Connect with us

UTAMA

IKKA Bagikan Sembako kepada Mahasiswa Alor di Kupang

Published

on

Beny Mauko menyerahkan bantuan sembako kepada mahasiswa asal Alor di Kupang.

Kupang, penatimor.com – Ikatan Keluarga Kepulauan Alor (IKKA) di Kupang kembali membagikan sembako untuk para mahasiswa asal Alor yang mengenyam pendidikan di Kota Kupang dan terdampak Covid-19.

Pembagian sembako ini berlangsung di Kelurahan Oebufu, di kos-kosan yang ditempati mahasiswa asal Alor, Kamis (28/5/2020) malam.

Koordinator Distribusi Bantuan, Erwin Steven Padademang, mengatakan, pembagian bantuan kali ini difokuskan kepada mahasiswa asal Alor yang belum mendapatkan bantuan pada sesi pertama.

Pembagian sembako diprioritaskan kepada hampir 800 lebih mahasiswa asal Alor di Kota Kupang.

“Kita prioritas kepada mahasiswa, dimana situasi para mahasiswa yang berada di kos-kosan sangat rentan, bahkan secara ekonomi mereka sedang menghadapi kesulitan,” kata Erwin.

Hal ini menurut dia, merupakan bentuk solidaritas sosial dalam menghadapi pandemi Covid-19.

“Tentunya dalam situasi pandemi Covid-19, kita pastikan bahwa banyak orang tua dari adik-adik mahasiswa kita mengalami kesulitan secara ekonomi,” imbuh Erwin.

Paket sembako yang dibagikan berupa 5 kg beras untuk setiap mahasiswa.

Bantuan tersebut langsung diberikan kepada koordinator wilayah dan dibagikan kepada penerima yang namanya sudah terdata sebelumnya.

Beny Mauko, mewakili orangtua Alor di Kupang, mengatakan, pembagian bantuan tersebut semata-mata karena rasa sebagai satu keluarga.

“Walaupun kita datang dari rahim yang berbeda, dari suku yang berbeda, tetapi kita terikat di dalam satu kepulauan yaitu kepulauan Alor,” ujar Beny.

Panggilan untuk pembagian bantuan itu kata dia, menunjukan bahwa orang tua Alor di Kupang begitu peduli terhadap mahasiswa yang sedang mengenyam pendidikan khususnya di Kota Kupang.

Situasi pandemi Covid-19 menurut dia, sangat mengganggu sendi ekonomi seluruh masyarakat.

“Jadi, bukan hanya mahasiswa, tetapi semua warga. Ini tampak nyata, ini rill. Di tengah situasi ini yang semua orang mengalami kesulitan, tetapi masih ada orang yang peduli terhadap sesama,” tuturnya.

Sementara, Dani Tonu yang juga mewakili orang tua Alor di Kupang, berharap agar jangan melihat seberapa besar bantuan itu diterima, tetapi ini sebagai bentuk kepedulian orang tua Alor di Kupang terhadap mahasiswa.

“Ini akan menjadi cerita sejarah. Suatu saat kita akan menceritakan ulang momentum malam ini,” ujarnya.

Ia juga meminta mahasiswa agar tetap mengikuti protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19

“Ikuti anjuran pemerintah, jaga jarak, selalu menggunakan master jika hendak bepergian, dan harus saling mencurigai,” pesannya.

Sementara itu, mewakili orang muda Alor Kupang, Duka Adang, menyampaikan terima kasih kepada orang tua Alor di Kupang yang telah membantu mahasiswa di tengah kesulitan akibat pandemi Covid-19.

“Saya mewakili senior, para orang muda Alor di Kupang mengucapkan terima kasih kepada orang tua Alor yang telah membantu mahasiswa di tengah pandemi ini,” ungkap Duka Adang. (wil)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Tersangka Korupsi Bank NTT Surabaya Wiliam Kodrata dan Loe Mei Lien Tiba di Kupang

Published

on

William Kodrata dan Loe Mei Lien alias Indrasari saat tiba di Bandara El Tari Kupang, Senin (6/72020).
Continue Reading

HUKRIM

Kajati NTT Utus Tim Jemput Tersangka Wiliam Kodrata dan Loe Mei Lien

Published

on

Tersangka William Kodrata dan Loe Mei Lien alias Indrasari saat tangkap tim.Kejaiŕ
Continue Reading

UTAMA

Perahu Nelayan Tenggelam di Pukuafu, 2 Tewas

Published

on

Tim SAR mengevakuasi mayat korban.
Continue Reading
loading...
error: Content is protected !!