Connect with us

UTAMA

15 Juni, Aktivitas Masyarakat di NTT Kembali Dibuka

Published

on

Karo Humas Setda NTT, Marianus Jelamu saat menggelar konferensi pers di ruang kerjanya, Selasa (26/5).

Kupang, penatimor.com – Berdasarkan hasil kesepakatan bersama antara Pemerintah Daerah Provinsi NTT dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota serta seluruh Forkopimda NTT melalui rapat bersama menyepakati semua sektor dan aktivitas pembangunan serta tata kelola pemerintah seperti biasa.

Dalam kesepakatan bersama tersebut akan dibuka kembali pada tanggal 15 Juni 2020 mendatang.

Demikian disampaikan Karo Humas Setda NTT, Marianus Jelamu saat menggelar konferensi pers di ruang kerjanya, Selasa (26/5).

Dalam penjelasannya, Marianus mengaku rapat koordinasi dengan pemerintah daerah berkaitan dengan tata kelola pemerintahan di NTT.

Setelah mendapat masukan dan arahan dari seluruh peserta rapat, Gubernur NTT menyimpulkan dan menjadi kesepakatan bersama yakni beberapa poin penting yakni tatakelola pemerintahan dan pembangunanan akan di buka pada tanggal 15 juni mendatang.

“Bagi kabupaten yang masih zona hijau diarahkan untuk mulai beraktivitas tanpa menunggu tanggal yang disepakati. Namun gubernur juga memerintahkan untuk mengikuti protokol kesehatan,” katanya.

Selain itu, untuk sekolah, mulai dari jenjang pendidikan paling bawah hingga tingkat SMA/SMK sederajat tetap belajar dari rumah namun tetap mematuhi protokol sesuai dengan aturan kesehatan.

“Meski tetap belajar dari rumah namun harus memperhatikan mutu pendidikan agar target pemerintah dapat tercapai,” ujar Marius

Mantan Kadis Pariwisata NTT ini menambahkan para Bupati dan Walikota se NTT memfokuskan kepada pelaksanaan pembangunan sesuai dengan ketersediaan anggaran yang ada.

“Tata kelola pemerintahan atau program kerja para kepala daerah lebih difokuskan kepada yang urgen. Tidak perlu yang banyak-banyak namun disesuaikan dengan anggaran,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut juga dibahas terkait dengan kedatangan kurang lebih 5.000 pekerja migran ke NTT pada bulan juni mendatang maka Gubernur memerintahkan untuk semua kepala daerah penyiapan tempat karantina dan memeriksa para pendatang dari zona merah sesuai protokol kesehatan.

Ditambahkan semua perbatasan antar Wilayah baik perbatasan Kabupaten, Kecamatan maupaun Desa di NTT segera dibuka baik darat, laut maupun udara dibuka kembali sehingga proses pembangunan di NTT kembali berlaku dan normal.

“Semua aktivitas dibuka kembali namun tetap memperhatikan protokol kesehatan agar terhindar dari penyebaran Covid-19,” tandasnya.

“Kita tidak perlu takut dengan Covid-19 ini tetapi yang paling penting adalah memproteksi diri agar terhindar dari penyebaran virus. Selain itu pemda juga tidak konsentrasi kepada penanganan covid-19 namun juga fokus dengan penyakit lainnya. Gubernur juga menegaskan untuk lebihemperhatikan kelompok usia usia atau anak dan lansia untuk terhindar dari Covid-19,” tambah Marius Mengutip putusan yang disampaikan Viktor Bungtilu Laiskodat.

Ditambahkan kepada para pemuda atau usia produktif untuk menjaga kesehatan dan bersama-sama menjaga dan kerjasama untuk membangun kembali perekonomian dan proses pembangunan di NTT.

Disampaikan pula bahwa NTT tidak bisa mematuhi secara lurus akan aturan yang ditetapkan WHO karena kondisi masyarakat NTT tidak sama dengan masyarakat lainnya.

“Masyarakat hanya menyesuaikan dan menjaga jarak fisik diantara sesama. Buka kembali aktivitas bukan berarti tidak mematuhi aturan namun juga harus patuhi,”

Terkait dengan proses beribada di semua tempat ibadah akan dibahas kembali namun disarankan agar bisa memperbanyak jam beribada agar tidak membludak umat.

“Semua pemimpin agama dan pemuka agama harus mengatur tata cara pelaksanaan ibadah dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” tutupnya. (wil)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Halangi Pembentukan Serikat Pekerja, Pengusaha Bisa Dipidana, Ancaman 5 Tahun Penjara, Denda Rp 500 Juta

Published

on

Peserta hybrid training penguatan kapasitas pemimpin muda serikat di tengah pandemi Covid-19 berpose bersama di Aula Hotel GreeNia Kupang, Sabtu (18/9/2021) petang.
Continue Reading

NASIONAL

Dorong Karya Jurnalistik Lawan Korupsi, ICW Menyelenggarakan AKJA Regional NTT

Published

on

Tibiko Zabar dari Indonesia Corruption Watch (ICW) dan Palce Amalo dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kupang.
Continue Reading

HUKRIM

AJI Latih Jurnalis di Kupang, Perkuat Kapasitas Pemimpin Muda Serikat Media Saat Pandemi Covid-19

Published

on

Pelatihan penguatan kapasitas pemimpin muda serikat media di tengah pandemi Covid-19 di GreeNia Hotel Kupang, Jumat (17/9/2021).
Continue Reading
error: Content is protected !!