Connect with us

UTAMA

Komitmen Pemkot Kupang untuk Terus Membangun dan Mensejahterakan Rakyat

Published

on

Wali Kota Kupang Dr. Jefri Riwu Kore didampingi Wakil Wali Kota Kupang dr. Hermanus Man, Ketua DPRD Kota Kupang Yeskiel Loudoe dan Wakil Ketua Padron Paulus dan Kristian Baitanu, memberikan keterangan terkait momentum HUT ke-134 Kota Kupang dan HUT ke-24 Pemkot Kupang, Sabtu (25/4/2020).

(Perayaan HUT Ke-24 Pemkot Kupang dan HUT Ke-134 Kota Kupang)

PERAYAAN Ulang Tahun (HUT) ke-24 Daerah Otonomi Kota Kupang dan HUT ke-134 Kota Kupang yang jatuh pada Sabtu (25/4/2020), jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Bukan tanpa persiapan. Berbagai rencana kegiatan sudah dipersiapkan jauh hari dengan sangat matang.

Namun apa daya, pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) yang melanda Indonesia, termasuk Kota Kupang, memaksa semua persiapan itu harus dibatalkan.

Momentum spesial ini pun harus dirayakan dengan sangat sederhana, dihadiri Wali Kota Kupang Dr. Jefri Riwu Kore dan Wakil Wali Kota Kupang dr. Hermanus Man.

Hadir pula Ketua DPRD Kota Kupang Yeskiel Loudoe dan Wakil Ketua Padron Paulus dan Kristian Baitanu.

Tak ketinggalan para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemkot Kupang.

Momentum bersejarah ini lebih dimaknai oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota beserta jajaran di Pemkot Kupang, dengan berbagi kasih kepada warga masyarakat kurang mampu yang terdampak Covid-19.

Pembagian bantuan makanan sebagai wujud berbagi rasa oleh Pemkot, menyasar sejumlah panti asuhan dan masyarakat kurang mampu di wilayah Kelurahan Naioni dan Fatukoa.

Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore mengatakan, hari ini (25/4/2020), merupakan momentum bersejarah, dimana Kota Kupang berulang tahun yang ke-134, serta hari jadi daerah otonom Pemkot Kupang ke-24.

Menurut Wali Kota, tidak ada perayaan seperti tahun-tahun sebelumnya.

Peringatan ulang tahun kali ini dilaksanakan dalam suasana keprihatinan di tengah pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia, termasuk Indonesia, dan Kota Kupang khususnya.

“Kita memperingati hari ini sebagai wujud penghargaan terhadap sejarah daerah yang kita banggakan ini. Kita adalah produk sejarah. Tanpa adanya perjuangan para pendahulu kita yang bersumbangsih melalui perjuangan dan gagasan, maka kita tidak dapat menikmati kemajuan di Kota Kupang,” kata mantan anggota DPR RI dua periode ini.

Jefri mengungkapkan, Pemkot Kupang terus giat untuk mengupayakan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pro rakyat sebagai perwujudan visi dan misi Pemkot Kupang, yaitu mimpi besar untuk mewujudkan Kota Kupang yang layak huni, cerdas, mandiri dan sejahtera dengan tatakelola bebas KKN, melalui capaian-capaian yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Wali Kota yang akrab disapa Jeriko itu melanjutkan, peningkatan kualitas infrastruktur yang ramah lingkungan dan berkelanjutan melalui peningkatan kapasitas jalan pada tahun 2019 yang dikerjakan sepanjang 31.574 meter, dan pembangunan tembok penahan atau bronjong kali sepanjang 3.764 meter.

Sementara, penataan ruang terbuka hijau (RTH), antara lain penataan RTH Alun-alun Kota tahap I, penataan RTH pada Jalan Sam Ratulangi tahap I, penataan RTH Taman Tugu Adipura dan Taman Patung Kasih, penataan RTH Taman Patung Ina Bo’i serta penataan RTH Taman Patung Sonbai.

Selain itu menurut Jeriko, adapula pengadaan bola LPJU listrik PLN sebanyak 4.500 unit, lampu hias taman sebanyak 1.000 titik, perluasan jaringan sebanyak 1.150 titik, lampu hias taman model bunga, model Sasando, model Sepe, model pohon, model kelapa sebanyak 5 paket dan pengadaan baterai sollar cell sebanyak 550 buah.

“Ada juga pengadaan fasilitas pengelolaan persampahan berupa 2 unit mobil penyapu jalan, 1 unit mobil dump truk, 1 unit mobil mini amroll serta rehabilitasi tempat pembuangan akhir,” ujarnya.

Sosok yang juga Ketua Partai Demokrat Provinsi NTT itu melanjutkan, Pemkot Kupang juga melakukan peningkatan perekonomian, akses pelayanan perizinan dan penciptaan lapangan kerja melalui alokasi dana pemberdayaan ekonomi masyarakat (PEM) sebesar Rp 37.341.000.000, dengan jumlah penerima hingga tahun 2019 sebanyak 16.749 penerima dengan dana yang telah digulirkan mencapai Rp 102.227.650.000.

Di bidang pendidikan, lanjut Wali Kota Kupang, Pemkot Kupang juga fokus melakukan peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan warga kota melalui pemberian tunjangan profesi guru kepada 1.447 guru dan pemberian tunjangan tambahan penghasilan guru sebanyak 390 orang, termasuk pengadaan meubelair dan pembangunan ruang belajar serta pengadaan alat peraga siswa.

“Program inovasi di bidang pendidikan berupa pemberian seragam sekolah kepada siswa jenjang TK formal, SD/MI dan SMP/MTs sebesar Rp 6.448.500.000,” sebut Wali Kota.

Selanjutnya, pemberian biaya transportasi bagi pendidik dan tenaga kependidikan tidak tetap dengan masa kerja 5 tahun ke atas, serta mengintegrasikan peserta program JKD menjadi peserta JKN-KIS untuk masyarakat Kota Kupang sebanyak 6.766 jiwa.

Masih menurut orang nomor satu di Pemkot Kupang itu, pihaknya juga konsern terhadap peningkatan kesejahteraan sosial, budaya, prestasi olahraga dan kepemudaan melalui pemberian BPNT yang kini disebut program sembako nasional kepada 14.450 KPM dan BPNTD kepada 3.000 KPM, serta bantuan Raskin Plus kepada 20.130 KPM, dengan target sebanyak 1.000 orang.

Jefri Riwu Kore melanjutkan, Pemkot Kupang juga terus fokus meningkatkan toleransi dan kerukunan suku, agama, ras dan antar golongan, antara lain dengan memberangkatkan 250 orang jemaah calon haji, melalui transportasi udara pulang pergi dari Kupang ke embarkasi Surabaya.

Disamping itu, pemerintah memfasilitasi pelaksanaan hari raya keagamaan semua agama di wilayah Kota Kupang.

Pencapaian program prioritas disamping program kegiatan lainnya yang bersumber dari APBD dan APBD, terus ditingkatkan di tahun-tahun berikut, khusus di tahun 2020 ini yang akan dilaksanakan, antara lain misi Kupang Sehat-Cerdas melalui penambahan jumlah penerima bantuan sembako nasional menjadi 14.448 KPM.

“Di bidang pendidikan sendiri, Pemkot di tahun 2020 ini menganggarkan beasiswa bagi 3.000 mahasiswa, bantuan seragam dan peralatan sekolah bagi 60 ribu siswa-siswi sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP),” sebut Wali Kota Kupang.

“Selain itu mengenai Misi Kupang Makmur, melalui bantuan pembiayaan uang muka perumahan bagi 500 kepala keluarga dan bantuan bedah 146 rumah,” lanjut dia.

Sedangkan, Misi Kupang Bagaya Berprestasi, melalui pelatihan-pelatihan kewirausahaan dan peningkatan kecakapan hidup bagi pemuda-pemudi serta pembinaan keolahragaan bagi atlit-atlit muda berbakat.

Wali Kota Jeriko melanjutkan, adapula Misi Kupang Hijau, melalui pembangunan ruang terbuka hijau taman tematik dan penerangan jalan umum, dimana tahun 2020 pemerintah menambah sebanyak 6.000 titik penerangan jalan umum (PJU) dan pembangunan 6 taman, antara lain Taman Koridor 3, Taman Perdamaian, Taman Revolusi Mental, Taman Tagantong, Kupang Square di LLBK, dan wisata kuliner laut yang terletak di depan Hotel Aston yang bersumber dari dana direktif presiden.

Ada juga instalasi sistem penyediaan air bersih di Kali Dendeng dengan anggaran sebesar Rp 150 miliar yang bersumber dari APBN.

Termasuk, Misi Kupang Jujur, melalui pencanangan gerakan Kota Kupang menuju WTP tahun 2020, dan penerapan sistem manajemen mutu sertifikasi ISO 9001:2015 pada perangkat daerah Pemkot Kupang.

Selanjutnya, Misi Kupang Rukun dan Aman, yang diimplementasikan melalui bantuan sarana peribadatan lintas agama (seperti sajadah, keranda dan karpet untuk masjid, jubah bagi pendeta dan pastor, kasula dan sibori untuk misa, dan lain sebagainya).

“Adapula bantuan pembiayaan umroh dan ziarah ke tanah suci bagi pemuka agama, fasilitasi keberangkatan jemaah calon haji, dan dukungan serta fasilitasi pelaksanaan perayaan hari raya keagamaan,” jelas Wali Kota.

Masih menurut Jefri Riwu Kore, menghadapi pandemi Covid-19, Pemkot Kupang sangat serius dalam penanganan terhadap penyebaran virus mematikan ini, melalui berbagai upaya seperti, pembentukan Gugus Tugas Covid-19 Kota Kupang, pembentukan Satgas di tiap-tiap kecamatan dan kelurahan, peningkatan kapasitas RSUD S.K. Lerik dengan pembangunan 10 ruangan isolasi bertegangan negatif dengan 20 tempat tidur, juga tempat pemeriksaan pasien terduga Covid-19 yang terpisah dari tempat pelayanan pasien umum.

Ada juga realokasi, refocussing serta rasionalisasi anggaran APBD sebesar Rp 48,5 miliar dan Rp 69 miliar untuk pencegahan dan penanganan dampak Covid-19 di Kota Kupang.

Selain itu, Pemkot Kupang juga melakukan pengadaan APD sebanyak 1.200 buah secara bertahap, masing-masing tahap I telah ada 200 buah, termasuk pembagian masker gratis sebanyak 150 ribu kepada masyarakat.

Sementara, penanganan dampak ekonomi dan sosial melalui pemberian voucher sembako senilai Rp 300 ribu bagi 23 ribu non KPM selama tiga bulan sejak Mei 2020.

Selain itu, melalui Dinas Sosial Kota Kupang, adapula dana sebesar Rp 20 juta per Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) untuk 15 buah LKSA, untuk disabilitas berupa kursi roda, tapi belum diserahkan.

Yang telah diserahkan adalah bantuan asistensi sosial berupa uang Rp 300 ribu/bulan selama 1 tahun kepada 100 orang penyandang disabilitas berat.

“Saya mengapresiasi seluruh pihak, baik dari lembaga pemerintahan maupun organisasi, pelaku usaha serta perorangan yang telah menyumbang bagi penanganan Covid-19 di Kota Kupang. Juga apresiasi kami kepada semua pihak terutama paramedis dan tenaga medis, masyarakat, para pemuka agama, tokoh masyarakat, LPM/RT/RW, camat dan lurah yang telah bergerak bersama pemerintah dalam melawan pandemi ini,” ungkap Wali Kota Kupang.

Jefri Riwu Kore juga mengajak masyarakat untuk mendukung upaya penanganan Covid-19 dengan menaati seluruh imbauan pemerintah.

Menurut dia, dalam menghadapi wabah global Covid-19, pemerintah dan masyarakat merupakan dua sisi mata uang tak terpisahkan.

Untuk itu di momen peringatan ulang tahun Kota Kupang ini, Wali Kota Jefri Riwu Kore sampaikan, Pemkot ingin sekali berbagi rasa dengan masyarakat melalui aksi pemberian bantuan bagi anak-anak yatim piatu, pemulung, kaum disabilitas serta tempat ibadah. (adv/eti)

(Kerja Sama Bagian Humas Setda Kota Kupang dengan Portal Berita Online Pena Timor.Com)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UTAMA

Cabup TTU Kristina Mukti Serukan Setop Kampanye Hitam

Published

on

Tiga pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur melakukan penarikan nomor urut.
Continue Reading

PENDIDIKAN

Donasi untuk Bocah Satu Kaki di Kupang Capai Rp 27 Juta, Digalang Forum Wartawan

Published

on

Forum Wartawan NTT Peduli berpose bersama usai menyerahkan langsung bantuan itu ke bocah difabel Yesi Ndun dan keluarganya.
Continue Reading

HUKRIM

Kejari Lembata Musnahkan Barang Bukti

Published

on

Pemusnahan barang bukti di halaman Kejari Lembata, Senin (28/9/2020).
Continue Reading
loading...