Connect with us

HUKRIM

Mabuk dan Aniaya Pedagang Sembako, Preman di Kupang Ditikam hingga Sekarat

Published

on

Sendi Ferdinan Foes dirawat intensif di Rumah Sakit Siloam Kupang.

Kupang, penatimor.com – Sendi Ferdinan Foes (25), warga Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, menjadi korban penikaman dengan pisau hingga sekarat.

Korban diketahui ditikam oleh Ahmad Yani (40), pedagang sembako asal Bone Sulawesi Selatan yang tinggal di Jalan Hati Mulia, RT 07/RW 03, Kelurahan Oebobo, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang.

Kasus ini dilaporkan oleh kakak korban, Yakobis Ariyon Foes (54) ke polisi di Polres Kupang Kota, dan tertuang dalam laporan polisi Nomor: LP/B/488/IV/2020/ SPKT Resort Kupang Kota tanggal 23 Aprik 2020 sekitar pukul 14.30 Wita.

Kasat Reskrim Polres Kupang Kota Iptu Hasri Manasye Jaha, S.H., melalui KBO Sat Reskrim Iptu I Wayan P. Sujana, SH., ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya, (25/4/2020) petang membenarkan kejadian ini.

Iptu Wayan katakan, awalnya korban, Sendi Ferdinan Foes bersama rekannya, Viktor Cesar Mathias Bokotei, Pace Leka, Valen dan Kido menikmati satu botol minuman keras jenis moke di kamar di rumah Viktor Bokotei.

Karena kehabisan rokok, salah satu dari rekan korban ke kios milik Kaharudin Muhamad Ise alias Kahar (adik dari pelaku Ahmad Yani) lalu meminta rokok seharga Rp 10.000.

Namun Kahar hanya memberikan satu batang rokok, sehingga rekan korban langsung memukul Kahar dan langsung pergi.

Atas kejadian itu Kahar langsung menelepon Ahmad Yani kakak nya, dan menyampaikan kalau dia dipukuli pemuda mabuk.

Datang lah Ahmad Yani. Dia kemudian melihat sebilah pisau dapur di kios Kahar.

Diambilnya pisau tersebut serta menyimpannya di kantong celana nya.

Ahmad Yani dan Kahar mendatangi korban cs sambil memanggil pelaku yang memukuli Kahar.

Namum yang sebelumnya memukul Kahar berusaha menghindar sehingga korban lah yang menghampiri Ahmad Yani dan Kahar.

Ahmad Yani emosi mendengar perkataan korban yang mengatakan kalau korban adalah preman yang bisa menyuruh orang membakar kios milik Kahar.

“Setelah itu korban langsung menarik baju Ahmad Yani dan dua kali memukuli Ahmad Yani pada bagian dahi,” ungkap Iptu Wayan.

Tidak terima dipukul, Ahmad Yani mencabut pisau dari kantong celananya dan dengan tangan kanan dan menikam korban sebanyak satu kali pada rusuk kiri korban.

“Atas kejadian tersebut korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Siloam untuk mendapatkan penanganan medis,” kata KBO Sat Reskrim. (wil)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Hasil Swab Reaktif Covid-19, 5 Calon Polisi Langsung Digugurkan

Published

on

Panitia penerimaan anggota Polri saat memberikan pengarahan sebelum proses pemeriksaan kesehatan tahap I.
Continue Reading

HUKRIM

Anita Gah Cek Data Beasiswa PIP di BRI, Surat Kuasa Tidak Sesuai Juknis

Published

on

Anggota DPR RI Komisi X Anita Jacoba Gah mengecek langsung data penerima beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) pada BRI KCP Tenau, Kupang, NTT, Rabu (5/5/2021).
Continue Reading

HUKRIM

Berkas Perkara Korupsi Bawang Merah Malaka P-21, 4 Tersangka Segera Diadili

Published

on

Direktur Reskrimsus Polda NTT Kombes Pol. Johannes Bangun, S.Sos, S.I.K., ketika dikonfirmasi wartawan, Jumat (7/5/2021).
Continue Reading