Connect with us

HUKRIM

Tiga Karyawan Bank NTT Divonis Ringan

Published

on

Suasana sidang putusan perkara dugaan korupsi kredit macet Bank NTT di Pengadilan Tipikor Kupang, Kamis (18/6/2020).

Kupang, penatimor.com – Sidang perkara dugaan korupsi kredit macet di Bank NTT Cabang Utama Kupang akhirnya sampai pada tahap putusan majelis hakim.

Pembacaan putusan dilakukan secara online di Pengadilan Tipikor Kupang, Kamis (18/6/2020).

Terdakwa yang divonis hakim, masing-masing Johan Nggebu, Yohana M. Bailao dan Bonefesius Ola Masan.

Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim, Dju Jhonson Mira Manggi, didampingi hakim anggota, Ari Prabowo dan Ali Muhtarom.

Diktum putusan majelis hakim menetapkan ketiga terdakwa terbukti bersalah.

Terdakwa Johan Nggebu divonis penjara 1 tahun 6 bulan, Yohana M. Bailao divonis 1 tahun penjara, dan Bonefesius Ola Masan dihukum 1 tahun penjara.

Amar putusan majelis hakim jauh lebih ringan dari tuntutan JPU yang menginginkan ketiga terdakwa masing-masing divonis hukuman 4 tahun 6 bulan penjara.

Dalam putusan hakim, masing-masing terdakwa juga dikenakan denda Rp 100 juta subsidair 6 bulan kurungan.

Ketiga terdakwa juga selama ini telah ditahan, sehingga masa hukuman akan dikurangi waktu penahanan yang sudah dijalani.

Ketiga terdakwa dikenakan Pasal 3 Jo. Pasal 18 Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP.

Menanggapi putusan majelis hakim ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyatakan pikir-pikir.

Sedangan terdakwa Johan Nggebu melalui penasehat hukumnya menyatakan akan melakukan banding.

Terdakwa Yohana M. Bailao dan Bonefesius Ola Masan juga menyatakan pikir-pikir. (wil)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Jonas Salean ‘Bebas’

Published

on

Jonas Salean saat meninggalkan kantor Kejati NTT, Selasa (27/10/2020).
Continue Reading

HUKRIM

Kajati NTT jangan Campuradukkan Wewenang Administrasi Negara dan Wewenang Penuntutan Jaksa

Published

on

Petrus Salestinus (NET)
Continue Reading

HUKRIM

Polisi Ciduk Pelaku Penganiayaan di Kupang, Gunakan Parang, Korban Pegawai Navigasi

Published

on

Jeskial Lodo Ndilu alias Eky alias Bartex (29), warga Jalan Banteng, Kelurahan Airnona, Kecamatan Kota Raja.
Continue Reading
loading...