Connect with us

UTAMA

Lagi, 4 Pasien Positif Covid-19 di RSB Kupang Dinyatakan Sembuh

Published

on

Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Johanes Bangun.

Kupang, penatimor.com – Kabar gembira kembali datang dari Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) Titus Uly Kupang, Sabtu (16/5/2020).

Pasalnya, tim medis di rumah sakit milik Polri itu kembali berhasil menyembuhkan empat pasien positif Covid-19 asal Klaster Sukabumi yang selama ini telah menjalani perawatan.

Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Johanes Bangun kepada wartawan, Sabtu (16/5/2020) petang.

“Besok hari minggu jam 8 pagi 4 orang yg dirawat di RS bhayangkara akan dikembalikan ke SPN Kupang karena sudah dinyatakan sembuh,” demikian pesan dari Kabid Humas yang dikirimkan ke grup WhatsApp Wartawan Desk Polda NTT.

“Akan dilepas dokter dan paramedis lagi,” lanjut dia.

Sebelumnya, Yosef FSS Mali (34), pasien positif Covid-19, calon perwira Polri dinyatakan sembuh dari virus tersebut.

Ia menjalani perawatan medis dan karantika di rumah sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang sejak 30 April 2020 lalu.

Setelah dinyatakan sembuh, Yosef yang juga siswa Setukpa Polri angkatan 49 tahun 2020 dipulangkan, Rabu (13/5/2020) dari rumah sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang.

Proses kepulangan Yosef dilepas dengan rasa haru oleh paramedis dan dokter di rumah sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang.

Yosef dilepas oleh Kabid Dokkes Polda NTT, Kombes Pol dr Sudaryono serta kepala rumah sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang, Kompol dr Herry.

Sejumlah petugas kesehatan menitikkan airmata saat Yosef menerima surat keterangan sehat dan bebas Covid-19 dari tim dokter.

Mereka terharu karena Yosef merupakan pasien pertama positif Covid-19 yang dirawat di rumah sakit Bhayangkara Kupang yang dinyatakan sembuh.

“Terharu melihat calon perwira ini sembuh karena ia taat dan patuh pada protokol kesehatan. Semoga sehat terus,” ujar Meky, salah seorang staf Bid Dokkes
Polda NTT.

Yosef yang saat itu mengenakan baju kaos warna hitam dan celana panjang warna gelap langsung meninggalkan rumah sakit Bhayangkara diiringi lagu mars Polri dan perasaan haru dan bahagia dari tim medis.

Kepala rumah sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang, Kompol dr Herry kepada wartawan mengakui kalau sejumlah pasien positif Covid-19 cluster Sukabumi masih menjalani perawatan di rumah sakit Bhayangkara.

“Satu sudah sembuh dan 8 orang lainnya masih menjalani perawatan. Kondisi mereka sehat,” ujarnya.

Pasien sembuh ini selanjutnya akan menjalani karantina mandiri di rumahnya selama 14 hari hingga benar-benar sembuh.

Sebelumnya, sembilan orang yang dinyatakan positif terkonfirmasi positif korona di Kota Kupang merupakan anggota Polda Nusa Tenggara Timur yang sebelumnya mengikuti pendidikan sekolah pembentukan perwira Polri (Setukpa) Polri tahun 2020.

Mereka telah diisolasi di rumah sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang sejak Kamis (30/4/2020).

Ada 18 siswa Setukpa Polri angkatan 49 tahun 2020 yang merupakan calon perwira Polda NTT dikarantina di SPN Polda NTT sejak 30 Maret 2020 lalu.

Ada 16 calon perwira pria dan 2 calon perwira Polwan ini dikarantina mandiri di SPN Polda NTT berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dengan hasil negatif.

Mereka dijemput khusus dengan dua kendaraan SPN Polda NTT di bandara El Tari Penfui Kupang pada Senin (30/3/2020) siang setelah terlebih dahulu menjalani pemeriksaan intensif dan sterilisasi dan menjalani rappid tes.

Mereka datang menggunakan pesawat Garuda Airlines dan langsung ditempatkan di barak yang terpisah. 16 siswa pria ditempatkan di barak Ngada, sementara 2 siswa Polwan ditempatkan di Poliklinik SPN Polda NTT.

Pihak SPN Polda NTT memasang garis polisi di seluruh bagian barak Ngada dan tidak mengizinkan kunjungan dari pihak manapun.

Selain memasang garis polisi, di pintu depan masuk barak dipasang ruang sterilisasi untuk penyemprotan setiap siswa hendak masuk ke barak.

Selama berada di SPN Polda NTT, 18 siswa Setukpa Polri angkatan 49 tahun 2020 ini menjalani rutinitas sesuai peraturan kehidupan siswa (Perdupsis).

Masyarakat juga diminta waspada dan tidak perlu panik tetapi tetap melaksanakan social distancing dan physikal distancing. (mel)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UTAMA

Kepala BNPB RI Pantau Langsung Kondisi Korban Erupsi Ile Lewotolok

Published

on

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB RI) Letnan Jendral TNI Doni Monardo dan Wakil Gubernur NTT Drs. Josef Nae Soi meninjau bencana alam erupsi gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Rabu (2/12/2020).
Continue Reading

HUKRIM

Mantan Kacab Bank NTT Oelamasi Segera Diadili

Published

on

Tersangka Jhon Nedy Charles Sine, SE., alias Jhon Sine alias Jhon (Mantan Pimpinan Cabang Bank NTT Oelamasi-Kabupaten Kupang) hendak dilimpahkan ke Kejari Kabupaten Kupang, Rabu (2/11/2020).
Continue Reading

HUKRIM

Stefanus Sulayman Divonis 18 Tahun Penjara, Yohanes Sulayman 12 Tahun

Published

on

Sidang virtual dengan agenda pembacaan putusan majelis hakim untuk terdakwa Stafanus Sulayman di Pengadilan Tipikor Kupang, Selasa (1/12/2020).
Continue Reading