Connect with us

UTAMA

Gugus Tugas Covid-19 NTT Mengaku Salah Sebut Klaster Pasien Positif Asal Flotim

Published

on

Kadis Kesehatan NTT, Dominikus Mere.

Kupang, penatimor.com – Gugus tugas penanganan percepatan Covid-19 NTT mengaku salah menyebut klaster pasien positif asal Flores Timur yang diumumkan positif Covid-19 hari ini.

Kadis Kesehatan NTT, Dominikus Mere mengaku salah menyebut klaster saat menggelar jumpa pers, Jumat (29/5/2020).

“Bukan, keliru saya, yang Flotim itu klaster Gowa ternyata. Tadi di laporannya klaster Lambelu, tetapi setelah dilihat dari data rekaman, klaster Gowa,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (29/5/2020).

Sebelumnya diberitakan, dari hasil pemeriksaan 48 spesimen di laboratorium bio molekuler RSUD W.Z. Johannes Kupang, ada satu pasien terkonfirmasi pasien positif Covid-19.

Menurut gugus tugas, satu pasien terkonfirmasi positif itu berasal dari Kabupaten Flores Timur klaster KM Lambelu.

Pernyataan soal klaster pasien positif Covid-19 ini dinilai janggal. Pasalnya, 17 eks penumpang KM Lambelu asal Flotim itu, 16 sudah dipulangkan pada, Kamis (21/5/2020) lalu.

Mereka dipulangkan setelah Satgas COVID-19 Flotim menerima hasil pemeriksaan sampel swab test kedua Dari hasil pemeriksaan,11 warga itu dinyatakan negatif COVID-19.

Meski sudah dipulangkan, mereka masih dikaji menjalani karantina mandiri di rumah selama 14 hari.

Sekda Flotim, Paulus Igo Geroda, mengatakan, 11 warga yang dipulangkan itu berasal dari, Tanjung Bunga,Titehena dan Solor. Mereka dijemput camat, kepala desa dan keluarga di tempat karantina.

“Mereka sudah jalani swab kedua dan hasilnya negatif. Lima orang sudah dipulangkan minggu lalu, sedangkan hari ini kita pulangkan 11 orang lagi, sehingga tempat karantina kita sudah kosong,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (21/5/2020).

Ia menambahkan, untuk empat warga klaster Gowa yang dijemput Satgas, satu menunjukan reaktif rapid tes dan sedang dirawat di RSUD Larantuka. Sementara tiga lainnya menjalani karantina mandiri di rumah. (wil)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Diimingi Uang dan Ponsel, Pelajar SMP di Kupang Dinodai Pria Dewasa

Published

on

Pelaku percabulan anak di bawah umur saat diamankan polisi di Mapolsek Oebobo.
Continue Reading

HUKRIM

Remaja 15 Tahun Cabuli Bocah 4 Tahun, Anak dari Orangtua Angkatnya

Published

on

Kapolsek Oebobo AKP Joni FM Sihombing.
Continue Reading

EKONOMI

Dekranasda NTT Bantu Pelaku Usaha Kripik Ublin di Kupang

Published

on

Koordinator pelaku usaha kripik Ublin, Fransiska Teda bersama teman-temannya, Rambu Teda, Raylomi Yulima dan Sepresan Laibahas.
Continue Reading
error: Content is protected !!