Kav 13, Cempaka Putih, Jakarta
Pusat.

“Ketika yang bersangkutan di rumah sakit tersebut, dia melakukan pertemuan bisnis. Jadi bukan untuk berobat. Dia pertemuan dengan salah satu rekan bisnisnya di rumah sakit tersebut,” kata Kajati.

“Tersangka sementara dalam proses pemeriksaan oleh penyidik Kejati NTT,” lanjut dia.

Terhadap tersangka Ilham Nurdiyanto, total kredit yang diajukan sebesar Rp 10 miliar dan seluruhnya tidak dikembalikan.

Mengenai penyitaan aset, Kajati mengaku akan disampaikan secara sendiri dan terpisah.

“Soal penyitaan memang ada izin penyitaan dari Pengadilan yang belum turun. Jadi nanti akan saya sampaikan tersendiri, terkait penyitaan aset dan penelusuran uang tersangka,” kata Kajati.

Sekadar tahu tersangka Ilham Nurdiyanto (55) dibawa ke Kupang oleh tim penyidik Kejati NTT, Kamis (25/6).

Ilham diterbangkan dari Jakarta dengan penerbangan pesawat Garuda GA448 dan tiba di Bandara El Tari, pukul 13.33.

Dari bandara, Ilham Nurdiyanto yang menggunakan kursi roda digiring keluar menuju mobil tahanan dan langsung dibawa ke kantor Kejati NTT dengan pengawalan ketat.

Ilham yang merupakan tersangka perkara dugaan kredit macet di Bank NTT Cabang Utama Surabaya dengan total nilai kredit senilai Rp 139 miliar dengan estimasi kerugian negara mencapai Rp 127 miliar.

Tersangka Ilham sebelumnya ditangkap oleh Tim Intelijen Kejaksaan
Agung RI bersama Tim Jaksa Penyidik
Intelijen Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara
Timur.

Ilham yang merupakan warga Jalan
Parem Sirai VIII No. 6 RT.006 RW.19
Bencongan, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, mengajukan kredit modal kerja ke Bank NTT KCU Surabaya sebesar Rp 10 miliar.

Dia ditangkap pada saat berada di Rumah Sakit Yarsi, Jalan Letjend
Suprapto Kav 13, Cempaka Putih, Jakarta
Pusat.

Hal ini merupakan pelaku kejahatan ke- 23 di tahun 2020 yang terkategori sebagai tersangka, terdakwa, dan terpidana hingga saat ini 24 Juni 2020 yang berhasil didapat oleh Tim Tangkap Buronan (TABUR) Kejaksaan RI.

Pelaku kejahatan atas nama Ilham
Nurdiyanto merupakan tersangka dalam
perkara Tindak Pidana Korupsi Pemberian Fasilitas Kredit Modal Kerja pada Bank NTT Cabang Surabaya tahun 2018.

Sejak program TABUR diluncurkan oleh
Kejaksaan tahun 2018 telah berhasil
menangkap 207 orang pelaku, dan di
tahun 2019 sebanyak 166 orang pelaku,
dan sampai dengan saat ini telah berhasil menangkap buronan sebanyak 395 orang pelaku kejahatan yang telah berhasil diamankan oleh tim intelijen kejaksaan RI dari berbagai wilayah. (wil)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

JPU Kejati NTT Tuntut Siswanto Kodrata Dipenjara 8 Tahun, Bayar Denda Rp 750 Juta

Published

on

Sidang virtual dengan agenda pembacaan tuntutan JPU untuk terdakwa Siswanto Kodrata di Pengadilan Tipikor Kupang, Kamis (26/11/2020).
Continue Reading

HUKRIM

Ilham Nurdianto Dituntut 126 Bulan Penjara

Published

on

Terdakwa Ihlam Nurdianto (berkursi roda) tampak tenang mendengarkan tuntutan JPU dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Kupang, Kamis (26/11/2020).
Continue Reading

HUKRIM

Muhamad Ruslan Divonis 10 Tahun Penjara

Published

on

Sidang virtual dengan agenda pembacaan putusan majelis hakim untuk terdakwa Muhamad Ruslan di Pengadilan Tipikor Kupang, Kamis (26/11/2020).
Continue Reading